
Rob menjentikan jari untuk memulai permainannya. Divya di level 10 emperor dan memiliki aura emperor, dia punya kemampuan untuk menciptakan dimensinya sendiri. Persyaratannnya cukup mudah asal bisa mempunyai bawahan minimal 100 orang.
Ryuga belum tahu karena memang belum ada di jalan tersebut. Tapi bagi Signa terutama Rob, mereka sangat paham. Karena dulunya menjadi bagian agen Asosiasi Rinbo, mata-mata sekaligus pembunuh bayaran.
"Peraturannya mudah, penantang harus mengalahkan semua anggota yang ditantang tanpa menggunakan senjata dan skill. Hanya tangan kosong saja dan tidak boleh membunuh hanya boleh membuat babak belur," jelas Rob tersenyum smirk. "Mulai!"
Four Lord sangat khawatir, melihat Ryuga tubuhnya kecil meskipun kekar. Tidak seperti 500 lawannya tinggi-tinggi dan kekar-kekar.
Ryuga melepaskan jasnya, lalu menoleh dan memberikan jas tersebut pada Jiro, "Tenang saja. Lihat, bagaimana aku menghabisi mereka," tunjuknya dengan tegas.
100 orang mulai bergerak dan tentu sangat banyak, satu orang melawan 500 anggota geng Night Blue yang terkenal kejam dan bengis.
Ryuga hanya menghindar dengan teknik weaving. Meski tanpa skill pun Ryuga tetap kuat karena ditempa oleh Kira dan Kokobot latihan yang sangat keras setiap hari.
Ryuga sama sekali tak tersentuh, walau tubuh mereka kekar dan cukup cepat. Tapi di mata Ryuga itu hanya gerakan lambat saja.
Ryuga mengejek, "Hai, kenapa kalian begitu lambat? Ayolah, serius sedikit!" lalu Ryuga menunduk dan memukul perut tiga anggota geng Night Blue.
'Buak-buak-buak!'
Kaki mereka bergesekan dengan tanah, tapi tak bisa menyeimbangkan tubuhnya. Akhirnya terpental menabrak dinding dojo, karena pukulan Ryuga setara hantaman beban 100 kg.
"Guhak!" Mereka bertiga memuntahkan daras segar, dengan sedikit tulang rusuk retak dan tak bisa bangun lagi.
50 anggot mundur, 47 anggota tetap maju dan tak terkendali, kecepatan gerakannya mereka tingkatkan, tapi tetap saja di mata Ryuga itu hanya gerakan lambat.
__ADS_1
Ryuga berhasil mendaratkan side kick ke pipi mereka satu persatu, untuk saja Ryuga hanya menggunakan 0.00001% kekuatannya. Jika sampai satu persen tubuh mereka hanya akan menjadi kabut darah.
'Buak-buak-buak!'
47 anggota geng Night Blue dengan mudah Ryuga kalahkan dan semua tubuhnya terpental menabrak dinding.
50 anggota geng Night Blue menghembuskan nafas kasar dan menariknya kembali dalam-dalam. Mereka saling menatap satu sama lain, Rob bertepuk tangan tiga kali.
"Aku naikan taruhannya 80% wilayah selatan. Tapi aku ingin anak buahku memakai senjata," jelasnya.
Ryuga sama sekali tidak gentar dan menantang dengan lantang, "Silahkan saja. Walau kalau menggunakan senjata Xaphire pun, aku tak masalah!"
Kemudian melanjutkan dengan mengelus hidungnya dengan ibu jari kanan, "Ayo, mari! Aku akan hadapi kalian semua! Aku malah akan tutup mata!"
Miku, Kiyu, Jiro, dan Sam malah menepuk jidat mereka sendiri. Bagaimana tidak, senjata Xaphire itu senjata paling berbahaya buat Divya, karena bisa melemahkan energi Veda di dalam tubuh Divya. Tentu saja yang membuat ini adalah Queen Aranya dari sektor Sriwijaya.
50 anggota geng Night Blue mengeluarkan bat baseball, tongkat besi, katana, belati, dan juga knuckles dari jam tangan ruang mereka. Senjata mereka telah dibubuhi racun mematikan. Bahkan ada yang membawa pistol magnum, AK-47, SMG, dan Uzi yang diberi peredam.
Mereka memang berada di dimensi lain, tapi suaranya tetap akan terdengar di dunia nyata. Itu kelemahan dimensi aura emperor, agar dimensi itu bisa ditingkatkan maka dia harus menaikan auranya ke aura ancient.
Pedoman dalam dunia mafia Neo Japan terutama Signa, menantang berarti mati.
Ryuga benar-benar memejamkan mata dan sudah melihat dengan intuisinya, senjata itu memiliki racun. Meskipun dia kebal racun tubuhnya, tapi tetap saja Ryuga tak ingin terkena racun kaleng-kaleng tersebut.
Satu anggota membawa senapan AK-47 menarik pelatuk dan menembaknya ke ara Ryuga, tidak ada suara sama sekali karena diberi peredam sangat khusus.
__ADS_1
Ryuga masih diam, dia tentu bisa merasakannya. Begitu mendekat, jarinya seperti sumpit menangkap peluru itu satu persatu dan meremasnya kuat-kuat menjadi pasir besi.
Sejurus kemudian, tubuh Ryuga sudah berada di depan anggota geng Night Blue yang menembaknya dan menghantamkan front kick tepat di ulu hatinya dan membuatnya terpental menabrak dinding dojo.
'Bam! Brak!"
Dengan kemampuan seperti itu, ada anggota yang gentar dan gemetar tubuhnya. Ini baru 5 menit pertarungan tapi Ryuga dengan mudah sudah menumbangkan 51 orang dan menangkap peluru tanpa menggunakan skill sedikit pun.
"Apa?!" Rob melebarkan mata dan mengawasi dengan kacamata scouter untuk melihat Ryuga melakukan kecurangan atau tidak menggunakan energi Veda. "Bagaimana dia bisa menangkap peluru itu dengan mudah tanpa skill dan energi Veda?!"
"Tak usah tercengang begitu!" Ryuga berteriak sambil menepis ujung bilah katana dengan ujung jarinya saja. Bahkan tak menyentuhnya sama sekali cukup dengan dorongan angin yang dikeluarkan menggunakan tenaga dari dalam.
'Bam-bam-bam!'
Ryuga malah menghajar 400 anggota yang berbaris rapi dalam kondisi siaga. Hanya dalam 30 detik mereka semua tumbang semua dengan meringis kesakitan.
"Apa kau mau tahu jawabannya tuan Rob? Maka ku jawab latihan yang sangat keras!" Ryuga berteriak sambil berlari menghindari peluru yang bergerak melesat ke arahnya.
Meski tanpa skill dan energi Veda gerakan Ryuga masih tetap sangat cepat. 10 anggota geng Night Blue dilumpuhkannya dengan mudah.
Tentu saja membuat Rob gatal dan ingin turun tangan. Tapi jika ia turun tangan, ini bukan lagi kesepakatan bisnis jika ia kalah. Tapi kesepakatan penundukan wilayah, resikonya jika Rob kalah, Ryuga yang akan menjadikannya bagian dari Signa dan pemimpin wilayah selatan Hokkaido.
Rob memang sedari tadi memandang rendah Ryuga meski ia berhasil melumpuhkan semua orang di 99 lantai dengan aura emperor. Tapi itu hanya menggunakan skill bukan kemampuan fisik.
Rob sangat tahu dan paham, ada Divya yang kuat hanya menggunakan skill tapi lemah fisiknya, atau Divya yang kuat fisiknya tapi lemah skillnya. Rob baru mengetahui jika ada Divya yang kuat dua-duanya, baik dari segi fisik dan segi skill yaitu dari Ryuga.
__ADS_1
"Pemuda ini sungguh hebat. Pantas saja bisa menolong Stevin, jika ia berhasil menundukanku Yoran pasti tidak akan suka. Karena dari auranya saja, Vergil Wong auranya terlalu mendominasi. Itu mirip aura Ryuga Himura, Divya yang saat ini disorot dunia karena berhasil menggagalkan banyak rencana jahat," batin Rob berdecak kagum.
"Apakah aku harus tunduk dibawah perintahnya saja? Ini memang sangat sulit, tapi keyakinanku dia bukan orang yang buruk," imbuh Rob membatin..