
Tolong tinggalkan like dan koment. Biar author semangat dan memahami kekurangan author agar bisa meningkatkan karya-karya author di chapter-chapter selanjutnya.
Jika berkenan berikan gift dan vote, terima kasih kepada kakak-kakak yang sudah memberikan dukungannya. Salam cinta selalu dari author BE SA BLENG
Serangan 12 siluet naga kuning dan 6 tembakan sinar laser besar berhasil dihancurkan oleh serangan Josephine. Bahkan menyerang balik Saint Zodiac Leo dan Saint Zodiac Sagitarius. Menjadikan mereka bola berwarna kuning dengan motif Zodiak Leo dan Sagitarius.
12 bola Zodiak berhasil terkumpul dan melesat ke langit. Kedua belas bola tersebut berputar-putar di langit lalu menyatu dan menjadi bola cahaya besar.
Dari bola cahaya besar membentuk naga sepanjang 200 meter dan lingkar badan 30 meter. Mega Seadramon memiliki zirah emas menutupi seluruh tubuhnya dengan 12 pasang sayap malaikat berwarna emas juga.
"Groaaar ...!" Mega Seadramon meraung keras, menggetarkan seluruh wilayah piramida Adanu seluas 10.000 hektar.
"Berani kau iblis rendahan masuk wilayahku, hah!" bentak Mega Seadramon dengan suara menggelegar.
"Bukan urusanmu!" Josephine acuh dan menatap sinis Mega Seadramon.
"Groaaar ...! Mati kau! Unstoppable strengh!"
Mega Seadramon meraung meras, dan memunculkan ribuan bola cahaya berukuran 10 meter di sekitar tubuhnya. Lalu bola-bola itu melesat cepat ke arah Josephine.
Mega Seadramon tidak membiarkan Josephine untuk menangkis, lalu melepaskan skill-nya, "Final flash explosion!"
'Bom-bom-bom!'
Josephine benar-benar dibombardir bola-bola cahaya, ia berguling, melompat, dan berlari zig-zag untuk menghindarinya. Sejurus kemudian dari dalam mulut Mega Seadramon muncul cahaya besar dan ditembakan membentuk sinar laser kuning yang sangat besar ke arah Josephine.
Tubuh Josephine terus berkedip ke arah kiri, cukup dengan menggerakan kepalanya ke arah Josephine berteleportasi, sinar laser tersebut juga mengikutinya, seakan Mega Seadramon tahu jika Josephine akan bergerak ke arah tersebut.
'Zwush! Duar!'
Sinar laser besar tersebut meratakan apapun yang dilewatinya dan tak berhenti mengejarya. Kali ini Josephine dibuat terpojok.
Beberapa kali tubuhnya terkena bola cahaya dan membuat kulitnya melepuh. Alasannya klasik elemen cahaya dan elemen kegelapan saling melemahkan.
***
Piramida Bhayangkara.
Ryuga, Filza, Vanya, Kira dan Gemusha sudah bisa masuk ke dalam piramida Bhayangkara.
Mereka terkejut di dalamnya ternyata labirin yang sangat gelap, dengan langit hitam gelap, disertai sambaran petir dan deru angin.
Ada suara-suara teriakan dan pekikan sangat keras, membuat bulu kuduk mereka berdiri, hawa kematiannya juga sangat pekat.
__ADS_1
"Masuk piramida ini paling aku benci," kata Kira kesal tapi wajahnya pucat pasi.
Di depan mereka ada dua lorong labirin, "Guru, kita bagi dua tim!" usul Ryuga.
"Ok, aku tahu maksudmu bocah mesum! Tapi Aku setuju, he-he-he." Kira terkekeh. Dalam pikirannya ini kesempatan berbuat mesum pada calon istrinya tersebut, yaitu jurus meraba di dalam kegelapan.
Kira dan Gemusha masuk lorong sebelah kiri, Ryuga, Filza, dan Vanya masuk ke lorong sebelah kanan.
Begitu masuk lorong Kira menyalakan senter, sensor energi Vedanya diaktifkan untuk memindai monster ghoul kumpulan dari para monster Darkness Lucifer.
Di tengah jalan Gemusha yang berada di belakang Kira dan memegang tangannya menginjak tengkorak dan berteriak mesra seperti suara melenguh nikmaat, "Aaaaakh ...!"
Gemusha langsung memeluk Kira dari belakang dan merasakan benda kenyal di punggungnya. Sontak saja membuat Terong XXXL milik Kira tegang, "Pucuk dicinta benda kenyal pun tiba," gumam Kira tersenyum licik.
Kira melepaskan pelukan Gemusha dan membalikan badan, lalu memeluknya kembali dengan ekspresi raut muka mesum. Gemusha sangat nyaman dipeluk Kira dan tak mau melepaskannya, tentu saja membuat Terong XXXL miliknya tambah mengamuk.
"Sayang, ada yang mengganjal," bisik Gemusha dengan nada menggoda, semakin membuat darahnya berdesir kencang.
"I-itu Terong XXXL anuku. Eh, begitulah." Kira bingung menjelaskannya.
"Aku sengaja menggodamu, tenang saja aku siap melakukannya. Aku juga sudah membuat dinding pelindung agar para monster bedebah itu tidak mengganggu nikmat-nikmat kita," goda Gemusha dan langsung mendorong tubuh Kira hingga jatuh terlentang.
"Tapi-"
Kira menurunkan resleting jaket Gemusha dan membukanya, nampak gunung kembar yang sudah mengeras.
Kira beringas karena memang belum pernah melihat surga indah seperti ini dan selama ini selalu menahan diri menunggu wanita yang tepat untuknya.
Tapi kali ini Kira merasa Gemusha adalah wanita yang tepat untuknya, tanpa sungkan lagi Kira memakan Gemusha.
"Cepat sayang! Cepat ... uukh ...!" Gemusha melenguh nikmat.
Kira yang berada dibawah memacu Terong xxxl miliknya yang sudah menghancurkan pertahanan terkuat gua merah muda Gemusha dan banjir cairan merah.
Gemusha sudah tak memperdulikan rasa sakit akibat Terong XXXL Kira, karena sudah tenggelam dalam nikmat-nikmat.
"Buat aku hamil sayang! Buat aku hamil! ... uukh!" Lenguhan nikmat Gemusha semakin keras.
Kira hanya merem melek, tak karuan seperti melayang di surga. Mereka berdua sudah dalam keadaan tanpa sehelai benang. Untung saja suara itu tak sampai terdengar ke lorong sebelah dimana tim Ryuga berada. Kalau terdengar Ryuga bisa memakan Filza dan Vanya sekaligus.
"Aku mencintaimu sayang, aku mencintaimu ...." Gemusha sudah tenggelam ke dasar jurang kenikmatan dan meracau tidak jelas.
Posisi Kira di atas dan melajukan Terong XXXL miliknya begitu cepat, hingga tubuh Gemusha dan gunung kembarnya bergetar seperti terkena gempa 5.6 skala richter.
__ADS_1
Tubuh mereka berdua basah oleh keringat. Mereka benar-benar darah muda yang dimabuk cinta, lorong labirin iblis pun mereka tidak memperdulikannya.
"Aaaakh ...!" Mereka berdua melenguh keras setelah cairan kental dari dalam gua merah muda Gemusha dan Terong xxxl Kira keluar. Nafas mereka berdua tak beraturan, "Huff ... huff ... huff ...."
Lalu Kira mencium bibir Gemusha dan sekarang membuatnya kecanduan mencium bibir seksi itu.
Di lorong Ryuga, muncul Ghoul berwarna ungu kehitaman dan mempunyai 6 mata merah, dari dinding labirin membawa cakar seperti tangan belalang sembah.
"Seal of eternity: Absolut strengh!"
Tubuh Vanya diselimuti aura merak pekat, satu jengkal Vanya menghundari cakaran Ghoul dan memukulnya.
'Bang!' Pukulannya hanya mengenai dinding labirin yang sangat keras.
"Aaw ...!" Vanya memekik keras karena tangannya lebam setelah menghantam dinding labirin. Sedangkan Ghoul masuk ke dalam dinding.
[Blangtungpak blaem-blaem]
[Analisa status]
[Nama montser: Ghoul
Level: Cryptonium
Race: Leviathan
Elemen: Dark]
[Skill:
Stealth wall yaitu Ghoul bersembunyi di dalam dinding labirin]
Ghoul kembali muncul dan melompat zig-zag menapaki dinding. Gerakannya susah diprediksi.
'Trang-trang-trang!'
Ryuga, Filza dan Vanya menangkis serangan Ghoul dengan Yamato, Ocean Spear dan Double Dagger. Tubuh Ghoul kembali masuk dinding.
Ryuga mengedarkan pandangan dengan mata roda apinya. "Bird chirping stream!"
Ryuga membentuk petir ungu di tangannya dan menembakannya ke arah dinding sejauh 20 meter.
'Jdash!'
__ADS_1
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa flash, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Thunder. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa earth]