SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 158 Pusara 2


__ADS_3

Monster penjaga kotak emas itu lalu mengucapkan sesuatu yang tak dimengerti bahasa pada umumnya seperti mantra.


Dari dalam kotak muncul bola emas kehitaman. Lalu retak dan menjadi 7 bagian. Bagian-bagian itu menjadi bola hitam dengan motif bola didalamnya ada garis putih, mulai dari garis 1 sampai dengan garis 7.


Zoyi mendapatkan bola hitam bergaris 1, Drown mendapatkan bola hitam bergaris 2, Zayd mendapatkan bola hitam bergaris 3, Ruksa mendapatkan bola hitam bergaris 4, Aditia mendapatkan bola hitam bergaris 5, Malika mendapatkan bola hitam bergaris 6, dan Gardosen mendapatkan bola hitam bergaris 7.


Bola-bola masuk ke dalam tubuh mereka dan mengubahnya menjadi manusia aneh bentuknya.


Kulit mereka bertujuh putih pucat seperti badut, gigi-gigi mereka dan lidah mereka cukup panjang, kelopak mata mereka juga hitam.


Mereka memiliki rambut acak panjang dengan warna pupil yang sama, merah dikanan dan biru di kiri. Urat otot di sekujur tubuh mereka berwarna ungu dan ruam akar di sekitar kelopak mata mereka juga berwarna ungu.


Mereka bertujuh seperti badut gila dan psikopat, tertawa jahat sangat nyaring di dalam pusara. Penjaga kotak emas itu menghilang setelah berhasil membuat anggota Gardosen yang nanti akan dikenal sebagai penjahat sadis bernama Danger Psycho Seven disingkat DPS.


Mereka berhasil dikalahkan dan itu tidak mudah, yang mengalahkannya tentu Agito dan Vera dengan taruhan nyawa mereka berdua.


Tapi Zayd atau Jester berhasil kabur dan tidak mengetahui jika Zayd adalah Jester.


Zoyi, Drown, Malika, Ruksa, Gardosen, dan Aditia berhasil selamat. Tapi hanya Gardosen yang tidak mengalami koma setelah pencabutan pecahan Universe Ball karena adanya senjata dewa Armor Vest Of God Earth di tubuh Gardosen.


Zayd membawa 7 pecahan itu dan bersembunyi di balik kekuasaan Gardosen untuk membangkitkan,


Zoyi sebagai Shraka (Bola hitam bergaris 1), Malika sebagai Gyldwein (Bola hitam bergaris 2), Aditia Sebagai Frasez (Bola hitam bergaris 4), Gardosen sebagai Afkham (Bola hitam bergaris 7), Drown sebagai Dilika (Bola hitam bergaris 5), Ruksa sebagai Bilevin (Bola hitam bergaris 6) dan Zayd sebagai Jester (Bola hitam bergaris 3).


Flashback end


***


"Crazy storm!"


Kira bertarung dengan Afkham dan menyabet Redblackball mode katana merah sangat cepat. Afkham hanya menangkisnya dengan lengan yang sudah diselimuti oleh armor yang terbuat dari batu logam Excalium yang hanya ada di dalam portal Memory Of Heaven.

__ADS_1


'Trang-trang-trang!'


Afkham menyunggingkan senyum, lalu mengejek Kira, "Apakah hanya itu kemampuan Jendral Regalia? Sungguh lemah!"


"Gravity!" Kira dan Gardosen serentak meneriakan skillnya.


Keduanya ditarik gravitasi yang sangat kuat. Masing-masing memberatkan beban gravitasi untuk menjatuhkan satu sama lain.


"Aaaargh ...!" Keduanya meraung keras menahan beban gravitasi yang semakin kuat, mulai dari dua kali gravitasi bumi hingga meningkat menjadi 20 kali gravitasi bumi.


"Aku takan kalah! Cepat keluar dari tubuh Lord Gardosen, atau aku akan memaksamu keluar, bangsat!" Kira berteriak dengan lantang disela-sela tubuhnya yang tertarik gravitasi 21 kali gravitasi bumi oleh skill Afkham.


"Dia yang menerimaku. Maka tak salah aku menguasai tubuhnya, ha-ha-ha .... Seharusnya dia sangat senang aku memberikannya kekuatan," kata Afkham tertawa jahat. Dia sama sekali biasa saja, walau Kira menaikan beban gravitasinya sampai 22 kali lipat.


"Kau itu hanya parasit yang merusak tubuh Lord Gardosen. Selama ini dia sakit karena ulahmu, bangsat! Aaaargh ...! Gravity kick!"


Kira berhasil lepas dari tarikan 35 kali gravitasi bumi yang dibuat oleh Afkham dan menendangnya hingga terpental jauh.


"Teleportation space!"


Kira berteleportasi dan muncul di belakang tubuh Afkham yang masih melesat. Kira menyabet punggung Afkham sekuat tenanga, yang terlindungi armor danger psycho seven.


'Dang!'


Tubuh Afkham kembali terpental menabrak Winged Garuda Phoenix. Afkham menyeringai licik meski dengan nafas tak beraturan, "Absorb dimension!"


Di atas tubuh besar Winged Garuda Phoenix muncul lubang coklat dan menyerapnya. Lalu tubuh Afkham juga terserap, tarikannya sangat kuat hingga menyerap Geminu juga masuk ke dalam lubang portak coklat.


"Tidaak ...!" Kira berteriak keras dan berteleportasi ke tempat Geminu untuk menggapai tangan Geminu, supaya tak masuk lubang coklat. Tapi sayang Kira terlambat, Geminu masuk ke dalam lubang coklat seperti Afkham dan Winged Garuda Phoenix.


"Aku sudah mendapatkan tubuh baru, ha-ha-ha ...." Afkhan tertawa jahat dan suaranya menggelegar. Bersamaan itu pula keluar dari dalam portal hitam tubuh Lord Gardosen dan Ancient Beast Ball Garuda Phoenix.

__ADS_1


Kira kembali ke permukaan tanah dengan terduduk lemas. Baru saja ia mencintai wanita dan ingin menikahinya, setelah bisa melewati portal ini. Dengan terpaksa ia harus berpisah.


"Sial, sial, sial! Kenapa aku tidak bisa memprediksinya. Sayang!" Kira berteriak keras di dalam portal dan menangis, air mata membanjirinya.


Filza menghampirinya dan menepuk pundak Kira untuk menenangkannya. "Guru, kami akan membantu menemukan Queen kami janji."


Filza menautkan tangan, untuk melepaskan kristal abadi yang mengurung tubuh Josephine, Ryuga, dan Vanya.


Vanya mengerjapkan mata, begitu juga Ryuga. Tapi Josephine masih belum siuman. Vanya bangkit segera meminum stamina potion agar bisa mengalirkan energi penyembuh pada Josephine, "Extreme heal!"


Tubuh Josephine diselimuti aura hijau pekat, lama-kelamaan tubuhnya yang masih memiliki luka sayatan, menutup perlahan.


Filza juga segera mendekati Ryuga yang jalan agak terhuyung. "Apa yang sebenarnya terjadi sayang?" tanya Ryuga memegangi kepalanya yang masih pusing.


"Aku ceritakan nanti saja, kita harus bergegas keluar. Pintu portal telah terbuka, dan ini. Sayang pasti mencarinya bukan?" Filza memberikan Ancient Beast Ball.


"Terima kasih sayang. Tapi aku juga harus mengambil 3 Emperor Deity Ball yang Josephine simpan. Aku takut jika berada di tangan Josephine, ia akan mengalami kerasukan monster. Hanya aku yang bisa membawa Ancient Beast God tersebut."


Ryuga berbohong, padahal ia hanya ingin menguasai itu sendiri. Jika memang Josephine menginginkan Garuda Phoenix, maka itu harus dengan persetujuan Ryuga juga. Bukan atas kehendaknya sendiri.


Filza memapah Ryuga dan mendekat Josephine yang masih diobati oleh Vanya. 3 Emperor Deity Ball, Josephine simpan di dalam jam tangan ruang.


Saat itu pula melihat tubuh Zayd penuh luka dan membuat Ryuga heran, "Kenapa Zayd ada disini?"


Kira masih terduduk lemas, dan menangis sesenggukan. "Guru juga kenapa sayang?"


Filza sudah tidak bisa menahan lagi dan menghembuskan nafas kasar, "Queen ditangkap Afkham dan mengambil tubuhnya. Ternyata Lord Gardosen adalah wadah tubuh Afkham. Entah mereka apa dan juga Zayd adalah wadah tubuh dari Jester. Kita akan menginterogasi Zayd setelah dia sembuh dan sadar."


"Baiklah, aku akan mengambil dahulu Emperor Deity Ball yang tersisa. Kamu bawa Guru keluar, dia pasti sangat terpukul. Gravity!"


Ryuga membuat tubuh Zayd dan Lord Gardosen melayang. Lalu mendekati Josephine yang sedang mengerjapkan mata dan duduk di samping Vanya dengan baju compang-camping.

__ADS_1


__ADS_2