
"Makasih Ryu. Aku hanya akan jadi beban untukmu." Gladys digendong di punggung Ryuga tanga kirinya memegang Dagger Flute, itu pun membuatnya sedikit gemetar.
"Jangan berkata seperti itu. Kau hanya perlu melakukan penyesuaian saja, lagipula kita masih punya banyak waktu untuk meningkatkan levelmu. Meski ...."
Ryuga terdiam tak melanjutkan perkataannya. Takut melukai hati Gladys karena untuk meningkatkan levelnya butuh 1000 kali Kapsul kristal dari umumnya Divya yang pernah Ryuga naika levelnya.
"Kenapa? Benarkan, aku memang menjadi beban untukmu?" Gladys menyandarkan kepalanya di bahu kanan dan menitikan air mata.
Ignite Drake melata sangat cepat, dan tiba-tiba menerkam Ryuga.
"Trickster!"
Ryuga berpindah tempat, 10 meter ke bagian kanan Ignite Drake. Ular besar merah itu menoleh ke kanan dan menyemburkan uap panas dari dalam mulutnya.
Gladys histeris, Ryuga berpindah tempat kembali dengan skill Trickster, 10 meter bagian kiri Ignite Drake.
"Tenanglah, kamu harus terbiasa. Anggap saja ini latihan fisik dan mentalmu, aku akan dibelakangmu. Itu hanya monster level Gold." Ryuga menasihati Gladys agar mentalnya kuat.
Gladys mengangguk dan meminta turun dari gendongan Ryuga. Kedua tangan yang menumpu kedua paha Gladys ia turunkan.
"Ethereal weapon asassin: Kunai!"
Gladys memegang erat Dagger Flute dan berlari ke arah Ignite Dark. Gladys tidak mengantisipasi dengan baik, ekor ular besar itu 10 cm lagi menghantam tubuhnya.
"After image!"
Suara ledakan terdengr keras menghantam permukaan tanah. Gladys berhasil menghindar, dengan membuat bayangan dirinya dan yang dihantam bukan Gladys yang asli tapi kembaran dirinya.
Tubuh Gladys mulai bisa mengikuti ritme Dagger Flute. Ignite Drak terus menghantamkan ekornya ke Gladys, ia juga terus menghindari dan menyerang balik dengan melempari tubuh Ignite Drake dengan siluet kunai berwarna biru yang ia bentuk dari tangan kirinya.
"Bloodles Style sangat cocok denganku. Ryuga memang hebat." Gladys tersenyum puas karena berhasil menancapkan puluhan siluet kunai ke tubuh Ignite Drake.
"Sialan! Aaargh ...!" Ignite Drake meraung kesakitan, tubuhnya yang panjang berlumur darah.
Ryuga hanya tersenyum tipis dan sangat senang Gladys mampu tumbuh dengan cepat hanya karena sebuah nasihat kecil.
"Blood dancer!"
__ADS_1
Melihat Ignite Drake terdiam menahan rasa sakitnya. Gladys bersiap menyerangnya dengan menumpu pada kedua kakinya, lalu berlari sangat cepat.
Tubuh Gladys terus berkedip sambil menebas tubuh Ignite Drake. Kemunculannya seperti sudah ditandai, Gladys hanya muncul ke bagian tubuh yang tertancap siluet kunai biru.
"Aku saja tidak bisa menggunakan gerakan seperti Gladys, meski aku juga memiliki skill tersebut." Terlihat Ryuga sangat kecewa, walau ia juga mempunyai skill yang sama dengan Gladys.
Tubuh Gladys mampu beradaptasi dengan cepat, bahkan ia lebih mirip seorang Assasin sekarang.
Gladya terus mengayunkan Dagger Flute ke tubuh Ignite Drake dan berpindah tempat sangat cepat. Ignite tidak bisa berkutik dan darahnya keluar banyak. Kondisi tubuhnya semakin menurun.
"Hot steam!"
Ignite Drake menghembuskan uap panas dari mulutnya ke atas hingga menyelimuti seluruh tubuhnya. Gladys memaksa ingin menebas leher Ignite Drake.
"Kyaaak!" Gladys menjerit tangan kirinya melepuh terkena uap panas yang melindungi tubuh Ignite Dark.
Ryuga melesat dan segera menangkap Gladys yang hampir saja terkena terkaman skill Poison Fang.
Mulut Ignite Dark hanya mengenai permukaan tanah dan membuatnya berlubang besar.
Ryuga menjauh 50 meter dari Ignite Dark, untuk memulihkan tangan Gladys yang melepuh.
Sel-sel di dalam tubuh Gladys meregenerasi dengan sangat cepat dan memulihkan luka melepuh di tangan kanannya. Skill penyembuhan milik Ryuga memang selalu bisa diandalkan.
"Maafkan aku. Aku sangat ceroboh." Gladys menundukan menyesal.
"Tidak apa-apa. Itu hal yang biasa, lain kali jangan ceroboh lagi." Ryuga menarik pelan hidung Gladys dan membuatnya tersipu malu. "Biarkan, aku urus ular sialan itu. Gravity!"
Suara ledakan sangat keras diiringi kepulan debu. Dari dalam tanah yang dipijaki Ryuga dan Gladys bergetar, memunculkan 9 Ignite Drake yang lain.
Ryuga menarik tangan Gladys dan melompat tinggi, matanya menatap jijik monster ular besar itu, "Dasar monster sampah. Gravity!"
Ryuga kembali menarik tubuh kesembilan Ignite Drake ke permukaan tanah sangat keras, dalam keadaan melayang sessat di udara.
Suara ledakan kembali terdengar jauh lebih keras dari sebelumnya. Skill Ryuga benar-benar sangat kuat dan berkembang pesat, dalam sekali serang 9 Ignite Drake langsung tewas dengan tubuh berceceran darah seperti terhantam beban yang sangat-sangat berat.
"Reverse Gravity!"
__ADS_1
"Extaction!"
Ryuga membuat tubuhnya dan Gladys melayang. Kemudian memunculkan magic circle berwarna biru pekat dalam radius 100 meter dan mengekstraksi 10 mayat Ignite Drake menjadi kapsul kristal Dark Blue.
Kapsul-kapsul kristal Dark Blue melayang ke arah Ryuga dan masuk ke dalam tubuh Ryuga yang terhubung langsung ke inventori sistem.
Eternal Gear tersimpan ke dalam inventori sistem, dan akan aktif jika menggunakan skill Eternal Slayers Style.
Eagle Eye milik Gladys tidak bisa tembus pandang, hanya bisa melihat objek sangat jauh. Kali ini manik mata sebelah kanannya melihat kawanan monster berbadan singa dengan empat kaki elang dan kepala elang dengan kedua sayap elang. Apalagi kalau bukan Griffin.
"Apa yang kamu rasakan?" Gladys gelisah dan gusar, agak takut juga melihat Griffin terbang ke arahnya.
[Blangtungpak Blaem-Blaem]
[Terdeteksi monster di arah Barat, sejauh 2 km menuju ke arah juragan]
[Nama monster: Griffin
Level: Diamond
Elemen: Cyclone
Ras: Immortal]
[Skill: Cyclone yaitu Griffin membuat pusaran angin yang sangat kuat dari kepakan sayapnya. Jarak serang 50 meter]
[Wind Great Bullet yaitu Griffin menembakan peluru-peluru angin cukup besar. Jarak serang 100 meter]
"Bersiaplah, kita akan bertarung di udara. Gunakan skill yang bisa menjerat monster Griffin itu!"
Ryuga menunjuk ke arah Griffin yang terbang melesat ke arahnya. Ryuga memeluk tubuh Gladys dan membawanya ke arah Griffin. Ryuga orang yang tak suka menunggu. Jika bisa dilakukan sekarang, kenapa harus nanti.
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa gravity. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2500 poin experience kuasa earth]x3.
[Selamat kuasa Gravity naik level ke kuasa Behemoth. Dibutuhkan 15.700 poin kuasa earth untuk naik ke level kuasa Zevalux]
"Jaga aku agar tetap melayang, aku ingin bertarung dengan mereka." Gladys melepaskan pelukan tangan Ryuga yang berada di pinggangnya dan melesat jauh ke arah Griffin.
__ADS_1
Sementara Ryuga menjaga tubuh Gladys tetap bisa melayang secara jarak jauh. "Hati-hati! Tetap Waspada! Griffin bukan lawan yang mudah untukmu!" teriaknya pada Gladys.
Dan benar saja begitu dekat, kawanan Griffin terbang cepat dan menyerang dengan tumbukan badannya.