
"Aaaargh ...!" Zhang Kuku meraung keras dan melesat cepat ke arah Kira dan menarik kedua bilah nirvana yang berada di samping kanan serta kiri pinggangnya.
"Redblackball: Mode red fang!"
'Shua! Trang!' Kira dan Zhang Kuku beradu tebasan. Gerakan mereka berdua sangat cepat. Setelah tubuh Zhang berubah menjadi ras dragonoid kekuatan dan kecepatan juga pertahanannya meningkat.
Kira juga agak kewalahan melawan Zhang Kuku. "Sial! Selalu saja merepotkan virus Evolt ini. Aku hanya membawa 50 vaksin immortal dari tuan Agito."
'Trang-trang-trang!' Mereka berdua terus beradu pedang, hingga ratusan jurus mereka berdua lancarkan. Memang beberapa kali Kira tertebas oleh Zhang, tapi itu hanya sayatan kecil.
"Aaaargh ...!" Zhang Kuku meraung keras menaikan tempo serangannya dan berhasil membuat Kira terpundur setelah mendaratkan front kick tepat di perutnya.
'Bam! Sraaak!' Kira terpundur dan kakinya bergesekan dengan permukaan pasir. "Earth thorn!" Kira menghentakan telapak tangan kirinya untuk membuat duri-duri raksasa di permukaan pasir. "Terima kasih tuan, kuasa semuanya telah kembali, ha-ha-ha ...."
Duri-duri raksasa keluar dari permukaan pasir dan siap menusuk Zhang Kuku. Kemana pun Zhang berlari, duri-duri raksasa tersebut terus mengejarnya.
Zhang Kuku terbang dan siap melesatkan skill round crash, yaitu menebas kuat secara acak.
'Shua! Trang!'
Duri-duri raksasa yang dilancarkan Kira tak satu pun mengenai Zhang Kuku. Malahan ia menyerang balik Kira, kedua pedang Red fang dan Nirvana kembali beradu tegang.
Kekuatan batu logam mythril melawan batu logam Excalium yang sangat langka, terus beradu. Nirvana dibuat oleh Ryuga dan Redblackball dibuat oleh Agito, dalam pertarungan ini seperti pertarungan ayah dan anak untuk membuktikan senjata siapa yang lebih kuat. Agito atau Ryuga.
"Crazy storm!"
Kira menaikan tempo tebasannya semakin brutal dan akhirnya.
'Klang! Slash! Slash!' Kira berhasil memotong kedua bilah Nirvana dan menebas dada Zhang Kuku.
'Zrash!' Darah menyembur keluar dari dada Zhang Kuku yang membentuk huruf X oleh tebasan Red fang. Kira melompat dan tiba di belakang Zhang Kuku yang msih terhuyung. Lalu secepat kilat mengambil pistol gun berisi vaksin immortal dari jam tangan penyimpanan.
Pistol gun langsung ditaruh pada leher Zhang Kuku dan disuntikan. Sejurus kemudian dragonoid Zhang Kuku terduduk lemas. Aura merah yang menyelimutinya perlahan lenyap, dan merubah kembali tubuh dragonoid Zhang Kuku menjadi Zhang Kuku seperti biasanya.
__ADS_1
"Huff-huff-huff ... dasar monster liar tak punya sopan santun." Kira tersenyum tipis dengan nafas tak beraturan.
Sebotol heal potion Kira masukan ke dalam mulut Zhang Kuku untuk menyembuhkan luka tebasan huruf X yang ditebaskan oleh Kira.
***
Lantai 1 piramida Agni.
Muncul monster Infernal Spearman, Infernal Swordsman, Infernal Guard dengan level Duranium, Asmodium dan Belzanium. Tapi jumlahnya 3 kali lipat dari jumlah yang di hadapi oleh Ryuga.
Kacamat scouter di mata para Divya menunjukan level yang menurut mereka tidak normal. Seperti pada umumnya monster muncul di permukaan bumi. Tentu saja, mereka terkejut bukan main, sampai-sampai tubuh mereka bergetar hebat dan penuh ketakutan.
"Eternal brave!"
"Area of buff: Absolute strengh, absolute agilty, absolute defense!"
Datuk Azim dan Vanya melepaskan skill pendukung. Muncul magic circle di bawah kaki setiap Divya yang tersisa 25 Divya. Merek diselimuti aura emas, kilatan petir biru dan deru angin disekitar tubuhnya.
Mental mereka yang jatuh langsung bangkit, dan siap menghadapi infernal monster yang berjumlah total 9990 monster.
Vanya melayang di udara mengangkat kaki kanannya tinggi-tinggi dan meluncur menghantamkan tendangannya.
'Booom!' Ratusan Infernal Spearman, Infernal Swordsman dan sepuluh Infernal Guard terpental menabrak satu sama lain.
"Thunder explosion!"
Verel mengarahkan kedua telapak tangannya ke atas. Magic circle seluas 30 meter muncul di atas langit dan mengeluarkan rentetan petir ungu yang sangat besar dengan daya 1 juta volt.
'Jdash! Boom!' Semua Infernal monster terhantam petir, hingga membuat tubuh mereka hitam legam.
9990 elixir potion terjatuh dari mayat monster dan tubuh monster perlahan menghilang.
Semua Divya tersenyum penuh kemenangan kecuali Verel yang pingsan dalam keadaan mematung.
__ADS_1
Di dalam portal ini sudah tak peduli musuh atau kawan di bumi. Semuanya bersatu demi bisa menyelesaikan akar masalah di dunia, agar portal-portal lain tidak bermunculan lagi di bumi.
Vanya mendekati Verel, dan menempelkan kedua telapak tangannya ke punggungnya, "Extreme heal!"
Tubuh Verel diselimuti aura berwarna hijau terang. Raut wajahnya yang pucat pasi karena kehabisan energi Veda, langsung pulih sedia kala dan digendong Boy.
Kira tiba-tiba muncul dengan menggendong Zhang Kuku menggunakan skill teleportation space. Tak ada satu pun yang mengambil elixir potion, karena takut tubuh mereka terinfeksi virus evolt dan menjadikan mereka ras monster.
"Absorb space!"
Kira mengaktifkan skillnya, untuk menyerap semua elixir potion untuk masuk ke dalam jam tangan penyimpanan miliknya. Muncul lubang hitam di setiap botol elixir potion dan menyerap botol-botol tersebut.
Mereka mulai menaiki anak tangga menuju lantai dua piramida Agni. Dimana kegelapan yang sangat pekat menunggu mereka.
***
Lantai 3 piramida agni.
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa light, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa bright. Perolehan skill poin experience dikalikan sepuluh karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 500 poin experience kuasa light]
Starklin dan Ryuga masih beradu serangan, Starklin dengan menebas serta Ryuga menggunakan tendangan juga pukulan. Ras deity meskipun menggunakan senjata dewa dan levelnya Belzanium, tapi cukup merepotkan Ryuga.
Beberapa kali ia terkena skill yang dilesatkan oleh Starklin dan tak membiarkan Ryuga beristirahat walau meminum stamina potion atau heal potion.
"Poison flood! Great steam burst! Death net!"
Ryuga melepaskan tiga skill area sekaligus. Dari permukaan lantai keluar cairan racun berwarna ungu pekat dan bersifat korosif, serta seperti lava yang mendidih. Di udara Ryuga menembakan uap yang sangat panas, menutupi ruangan dan semakin panas hingga zirah Starklin agak meleleh dan sepatunya juga korosi.
'Krieeet-krieeet-krieeet!' Untuk mengurung Starklin Ryuga menciptakan jaring-jaring di seluruh ruangan. Kali ini Starklin benar-benar terkepung dan tersudut. Lama- kelamaan zirahnya mulai luruh.
"Ha-ha-ha ... kau pikir bisa teknikmu itu bisa menghancurkanku dengan mudah. Jangan bermimpi! Big bang explosion! Meteor!"
'Swush! Boom-boom-boom!' Gelombang kejut menghempaskan lautan racun dan memutuskan jaring-jaring yang dibuat Ryuga. Dari atap muncul magic circle memenuhi ruangan dan meteor besar menghantam Ryuga.
__ADS_1
"Manipulation molecul: Asmodium!"
Tubuh Ryuga berubah menjadi warna jingga metalic dan dibombardir meteor bertubi-tubi.