SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 143 Balas Dendam


__ADS_3

Tolong tinggalkan like dan koment. Biar author semangat dan memahami kekurangan author agar bisa meningkatkan karya-karya author di chapter-chapter selanjutnya.


Jika berkenan berikan gift dan vote, terima kasih kepada kakak-kakak yang sudah memberikan dukungannya. Salam cinta selalu dari author BE SA BLENG


--------------------------------------------------


Setelah kepulan asap mereda, barulah terlihat cekungan kawah yang sangat dalam. Josephine menghilangkan 3 pasang sayap hitamnya, dan turun perlahan. Matanya tertuju pada bola transparan seukuran bola baseball bermotif tanah. namanya emperor bantala ball.


"Apakah ini bisa digunakan? Atau bisa memanggil sesuatu? Atau memang pecahan yang harus dikumpulkan? Ah ,sudahlah. Lebih baik aku simpan, mungkin bermanfaat nanti," pikirnya.


***


Piramida Bajra.


Akhirnya waktu balas dendam tiba, Lord Viktor terbang melayang, memakai armor berwarna biru dengan garis merah dan helm armor bertanduk kerbau berwarna hitam, di tangan kanannya membawa palu besar berwarna biru atau Blue Hammer.


Begitu melihat Lord Viktor, Ryuga langsung geram dan mengeraskan rahang. Skill archangel demon wing, Ryuga non aktifkan dan Mirage Sword serta Eterna Sword menghilang. Yamato Ryuga keluarkan dari inventori sistem.


Lord Viktor yang sedang melayang dengan kepakan sayap petirnya menatap jijik Ryuga dan berkata, "Sampah tetap sampah! Pecundang tetap pecundang. Meskipun punya 4 senjata dewa, tetap saja kamu itu hanya lalat. Thunder crush!"


'Cwuszh!' Tubuh Lord Viktor berkedip dan muncul di depan Ryuga, lalu menghantamkan palu besar yang diselimuti petir yang bergemercik.


'Boom!' Hantaman palu besar hanya mengenai permukaan besi. Ya, benar semua permukaan di piramida Bajra adalah besi, bukan tanah.


Ryuga menyunggingkan senyum dan bersiap menyerang. Ia sudah menjauh dari Lord Viktor lusinan meter dengan skill trickster, "Rapid slash!"


Ryuga melesat secepat kilat ke arah Lord Viktor, dan melakukan tebasan beruntun. Lord Viktor refleknya sangat cakap, semua tebasan cepat itu berhasil ditangkisnya.


'Trang-trang-trang!' Muncul percikan api, dan petir disekitar tubuh mereka berdua. Dentingan suara dua senjata terus beradu, hingga ratusan gerakan mereka pertontonkan. Mata biasa tak mampu melihat mereka yang muncul dimanapun. Kadang di permukaan besi kadang di udara.

__ADS_1


'Duar-duar-duar!' Hasil dari adu senjata tersebut meledakan areal sekitar, ketika mereka berdua muncul. Bahkan membuat banyak cekungan kawah besi dimana-mana.


"Ini masih awal cecunguk." Lord Viktor mengembangkan senyum dan masih terus meladeni serangan Ryuga. "Raijin armor!"


Tubuh Lord Viktor diselimuti petir hijau, reflek tubuhnya semakin cepat, itu ditandai dengan tubuhnya yang semakin membesar dan urat ototnya semakin menonjol.


'Bang! Boom!'


Tubuh Ryuga, tepat di dadanya terkena hantaman palu dan membentur permukaan besi hingga memunculkan cekungan kawah sedalam 5 meter serta diameter 10 meter.


"Guhak!" Ryuga memuntahkan darah cukup banyak, tulang rusuknya hancur, dan nafasnya tak beraturan. Tapi Ryuga tetap tersenyum licik, satu hembusan nafas kemudian tubuh Ryuga pulih semula, berkat efek tubuh emperor ancient beast god.


[Tubuh juragan berhasil dipulihkan. Setelah juragan naik level, regenerasi penyembuhan tubuh juragan pulih dalam satu detik]


Jarak Lord Viktor yang melayang hanya 2 meter dari Ryuga yang terkapar. Sebelum Lord Viktor melayangkan kembali skill thunder crusher. Ryuga menumpu pada kedua tangannya lalu menendang Lord Viktor tepat di dadanya hingga membuatnya terpental menabrak tiang-tiang penyangga menara sutet.


'Boom!'


Bukan hanya itu petir jingga tersebut menyebar ke segala arah di dalam wilayah piramida Bajra. Bahkan sampai ke wilayah utara dimana Kira, Gemusha, Filza dan Vanya berada saat ini.


'Zrrt! Duar-duar!'


"Awas!" Kira berteriak lalu membentuk pelindung dari redblackball, "Redblackball: Mode field!"


Bola pelindung berwarna merah kehitaman berdiameter 10 meter itu terus-terusan terkena hantaman petir jingga. Kira segera menenggak elixir potion, stoknya sangat melimpah setelah membunuh banyak monster Mechanoid.


"Guardian field!"


Filza juga membantu membentuk bola pelindung untuk melapisi bagian luar bola pelindung Kira.

__ADS_1


Vanya juga tidak tinggal diam, tangannya ditautkan, tanda wajik hitam menyebar ke seluruh tubuh menjadi garis-garis hitam. Lalu Vanya melompat dan menempelkan tangannya ke permukaan lapisan bola pelindung Kira. "Seal of eternity: Absorb force!"


Petir jingga terhisap masuk ke dalam tangan kanan Vanya yang muncul tanda segel bermotif mata dikelilingi lingkaran hitam.


Garis tanda segel di seluruh tubuhnya pun menyala terang, tubuhnya mengepulkan asap dan nafasnya tak beraturan setelah menghisap banyak petir jingga, "Huff ... huff ... huff ...." lalu suara nafas tak beraturan itu sayup dan hilang. Ternyata Vanya pingsan.


Tubuhnya yang terjatuh segera ditangkap Gemusha, "Vanya! Vanya! Kau tidak apa-apa?" Gemusha menepuk-nepuk pipinya dengan raut muka khawatir.


Kira mengelus lembut rambut Gemusa, "Tenang sayang, dia hanya pingsan. 5 menit lagi akan siuman," terangnya.


Sementara itu, sambaran petir jingga ditempat kira belum mereda. Ryuga menangkisnya dengan bantuan eternal gear yang diinstalkan seven demon core dan angel demon core. Setiap kali petir jingga itu menyambar, Ryuga menyilangkan tangan kanan untuk membentuk siluet perisai dan menyerap petir jingga tersebut.


Ryuga tertawa terbahak-bahak, serangan level maksimal kuasa Flash yaitu kuasa Zapdos mudah sekali dipatahkannya, bahkan dihisap mentah-mentah. "Ha-ha-ha ... dasar bodoh benar-benar bodoh, ha-ha-ha .... Kau pikir aku menantangmu tanpa persiapan? Cukup dengan pedang ini, akan aku cincang-cincang tubuhmu," katanya menyeringai.


Amarah Lord Viktor semakin memuncak, darahnya berdesir hingga ke ubun-ubun, raut wajahnya semakin geram dan berteriak dengan berapi-api, "Bedebah! Dasar binatang J4l4ng dari kumpulan orang terbuang. Detik ini juga aku akan habisi kau! Zapdos Beam!"


'Zrrrt! Glegar!'


Tangan kanan Lord Viktor menembakan petir jingga yang sangat besar ke arah Ryuga. Dengan tersenyum tipis Ryuga menangkisnya dan mengenai eternal gear, "Aiiih ... kamu memang belum mengerti juga siapa aku. Dasar tikus tanah! Biar aku perjelas supaya matamu yang belekan itu bisa melihatnya. Shadow dragon wrath!" cibirnya.


Tangan kanan yang dilapisi eternal gear, terus menangkis petir jingga dan membelokannya ke berbagai arah. Sambaran petir-petir jingga tersebut menghantam permukaan besi dan membuat ratusan cekungan kawah.


Lagi-lagi sambaran petir jingga juga sampai ke tempat tim Kira. Untung saja sudah ada dua bola pelindung dibuat oleh Kira dan Filza. Bahkan tiga bola pelindung yang dibuat oleh Gemusha.


"Dari skill-nya ini pasti ulah Lord Viktor. Kita harus bergegas ke arah Ryuga. Berbahaya jika ia bertarung dengan Lord Viktor sang maniak pertarungan," terang Gemusha dengan penuh ketegasan.


Kemudian melanjutkan, "Dia orang yang penuh dendam dan punya berbagai cara licik untuk menghancurkan lawan-lawannya. Padahal-"


"Ya, aku sudah tahu. Ini kesalahan Regalia King merekrut Viktor Balanesy sang politikus jahat masuk dalam jajaran Sangakama untuk memperkuat kerajaannya. Regalia King kecolongan dan sekarang, anaknya yang kena imbas," potong Kira menyeringai tajam.

__ADS_1


__ADS_2