
Keesokan pagi, Forsaken Hotel.
[Selamat juragan mendapatkan Rp.1.440.000 karena berkedip sebanyak 28.800 kali dalam 24 jam. Evolt sudah uang tersebut ke dalam saldo sistem]
[Selamat, Pet Qyo menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam ]
[Selamat, Pet Azula menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
[Selamat, Pet Duelly menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
[Selamat, Pet Kazedogh menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
Mendengar suara pemberitahuan Evolt, Ryuga terbangun dan cukup lelah setelah meladeni Niyma semalam.
"Badanku lelah sekali. Untung saja Silvy tidak jadi datang. Lebih baik aku bergegas, hari ini aku harus naik level rank Gold atau Diamond, harus."
Ryuga segera menenggak heal potion untuk mengembalikan kondisi tubuhnya yang kurang bugar, lalu segera membersihkan diri.
Pintu kamarnya diketuk, "Ya, tunggu sebentar! Aku sedang memakai baju!" Ryuga menyahut.
Haleem yang mengetuk pintu, dia sudah mengumpulkan beberapa kadet yang ingin kuat dan berkembang cepat. Tapi harus mengorbankan tubuhnya menjadi budak Ryuga dengan kutukan iblis malaikat seperti Haleem.
Ryuga membuka pintu, nampak Friska, Veesaki, dan 5 kadet laki-laki yang belum ia kenal sama sekali. Ryuga mengernyit, "Apakah mereka orang yang sesuai kriteriaku?" tanyanya pada Haleem.
"Tentu. Aku juga sudah menyiapkan semuanya, termasuk tim yang sengaja aku bentuk di belakangku ini. Mohon bimbingannya tuan muda." Haleem membungkuk hormat.
Tanpa basa-basi Ryuga memberi kutukan pada ketujuh Divya tersebut, agar tidak sampai membocorkan identitasnya, "Curse: Archangel demon!"
Muncul Magic Rune berwarna merah pekat dibawah kaki mereka masing-masing. Di dada mereka muncul kutukan malaikat iblis tahap pertama yaitu 4 tomoe hitam membentuk bulatan.
Di dalam tubuh mereka mengalir fluktuasi energi, "Itu adalah kutukan yang aku berikan pada kalian. Aku bisa memberikan kalian kekuatan dan menaikan Divya kalian dalam sekejap. Siapapun yang berkhianat aku pastikan tubuh kalian akan meledak, walau kalian jauh dariku, paham!" ancam Ryuga.
"Pa-paham tuan." Mereka bertujuh meneguk salivanya dengan wajah pucat pasi dsn keringat dingin.
"Aku tak menyangka jika Kim orang yang melebihi ekspektasiku," batin Veesaki berdecak kagum.
"Firasatku tidak salah pada Kim. Aku semakin menyukainya, aku pun rela berbagi cinta dengan Veesaki," batin Friska berdecak kagum.
"Tuan muda, aku izin pamit." Haleem menunduk hormat dan melanjutkan, "Semuanya aku serahkan padamu tuan."
Haleem berbalik badan lalu punggungnya sudah tak lagi kelihatan dan meninggalkan Blast pada Virga.
"Baik, kita pergi ke training field. Trickster Transportation!" seru Ryuga, tubuh mereka berdelapan berpindah tempat ke training field seluas 10 hektar di sebelah timur akademi, berisikan padang rumput hijau dan beberapa pepohonan.
"Evolt, beli 7 jam tangan gravitasi dan 7 pedang gravitasi! Gunakan uang dirham!" titah Ryuga dalam batin.
[Baik. Juragan. Untuk pembelian item di shop sistem nilai mata uang akan disama ratakan. Memotong 1.400.000 dirham dari saldo sistem untuk pembelian 7 jam tangan gravitasi dan 7 pedang gravitasi. Semua barang yang dibeli sudah ditransfer ke inventori sistem]
Ryuga hanya tersenyum lebar mendengar penjelasan Evolt dan mengeluarkan 7 jam gravitasi dan 7 replika katana yang bisa diatur beban beratnya.
"Sebelum kita mulai, pakailah ini." Ryuga memberikan pada mereka bertujuh satu persatu, tanpa perlu bertanya lagi mereka langsung memakainya, karena takut menyinggung Ryuga. "Aku juga ingin tahu nama kalian, kalau kalian sudah tahu kan siapa aku!"
"Tentu, tuan muda," jawab mereka serentak.
"Namaku, Holdum Brazkiev," kata kadet laki-laki berambut biru panjang, dan kulit putih pucat dengan manik mata berwarna biru. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
__ADS_1
"Namaku, Virga Ananda Prasetya," kata kadet laki-laki berambut hitam acak, dan kulit sawo matang dengan manik mata berwarna coklat. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
"Namaku, Jarred Toma," kata kadet laki-laki berambut hijau raven, dan kulit putih pucat dengan manik mata berwarna kuning. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
"Namaku, Kozaru Mui," kata kadet laki-laki berambut botak, dan kulit hitam dengan manik mata berwarna putih. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
"Namaku, Enisha Alougra Zamrun," kata kadet laki-laki berambut putih sebahu, dan kulit hitam dengan manik mata berwarna kuning. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
"Aku Friska Sammael," kata Friska kadet perempuan berambut kuning terang panjang dan kulit putih pucat dengan manik mata berwarna biru terang. Ia menunduk hormat pada Ryuga.
"Aku Veesaki Aramand Bezgraf," kata Veesaki.
"Ya aku sudah kenal. Sekarang untuk latihan pertama atur beban gravitasinya 2 kali gravitasi bumi, dan berlarilah mengelilingi training field ini selama 1 putaran!" titah Ryuga tegas dan mereka langsung mengatur sesuai apa yang Ryuga perintahkan.
"Haa!" mereka berteriak sangat keras dan penuh semangat lalu mulai berlari.
"Analisa status mereka!" titah Ryuga dalam batin.
[Blangtungpak Blaem-Blaem]
Nama: Veesaki Aramand Bezgraf
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Flash level 7: Raijin
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Holdum Brazkiev
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Fire level 4: Cobalt
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Virga Ananda Prasetya
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Water level 5: Crystal
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Jarred Toma
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Shadow level 3: Drakar
__ADS_1
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Kozaru Mui
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Earth level 1: Earth
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Friska Sammael
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Wind level 6: Cyclone
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
Nama: Enisha Alougra Zamrun
Level: 1 (0/1000)
Kuasa: Light level 2 : Bright
Ras: Human
Veda Poin: 15.000
"Kerja Haleem sangat bagus, dia mencari kadet yang energi Vedanya sangat besar di level 1. Sungguh orang yang licik, untung saja sudah kuberikan kutukukan malaikat iblis. Kalau tidak, dia pasti akan memanfaatkan mereka untuk menyerangku," batin Ryuga tersenyum licik.
Mereka walau level 1 dan beban gravitasinya dua kali beban gravtasi bumi tapi, lari mereka cukup cepat.
Ryuga hanya tersenyum puas dan berkata, "Bagus, gunakan akal kalian. Aku tidak mengatakan tidak boleh menggunakan skill."
Mereka bertujuh dengan beban dua kali gravitasi bumi mampu berlari dengan kecepatan 30 km/jam. Bahkan mereka saling kejar mengejar, seperti ada kompetisi yang sedang mereka lakukan.
"Flying Raijin Thunder!"
"Light Step!"
"Shadow Step!"
"Speedster!"
"Dew Step!"
"Fire Rocket!"
"Earth Walk!"
__ADS_1
Mereka menambahkan kecepatan lari mereka menjadi 50 km/jam. Ryuga hanya tersenyum sumringah dan sudah menyiapkan hadiah untuk mereka di garis finish.