
Perjamuan pun selesai, Jason duduk berhadapan dengan Ryuga. Gardosen duduk di depan mereka berdua, Atmojoyo keluar dari ruangan karena ada hal penting yang harus di urus.
"Hai, aku Ryuga. Bolehkah aku berkenalan denganmu?" pinta Ryuga menyodorkan tangannya pada Jason.
"Jason," ketus Jason singkat dan tangannya tetap tak mau menyambut sodoran tangan Ryuga. "Sudah tak perlu basa-basi!"
"Apakah kalian pernah bertemu?" tanya Gardosen.
"Ya!" jawab singkat Ryuga.
"Tidak!" jawab singkat Jason.
"Jika kalian punya masalah selesaikan dengan pertarungan. Itu adalah cara Divya sejati." Gardosen terus memperhatikan Jason, sepertinya ia tidak menyukai Ryuga.
"Baik, aku Jason Suroso menantangmu!" Jason berdiri dan menunjuk ke arah muka Ryuga. "Jika tak berani, pulang saja ke ketiak ibumu!"
"Hei, bukannya kita ini tak punya masalah? Kenapa kau ingin menantangku?" Ryuga bangkit dengan mengernyitkan dahi dan sedikit berapi-api.
"Kau adalah masalahnya, pertama kau merebut monster buruanku. Kedua kau merebut kandidat utama menjadi Sangakama," ucap Jason berapi-api dengan menunjuk jari telunjuknya tepat di dahi Ryuga.
Brak!
"Cukup Jason!" Gardosen menggebrak meja menyeringai geram. "Jangan banyak bicara, buktikan di arena pertarungan!"
"Baik My lord!" sahut Jason.
"Baik My lord! Jika ini bisa menyelesaikan masalah diantara kita," sahut Ryuga
"Sebelum bertarung terimalah ini Ryuga, hadiah dariku!" Gardosen memberikan kotak kayu berwarna coklat cerah, berukuran panjang 1 meter, lebar 30 cm, dan tinggi 15 cm. "Itu adalah Eternal gear!"
"Kokobot scan kotak ini!" pinta Ryuga dalam batinnya.
[Eternal gear adalah sebuah sarung tangan besi yang ditempa oleh dewa kematian. Jika pengguna tidak cocok dengan sarung tangan ini bisa mengakibatkan serangan jantung. Namun jika cocok sarung tangan ini bisa memberikan kekuatan Eternal Dark Slayers pada pengguna]
[Eternal Dark Slayers memiliki 3 skill langka, Awakening Drive, Boosted gear, dan Rage of Weapon]
__ADS_1
[Awakening Drive yaitu tubuh pengguna diselimuti aura merah kehitaman, membuat kekuatan dan kecepatannya meningkat 300% atau setara 1 level Divya di atasnya. Skill ini bertahan selama energi veda tidak terkuras habis]
[Boosted gear yaitu pengguna bisa meningkatkan 1 level kuasa di atasnya, ketika menggunakan skill ini. Dan jika tersinkronisasi dengan sistem, skill boosted gear akan membantu meningkatkan perolehan poin experience kuasa juragan menjadi dua kali lipat]
[Rage of ancient Weapon yaitu ketika pengguna menggunakan senjata dewa daya rusaknya meningkat 200%]
[Eternal gear bisa disinkronisasikan pada Kokobot sistem. Kecocokan DNA juragan dan Eternal gear adalah 0%]
"Apa?! 0%?! Ryuga membatin dan membulatkan mata. "Apakah ada cara supaya kecocokannya menjadi 100%?"
"Ryu!" Panggil Gardosen. "Apakah ada masalah dengan eternal gear ini?"
Ryuga tersadar dari pembicaraanya dengan Kokobot dalam batinnya. Gardosen tidak mengetahui jika eternal gear bisa membunuh penggunanya jika tidak ada kecocokan, ketika baru pertama kali di pakai.
"Tidak apa-apa my lord. Aku hanya tak bisa berkata apa-apa menerima hadiah ini. Sepertinya hadiah dari my lord terlalu hebat untukku dan tak pantas aku terima, hadiah ini tak sebanding dengan kontribusiku untuk sektor ini, hanya seujung kuku, dibandingkan dengan tuan Jason," sahut Ryuga menundukan wajah.
"Ya, tentu saja. Kontribusiku dan kontribusimu untuk sektor Siliwangi bagaikan langit dan bumi jauh," tandas Jason berapi-api, tatapannya sinis dan merendahkan pada Ryuga.
"Jason, tak pantas kau mengatakan seperti itu. Kita ini semua punya kontribusi yang sama dalam membangun dan menjaga sektor Siliwangi ini, semua Divya yang berkontribusi tinggi berhak di apresiasi, paham!" tegas Gardosen membulatkan mata dengan raut muka menyeringai kesal. "Lebih baik kita ke arena, untuk membuktikannya!"
60 nafas kemudian.
Ryuga dan Jason saling berhadapan di arena yang berada di ruang bawah tanah menara Mexus.
"Kokobot lakukan sesuatu, untuk mencocokan DNA ku dengan eternal gear!" pinta Ryuga dalam batinnya.
[Baik juragan. Memotong semua uang dari dari saldo juragan, untuk melakukan sinkronisasi sistem dan eternal gear]
"Apa?! Semua uangku habis di saldo sistem?! Benar-benar sistem maniak uang." Ryuga membulatkan mata, rahangnya terjatuh, semua uangnya habis untuk sinkronisasi kecocokan DNA dengan eternal gear. Harga yang sangat mahal untuk sebuah senjata, tapi Ryuga berharap uang sebanyak itu sesuai dengan manfaat eternal gear.
[Sistem akan memulai sinkronisasi dengan eternal gear, harap jangan memakai dahulu, sebelum sinkronisasi total. Memulai dalam 3...2...1... ]
[0%]
[20%]
__ADS_1
[40%]
[60%]
[80%]
[100%]
[Sinkronisasi berhasil. Topeng semesta akan tersimpan ke dalam eternal gear]
Topeng semesta yang dipakai Ryuga bersinar lalu lepas dari kepalanya dan melayang membentuk bola. Kemudian masuk ke dalam eternal gear yang sedang di pegang oleh Ryuga dengan tangan kanannya.
[Semua status sistem beralih ke eternal gear. Silahkan juragan sudah bisa memakai eternal gear]
Ryuga memakai eternal gear di tangan kanannya. Sarung tangan itu panjangnya sampai melewati siku, kurang lebih 80 cm. Tangan kanan Ryuga bercahaya lalu berubah menjadi guratan berwarna merah kehitaman, dan retakan biru keunguan di telapak tangannya.
[Eternal gear sudah menyatu dengan tubuh juragan dan tidak bisa di lepas]
Gardosen, Zayd, dan Jason menjatuhkan rahangnya, setelah Ryuga berhasil memasang eternal gear. Wajahnya yang tertutupi topeng semesta, sangat tampan dengan rambut harajuku tapi berwarna putih, pupil matanya berwarna kuning.
"Baik kita mulai saja, pertandingannya!" seru Ryuga. "Tapi aku ingin ada taruhan dalam pertandingan ini. Taruhannya semua benda berharga yang dimiliki masing-masing, misalnya uang, kitab skill dan juga senjata. Bagaimana?" sambungnya menaik-turunkan alisnya secara cepat.
"Baiklah aku setuju. Aku pastikan kau akan menyesal, pedangmu, uangmu, bahkan sarung tangan itu jadi miliku!" balas Jason menyeringai licik.
"Ah sial! Rencanaku bisa berantakan untuk merebut Acolyte dari Jason. Tapi jika Jason kalah, aku ada kesempatan untuk membunuhnya di lain tempat," batin Zayd menyeringai jahat menapat lekat Jason.
"Zayd! Atur pertandingan!" titah Gardosen menyeringai tajam.
"Baik my lord!" Zayd menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, lalu membungkuk hormat. Kemudian Zayd berdiri, berada di tengah antara Jason dan Ryuga. "Mulai!" teriaknya sangat nyaring.
Ryuga sangat santai melawan Jason, dia ingin mengamati terlebih dahulu kekuatan Jason. Jason melesat melayangkan pukulan bertubi-tubi, Ryuga hanya menghindari dengan teknik weaving yang digunakan oleh para petinju, yaitu memiringkan badan dan kepalanya.
"Bang ...!" Ryuga membalas dengan pukulan, hingga membuat pukulan Jason dan pukulannya beradu. Jason terpundur, Ryuga masih berada di tempat berdirinya semula.
"Swush ...!" Jason menumpu pada kaki kirinya lalu kembali melesat. Kali ini ia layangkan side kick, Jason melompat dan mengangkat lutut sambil memutar tubuh 90 derajat, tendangan side kick Jason berhasil di tangkis dengan tangan kanan Ryuga.
__ADS_1
Tapi Jason tidak menyerah ia kembali melayangkan front kick bertubi-tubi ke arah perut Ryuga. Kedua tangan Ryuga terus menangkis tendangan Jason dan membelokannya ke berbagai arah. Ryuga mundur dua langkah, lalu melesatkan front kick juga. Dua tendangan front kick beradu, lagi-lagi Jason terpundur cukup jauh 10 meter dari tempatnya berdiri, Ryuga tetap di posisinya semula.