SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 119 Konfrontasi


__ADS_3

Ryuga serius, tatapan mata sangat tajam pada Filza. Ryuga mengeluarkan yamato miliknya, "Mode Ninjato!" Yamato berubah menjadi pedang ninjato. "Doppelganger!"


'Boof! Boof! Boof!'


Seratus kembaran diri Ryuga muncul membawa pedang Ninjato. "Ultimate storm!" Ryuga yang asli di selimuti aura kegelapan yang sangat pekat dan berkobar-kobar seperti api yang membara. Kembaran diri Ryuga langsung melesat, mengepung dan menebas Filza secara bergantian


"Crystal frost spear!"


'Boof!' Filza membentuk tombak kristal es di tangan kanannya, lalu menangkis, membelokan serangan, dan menyerang balik kembaran diri Ryuga. Satu persatu kembaran diri Ryuga menghilang dari pandangan, menjadi kepulan asap, ketika tertusuk dan tertebas bilah tombak Filza.


Ryuga mengamuk, "Rage of extincion!" dari dalam tubuh Ryuga muncul siluet pilar berwarna ungu kehitaman dan di susul gelombang kejut dari dalam tubuhnya. Permukaan arena hancur, Filza terpental dan hampir saja keluar arena. Bajunya pun koyak, compang-camping, darah berlumuran di sekujur tubuhnya.


"Jika ini bisa menebus kesalahanku atasmu Ryu, aku rela. Huff ... huff ... huff ...." Filza memejamkan mata dengan nafas yang memburu, seluruh stamina dan energi vedanya terkuras habis, badannya juga ikut mematung.


Ryuga mendekati Filza, dan menempelkan telapak tangannya pada belahan gunung kembarnya. "Eternal absorb energy : power extraction!"


Sriing!


Ryuga bersiap menghisap semua kapsul kristal energi di dalam tubuh Filza yang selama ini menaikan level Divya Filza dari Divya level 0 menjadi Divya level 7.


"Jika itu yang kamu inginkan sayang, aku tak dapat menerimanya, aaaargh ...!" Tubuh Filza diselimuti aura berwarna biru pekat dan gelombang kejut keluar dari dalam tubuhnya mementalkan Ryuga.


'Boom!' Ryuga terpental sejauh lusinan meter, "Crystal sword!" Filza membentuk pedang kristal di tangan kanannya, dengan raut muka pasrah pedang itu ia tusukan ke perutnya sendiri. "Jika itu bisa membuatmu puas, maka aku menerima hukuman ini. Percuma saja kalau aku terus meminta maaf padamu atas semua kesalahanku. Senyummu lebih berarti dihatiku."

__ADS_1


'Jleb!'


"Tidaak ...!" Ryuga berteriak keras dan histeris, ia kembali kehilangan akal warasnya. Tanpa pikir panjang Ryuga berlari ke arah Filza dan mencabut pedang kristal itu dari perutnya.


"Guhak!" Filza memuntahkan banyak darah dari mulutnya. Mini dres berwarna putih berubah warna terbanjiri darah Filza itu sendiri. Seketika itu juga Filza dalam keadaan sekarat.


Semua penonton terhenyak termasuk para Sangakama, karena menyaksikan Filza tanpa ada yang tahu alasannya menusuk dirinya sendiri.


Selama satu minggu ini Filza mencoba meminta maaf pada Ryuga tapi tak pernah digubrisnya.


Akhirnya di saat Ryuga ingin menarik semua kapsul kristal dari dalam tubuhnya dan mengindikasikan memang Ryuga tak menginginkan Filza lagi di sisinya. Filza dalam sepersekian detik memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.


Menurutnya hanya kematianlah yang bisa menebus semua kesalahannya pada Ryuga satu minggu yang lalu.


Cwuszh!' Kira menteleportasikan Ryuga yang sedang menggendong Filza, serta semua anggota Guild Storm Gravity ke apartemen miliknya.


"Redblackball: Mode Yokto healing regeneration!" Redblackball menjadi bola transparan berdiameter 3 meter dan menyelimuti tubuh Filza serta melayang di atas ketinggian 1 meter.


Ryuga terduduk lemas dan menundukan wajahnya, seolah ia sangat menyesal telah mendiamkan Filza. Sampai-sampai karena kemarahannya pada Filza, Ryuga mau melucuti semua kapsul kristal energi dalam tubuhnya dan menjadikannya Divya level 0 kembali.


Semua anggota guild Storm Gravity kebingungan, tindakan apalagi saat ini agar bisa menenangkan bos besarnya itu. Selama satu minggu kemarin juga mereka berusaha untuk menghibur Ryuga tapi hasipnya nihil, Ryuga tak bisa seceria lagi seperti biasanya. Ditambah sekarang tambah stress dan depresi akibat kesalahannya sendiri.


Kira menepuk pundak Ryuga, "Apakah kamu tahu alasan Filza meninggalkanmu?" tanya Kira tersenyum tipis.

__ADS_1


Ryuga mendongakan kepalanya ke arah Kira dan menggeleng pelan, "Tidak," jawab Ryuga dengan lirih dan suara agak parau karena terlalu banyak air mata yang sudah ia tumpahkan.


"Filza meninggalkanmu, karena ia diancam oleh Lord Viktor, jika masih bersamamu maka kamu akan dihabisi oleh pasukan sektor Martapura! Apakah kamu mengerti?" ungkap Kira membuka semua kejadian sebenarnya.


Selama ini Filza dan Rany tak mencerikannya karena takut jika dicertikan maka Ryuga akan bereaksi untuk membalas dendam. Filza dan Rany tahu betul watak Tyuga, jika sudah menyangkut keluarganya yaitu guild Storm Grvity, cara apapun ia tempuh meski harus berhadapan dengan salah satu Sangakama.


"Hahahahaha ...!" Tiba-tiba emosi Ryuga berubah dan tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan Kira. "Jangan bercanda, Queen twins Geminu dari sektor Sangakama Majapahit dan Lord Alfred De Levigny dari sektor Sangakama Trunyan saja sudah aku kalahkan, hahahaha ...."


"Apa buktinya?!" Semua anggota guild Storm Gravity dan Kira mengernyitkan dahi, seolah ia tak percaya yang dituturkan Ryuga.


Ryuga mengeluarkan glove of universe Riveros, glove of universe Sunblast, dan crown of god dari eternal gear. "Ini buktinya, kalian tahu kan senjata apa ini? Dan punya siapa?" tanya Ryuga menyunggingkan senyumnya.


"Ti-tidak mungkin?!" Semua orang menjatuhkan rahangnya dan membulatkan mata melihat tiga senjata dewa yang dipakai oleh Ryuga. "Bagaimana mungkin tiga senjata itu berada ditanganmu, Ryu?"


"Ya mungkin saja, jika kekuatan yang berbicara. Apa kamu lupa? Aku yang membuat kalian semua menjadi Divya level 6, tanpa bersusah payah. Sekelas Regalia King saja tak mampu melakukannya pada orang lain, hanya aku satu-satunya Divya. Tidak, Regalia God yang bisa melakukannya, hahahaha ...!" Ryuga melayang satu meter dan tertawa sombong sambil menepuk-nepuk dadanya.


Wajar saja dia sombong, 3 Sangakama Ryuga sudah tumbangkan meskipun harus menguras habis saldo miliknya. "Aku percaya padamu Ryu. Terima kasih telah memberiku kekuatan. Tapi bagaimana langkah selanjutnya untuk Filza? Menurutku dia tidak bersalah, dia sangat mencintaimu, dia tak ingin kehilanganmu. Karenanya ia meninggalkanmu supaya aman dari pasukan sektor Martapura dan Lord Viktor," jelas Rany.


"Aku akan membalas dendam pada Lord Viktor," tegas Ryuga dengan sorot mata yang tajam. Kemudian melanjutkan dengan mengeluarkan Yamato dari eternal gear dan 3 senjata dewa ia simpan kembali ke dalam eternal gear, "Kalian tinggalah disini. Aku takan melibatkan kalian dalam masalah ini."


Kira hanya diam membisu, tak bisa mencegah muridnya ini. Ryuga sudah tidak dapat dihentikan setelah Kira mengetahui jika Ryuga memiliki 3 senjata dewa atau ancient weapon god.


'Cwuszh!' Tanpa pikir panjang, Ryuga berteleportasi dengan skill trickster ke velodrome arena. Pertandingan dihentikan dan tentu saja membuat penonton keceea berat dan sedang membubarkan diri.

__ADS_1


__ADS_2