SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 208 Secret Skill Switch Soul


__ADS_3

"Bye! Aku masih berbaik hati pada kalian. Tapi lain kali aku bunuh kalian," kata Fayfreya tertawa terbahak-bahak, dan melanjutkan dirinya terhisap dalam pusaran hitam, "Space Hole!"


Vanya berhasil menarik tubuh Rany ke dekatnya bersama yang lain, "Ini yang bisa aku lakukan sebagai langkah terakhir dan mungkin kita akan mati bersama. Area Extreme Heal!"


Tubuh Raras, Filza, Angelina, Rany, dan Anilika di selimuti aura hijau pekat. Di saat itu juga Vanya kehabisan energi Veda dan pingsan dalam keadaan sudah menarik parasut. Mereka berenam terombang-ambing di atas udara.


Skill Area Extreme Heal milik Vanya bukan hanya memulihkan 100% target dalam areal 100 meter tapi juga menambahkan energi Veda sebanyak 25%.


***


Forsaken Hotel.


Ryuga yang sudah diminumkan 10 heal potion dan 10 stamina potion belum juga, bangun. Hal itu membuat Boy khawatir, ditambah Raras, Filza, Angelina, Rany, Vanya dan Anilika tidak menjawab pesan darurat dari Boy.


Boy sudah melakukan segala cara untuk membangunkan Ryuga, mulai dari mengentuti Ryuga dengan menempelkan pantat Boy tepat di depan hidungnya, menempelkan usapan ketiak di hidung Ryuga, bersendawa keras dengan bau khas milik Boy sampai menampar-nampar pipi Ryuga.


"Uugh ... Kenapa kepalaku sangat sakit dan aku bermimpi mencium bau aneh." Ryuga memegangi kepalanya dan mengerjapkan mata.


Raut wajah Boy pucat setelah mendengar Ryuga mengatakan yang telaj diperbut meski itu adalah mimpi buruk Ryuga.


"Bos, lebih baik kita bergegas. Raras, Filza, Angelina, Rany, Vanya dan Anilika tidak menjawab pesan darurat milikku, ini sudah satu jam," jelas Boy panik.


"Oh, begitu?" Ryuga membalas penjelasan Boy dengan ekspresi datar, tentu saja membuat Boy kesal.


"Bos, ini masalah gawat. Kenapa malah sesantai ini?" Boy semakin kesal dan menggoyang-goyangkan tubuh Ryuga.


"Hei, tenanglah. Apapun kondisinya kita harus berkepaal dingin, paham!" Ryuga menatap tajam Boy dan membuatnya langsung ciut. Kemudian Ryuga melanjutkan dengan memejamkan mata memaksimalkan potensi Eagle Eye dan White Eye secara bersamaan, "Fusion Power: Eagle Eye And White Eye!"

__ADS_1


Kedua mata Ryuga membelalak dan bergerak sangat cepat seperti mesin slot. Kedua matanya berubah warna pupil menjadi biru terang dengan motif kompas delapan arah mata angin.


[Vision Eye adalah mata hasil penggabungan Eagle Eye dan White Eye memiliki kemampuan melihat jarak jauh tanpa batas dan mampu menembus benda padat apapun bahkan di dalam kegelapan. Penggunaan mata ini mempunyai durasi 5 menit dan membutuhkan 100 poin energi Veda/detik]


Ryuga segera memfokuskan kedua matanya menembus jarak jauh mencari keberadaan Raras, Filza, Angelina, Rany, Vanya dan Anilika. "Boy, kita langsung pergi. Trickster!" Ryuga mengernyit dan langsung memegang tangan Boy lalu berteleportasi ke tempat mereka berenam di tengah-tengah laut.


Mereka berenam sedang mengambang dilaut dan mulai tenggelam. Mereka berenam masih pingsan, Boy langsung sigap, "Giant Form!" serunya.


Boy langsung membesarkan tubuhnya menjadi raksasa dan menaruh mereka berenam di genggaman tangannya.


"Bagus Boy." Ryuga mengacungkan jempol yang kini berada di pundak Boy.


"Divine Beast Form: Blue Eyes Ultima Form!" seru Boy mengubah dirinya menjadi naga biru berkepala tiga dengan Armor Cyborg Armor Trans-Uniform berwarna putih.


Mereka berenam berada di punggung Boy bersama Ryuga, "Bos, kita akan terbang kemana?" tanya Boy dengan suara berat.


"Kita kembali ke sektor Nagana untuk membersihkan pusara," jawab Ryuga yang tidak mengetahui jika pusara Dragon Den telah tiada dan kepemimpinan sektor Nagana sekarang dipimpin oleh Freya yang dirasuki jiwa Fayyed jadi lebih tepatnya Fayfreya.


Mereka berenam akhirnya bangun secara serentak dan yang pertama kali menyesal adalah Rany.


"Ryu, maafkan aku. Aku tak bisa menjaga Yamato." Rany membanting pandangannyan ke bawah dengan sendu dan sangat menyesal.


"Kenapa dengan kalian? Apa yang terjadi dengan Yamato?" tanya Ryuga menyelidik.


"Ryu, kita telah disergap oleh wanita yang cukup kuat. Padahal kita mengeroyoknya, targetnya adalah Yamato," jawab Filza sendu.


"Sial, aku sudah menduganya." Ryuga mengeraskan rahang dengan mengepalkan tangan dan melanjutkan, "Aku benar-benar terlambat dan ceroboh tidak memperkirakan kekuatan dia."

__ADS_1


Kira sudah memberikan semua informasi penyelidikan pada Ryuga, diantaranya tentang hilangnya Queen Freya dan melemahnya Lord Athena.


Kira memang sudah menemukan benang merah antara kejadian itu dan Fayyed. Tapi alasan Fayyed menculik Queen Freya dan melemahnya Lord Athena masih menjadi tanda tanya besar oleh Kira.


Dari analisa tersebut akhirnya Ryuga setelah melihat data Fayyed dan mencocokan dengan Gladys sebagai salah satu keturunan Klan Kusuma. Bahwa Fayyed kemungkinan besar memiliki skill rahasia klan Kusuma yaitu skill Switch Soul.


Skill Switch Soul adalah kemampuan memindahkan jiwa tubuh sebelumnya ke tubuh target, asal tubuh dari jiwa target tersebut dalam keadaan lemah. Tanpa batas waktu dan penguasaan penuh pada tubuh target.


Rencana Fayyed benar-benar licik. Tapi kelemahan skill tersebut adalah jika tubuh aslinya dibunuh maka jiwa yang menghinggapi tubuh target juga akan mati.


"Boy, tambah kecepatannya. Kita harus bergegas," titah Ryuga dan menanggukan tiga kepalanya lalu mengepakan sayapnya kuat-kuat.


Kemudian melanjutkan memberikan masing-masing 10 botol hijau dan 10 botol biru, "Tugas kita adalah mencari tubuh orang ini. Namanya Fayyed Kusuma setelah kita sampai di sektor Nagana. Jika langsung menemukannya, bawa padaku secepatnya."


"Terima kasih bos. Siap bos!" sahut Raras, Filza, Angelina, Rany, Vanya, Boy dan Anilika serentak setelah melihat proyeksi foto identitas Fayyed di jam tangan ruang mereka masing-masing.


"Bos, bukankah ini ASSAT sektor Nagana?" tanya Angelina.


"Betul," jawab singkat Ryuga dan melanjutkan dengan menyeringai kesal, "Dia yang sudah membuat orang di sektor Nagana bahkan dunia kerepotan beberapa saat yang lalu."


"Jadi dia orang yang membuka portal?" timpal Raras.


"Ya, bahkan bisa lebih dari itu. Entah rencana apa yang sedang dia jalankan dengan mencuri Yamato dari Rany. Tapi aku merasa firasat buruk bahkan jauh lebih buruk." Ryuga berekspresi tegang bahkam sangat tegang, bukan seperti Ryuga pada umumnya.


"Ini semua salah-"


"Cukup Ran. Tidak ada kata menyesal di dalam kamus anggota Guild Storm Gravity!" tegas Ryuga dengan nada tinggi dan melanjutkan memberika. Enzilong pada Rany, "Itu untukmu dan senjata barumu."

__ADS_1


Penyesalan Rany seketika bertambah, "Lalu denganmu bagaimana?"


"Aku masih ada ini." Ryuga mengeluarkan Dagger Flute dan Highlander Dagger.


__ADS_2