SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 221 Portal Tak Terduga


__ADS_3

Kozaru masih terus menghadapi Forst Wolf yanh ditunggangi Fire Orc, di sisi kiri dan kanan pun terdengar suara ledakan. Mereka bertujuh berjibaku membersihkan monster menuju portal.


"Sial, tak ada habisnya. Zevalux Regeneration!"


Kozaru bajunya compang-camping terkena cakaran, tusukan dan sayatan oleh Forst Wolf yang ditunggangi Fire Orc. Luka di yubuhnya perlahan pulih dengan ekor naga muncul di pinggangnya dan kedua tangannya berubah menjadi cakar naga yang besar.


Ryuga menggunakan skill stealth agar tidak terlihat dan berduduk santai melihay Kozaru berjibaku melawan kawanan Forst Wolf yang ditunggangi Fire Orc. Gerakan serigala itu sangat cepat, dan Fire Orc tidak goyah, mampu mengimbangi gerakan Frost Orc yang sangat cepat juga lincah. Kombinasi serangannya sangat menyulitkan Kozaru.


"Gravity! Mythril Thorn!"


Kozaru dengan darah bercucuran di sekujur tubuhnya menghentakan kedua telapak tangannya ke permukaan tanah untuk menarik 50 ekor Frost Wolf ke permukaan tanah.


Sejurus kemudian di depan Kozaru muncul magic rune berwarna coklat dan menembakan duri-duri tajam yang terbuat dari batu logam Mythril.


Satu persatu Forst Wolf yang ditunggangi Fire Orc berjatuhan dan tewas, terkena duri-duri yang dilepaskan oleh Kozaru.


Nafas Kozaru tersengal-sengal, "Ba-baru ka-kali ini, a-aku bertarung sa-sangat serius."


Ryuga hanya tersenyum tipis melihat pelatihan Kozaru, hasilnya cukup memuaskan. Anehnya, setiap Frost Wolf dan Fire Orc yang tewas, mereka langsung menjatuhkan kapsul kristal Mythril.


"Ah, sudahlah. Itu tidak penting." Ryuga menonaktifkan skill stealth, agar kembali terlihat oleh Kozaru, "Area Eternal Absorb!"


Ryuga menghisap semua mayat Forst Wolf dan Fire Orc berjumlah masing-masing 101 ke dalam jam tangan ruang miliknya, sebagai bukti untuk disetorkan pada Hill.


"Tu-tuan mu-muda." Kozaru terkejut dan badannya gemetar karena belum terbiasa bertarung seintens ini, tanpa jeda seperti sebelumnya.


Apalagi yang dihadapi monster level Mythril, tentu saja menguras banyak tenaga, stamina dan energi Veda. Tanpa basa-basi Kozaru menenggak satu botol biru yang ia keluarkam dari jam tangan ruang miliknya.


"Kerja bagus. Jika kamu bisa membunuh monster di dalam portal sana, aku akan memberimu bonus 10 juta dirham." Ryuga mengacungkan jempol pada Kozaru dan memberinya tantangan, biar tambah seru.


"Apa?! 10 juta dirham?!" Kozaru menjatuhkan rahang serasa mau pingsan, uang 10 juta dirham itu terlalu banyak baginya.


"Ya, apakah kurang banyak? Aku rasa cukuplah, kejarlah taget tersebut. Aku juga bukan tuan muda yang pelit pada mitra dagangnya. Semuanya aku jamin dan kuberikan bonus, bahkan kalian semua sudah kutanggung hidupnya di awal bukan?" Ryuga tersenyum dari balik topengnya.

__ADS_1


"Y-ya, tu-tuan muda. Itu terlalu besar untukku lebih dari cukup." Kozaru masih gemetar menjawab pertanyaan Ryuga, karena hidupnya terlampau miskin.


Impiannya adalah menjadi Divya dengan ranker S, agar bisa memenuhi kebutuhan ayah dan ibunya yang sering sakit-sakitan.


"Ayah, ibu semoga kalian bisa sembuh." Kozaru berjalan menuju portal sambil mentikan cairan bening di sudut kelopak matanya.


[Terdeteksi! Terdeteksi! Portal akan berevolusi ke level Paladium]


Suara Evolt menggema di telinga Ryuga, namun hanya ditanggapi dengan santai. "Eh, Evolt. Kau pikir aku ini Divya yang lemah? Aku ini sudah level 10 bukan?" batin Ryuga sombong.


Semakin ke dalam pusat pusara suhunya naik drastis semula minus 5 derajat kini hampir 39 derajat.


Proyeksi 4 portal juga menghilang dan muncul kembali di atas permukaan tanah yang dikeliling danau lahar yang meletup-letup.


Virga, Enisha, Friska, Jarred, Veesaki, dan Holdum segera berlari ke arah Ryuga berada bersama Kozaru. Karena mereka berenam melihat dari layar proyeksi di jam tangannya, portal berpindah tempat dan berada di jalur Ryuga tuju.


Sesampainya di danau lahar, tak ada jalan menuju areal permukaan tanah dimana portal berada.


"Bagaimana ini tuan muda? Tidak ada jalan menuju kesana, ditambah lagi jika kita menggunakan skill untuk membuat jalan, pasti akan meleleh." Veesaki bingung dan menggigit bibir bawahnya membuat Ryuga ingin segera memakannya.


Lemparan Ryuga sangat kuat dan tertancap di bagian paling ujung permukaan tanah dan hanya berjarak 10 cm dengan danau lahar.


Tubuh mereka berdelapan berpindah tempat dengan teleportasi yang Ryuga gunakan yaitu skill Trickster Transportation.


"Skill ini menguras banyak energiku." Ryuga meminum 5 botol stamina potion XL dengan raut muka kesal.


Vee terbang menggendong Blast dan sudah tiba, bahkan masuk duluan ke dalam portal berwarna hijau.


Ryuga mengambil Dagger Flute lalu masuk ke dalam portal diikuti Virga, Enisha, Friska, Jarred, Veesaki, dan Holdum serta Kozaru.


Suasana didalam portal adalah wilayah pegunungan berapi yang terus meledakan lahar setiap 5 menit.


Ada salah satu gunung berapi yang lebih tinggi dari kelima gunung yang berdekatan. Kelima gunung tersebut terus memuntahkan lahar, suasana portal ini cukup hening, hanya terdengar suara ledakan gunung bersahutan dan getarannya yang cukup keras.

__ADS_1


"Tempatnya lebih berbahaya dari seperti yang kubayangkan," gumam Ryuga serius.


Mereka berdelapan matanya berkeliling mengamati keadaan. Dari permukaan tanah bergetar hebat dan muncul retakan. Dari retakan tersebut muncul kedua tangan yang besar dan menangkap Blast juga Vee.


Salah satu tangan golem tersebut mencengkram kuat Vee dan Blast hingga membuat mereka berdua pingsan. Kedua tubuh monster itu dibanting keras hingga menimbulkan cekungan seluas 20 meter.


Tubuh Blast berubah menjadi cahaya biru dan Vee berubah menjadi cahaya kuning. Lalu cahaya biru tersebut masuk ke dalam Virga dan cahaya kuning masuk ke dalam Enisha.


"Manipulation Molecul: Mythril! Behemoth Regeneration!"


Tubuh Kozaru berubah menjadi molekul batu logam Mythril, mempunyai ekor naga dan cakar naga lalu melesat ke arah Cyclops Golem yang sudah keluar dari permukaan tanah.


[Blangtungpak Blaem-Blaem. Terdeteksi monster]


----------¤----------


Nama: Cyclops Golem


Level: Palladium


Elemen: Hell


Ras: Elemental


Skill:


[Hammer Punch yaitu Cyclops Golem memukul target dan menimbulkan ledakan juga menimbulkan efek terbakar selama 3 detik]


[Hell Shield yaitu Cyclops Golem meningkatkan 59% pertahanan dengan api hitam untuk menyelimuti tubuhnya, durasi 1 menit]


----------¤----------


Kozaru melesat diikuti Veesaki menggunakan skill Flying Raijin Thunder dan mengalirkan dua wakizashi miliknya dengan energi elemen petir merah dari kuasa Voltra.

__ADS_1


Kozaru mencakar kaki kanan Cyclops Golem dan Veesaku menebas kaki kirinya. Tapi cakar naga dan dua wakizashi itu malah patah, mereka berdua ditendang satu persatu oleh Cyclops Golem hingga terpental menabrak bebatuan dan hampir saja tercebur ke sungai lahar.


__ADS_2