SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 155 Eternal Slayers VS demon Archion Bagian 3


__ADS_3

Suara ledakan, dentingan pedang, gelombang kejut berada di mana-mana. Kadang di langit, kadang di permukaan tanah. Mereka terus beradu ribuan skill tapi belum ada tanda-tanda satu pun siapa yang terdesak atau akan kalah.


Nafas mereka juga sama sekali tak beraturan dan kondisinya normal. Walau terus bergerak dengan kecepatan cahaya.


"Infernal Spear: Hauntted Shock!"


Josephine menyerang tiba-tiba dengan memunculkan tombak javelin besar dan tepat menghantam Ryuga. Dengan sigap Ryuga menepisnya hingga gesekan bilah Yamato dan ujung tombak javelin memercikan api dan petir.


'Duar!'


Tombak javelin berhasil dibelokan, Josephime muncul di belakang Ryuga, "Vengeful sword: Death star!"


Josephine membentuk magic seal lalu terlrmparlah Vengeful sword dari dapam magic seal dan bersiap menusuk Ryuga dari belakang.


"Summoning: Eternal sword!"


Serangan Josephine berhasil ditangkis oleh 10 siluet pedang berjenis longsword berwarna ungu yang memutari tubuh Ryuga. Dengan tawa jahatnya, Ryuga berkata, "Aku akui kau memang dan sebanding denganku. Tapi kamu lupa wujud iblis Demon Archionmu punya batasan."


Ryuga sudah menganalisa dengan baik, setiap senjata Infernal yang Josephine keluarkan, menghilangkan satu pasang sayapnya.


Sementara di menara Deep Ocen lantai bawah tanah, energi Veda yang dikumpulkan dari Josephine untuk Winged Garuda Phoenix yang masih tersegel di dalam ancient beast ball, sedikit lagi penuh.


Afkham dan Jester bersiap melepaskan Winged Garuda Phoenix salah santu ancient beast god. Tapi sebaliknya tanpa disadari oleh Josephine, kondisi tubuhmya semakin lama semakin memburuk ditandai dengan berkurangnya setiap pasang sayap yang berkibar di punggungnya.


'Bam!'


Ryuga memukul perut Josephine dengan gagang Yamato. "Guhak!" Josephine memuntahkan darah. Di saat itu pula Ryuga tidak membunuhnya tapi memukul Josephine bertubi-tubi dengan tangan kirinya. Kesal kenapa Josephine mengingkari janjinya.


'Bam-bam-bam!'


Josephine yang sedang limbung dan tubuhnya tidak seimbang pasrah saja ia terus dipukul oleh Ryuga. Di dalam hati paling dalam, Josephine pasrah dan ia berhak menerimanya.


Walaupun tubuh dan pikirannya sudah dikendalikan ras Demonia di dalam tubuhnya. Tapi hatinya masih menyayangi Ryuga, sahabat yang banyak menolongnya.


'Bang!'

__ADS_1


Josephine mengelurkan Death Scythe untuk menangkis pukulan Ryuga. Bersamaan itu pul sayapnya hilang sepasang.


Udara di seluruh wilayah portal mengalami kenaikan suhu dari 21 derajat terus meningkat setiap 5 menit 1 derajat.


Akira dan Tim Kira masih berada di dalam kubah pelindung agar mereka tetap selamat.


Vanya yang merasakan aneh dengan tubuh Josehine, ingin keluar dari kubah. Tapi langsunhg dihentikan oleh kira, "Vanya, jangan keluar. Di luar kubah ini sangat berbahaya. Bisa saja kau terkena serangan mereka," tunjuknya ke arah Josephine dan Ryuga.


"Tapi guru, aku harus menghentikan pertarungan mereka. Josephine dalam keadaan sekarat. Tubuhnya sudah tak lagi mampu menahan bentuk iblisnya," sergah Vanya.


"Dia baik-baik saja, lihatlah!" Gemusha menunjuk Josephine yang mulai membuat Ryuga terdesak.


"Kamu tidak mengerti Queen. Lihat sayapnya terus berkurang, hanya tersisa 2 pasang sayap. Dan apakah kalian tidak menyadari energi kehidupan Josephine semakin melemah." Vanya menggeleng dengan berteriak. Ia memaksa ingin keluar. Tapi sayang Ryuga ingin menghabisi Josephine.


"Angry glory dragon!"


Josephine terpental jauh, meski sebelumnya mampu membuat Ryuga terpojok. Sesaat kemudian naga emas memutari tubuh Ryuga, naga emas tersebut mempunyai panjang 10 meter di kelilingi 7 bola berbeda warna dan mempunyai motif setiap elemen.


Yamato yang sebelumnya tertancap di tanah, melayang dan masuk ke dalam mulut naga emas tersebut.


Tangan kanan Ryuga di hadapkan ke depan. Naga emas itu melesat ke arah Josephine, diiringi deru angin dan fluktuasi udara.


Langit menjadi sangat gelap, petir emas terus menyambar-nyambar di seluruh wilayah portal memory of heaven yang sudah rata dengan tanah dan hanya menyisakan menara Deep Ocean.


Tanah ikut bergetar, bahkan kubah pelindung yang dibuat Akira sedikit retak di berbagai sisi. Akira hanya menggeleng, kekuatannya bisa dikikis oleh Ryuga, "Siapa sebenarnya dia? Tapi aku merasa dia ada hubungan darah dan batin padaku?" gumamnya.


Josephine juga tidak mau kalah melemparkan Death Scythe tapi langsung diterkam oleh Naga emas dan hancur. Josephine mengeluarkan Exodus Sword dan terpegang di tangan kiri.


Ia melesat cepat dan menebas bertubi-tubi Naga emas. Tapi bukannya tersayat malah Exodus sword hancur berkeping-keping.


"Destruction!"


Josephine tubuhnya diselimuti aura merah terang dan kuku-kukunya memanjang tajam. Lalu mencakar-cakar cepat seluruh bagian tubuh Naga emas dari kepala hingga ekor. Lagi-lagi kuku-kuku tersebut juga hancur karena kulit naga emas terlalu keras.


Sayapnya berkurang lagi satu pasang, kondisinya semakin melemah. Tapi tubuhnya menolak untuk berhenti.

__ADS_1


"Chaos power!"


Josephine berteleportasi ke langit di atas ketinggian 1000 meter dan membentuk bola hitam dialiri petir putih. Daru ujung jari kanannya muncul bola hitam, semakin lama semakin besar hingga mencapai 200 meter diameternya.


Bola besar itu di arahkan ke Naga emas yang sekarang terbang melesat ke arah Josephine.


'Swush!'


Seluruh tanah di wilayah portal Memory Of Heaven bergetar hebat dan kerikil-kerikil terangkat. Fluktuasi udara terus meningkat dengan ditandai deru angin dan sambaran petir.


Naga emas dengan penuh percaya diri menerjang bola hitam. Bersamaan itu pula semua sayap Josephinr hilang dan perlahan matanya terpejam. Tubuhnya pingsan dan siap meluncur ke permukaan tanah.


'Bookoom!'


Ledakannya menghempaskan apapun bahkan menara Deep Ocean bagian atas. Gelombang kejutnya juga menghempaskan permukaan tanah hingga semuanya membentuk retakan di dalam wilayah portal.


Kira, Filza, Gemusha, Inusha, Vanya, dan Akira bersiap dengan datangnya gelombang kejut yang tiada henti menghempaskan mereka, meski di dalam kubah pelindung.


Kubah pelindung yang dibuat Akira hancur di susul kubah yang dibuat oleh Kira juga ijut retak.


"Semuanya ayo buat pertahanan!" seru Filza. "Guardian Ocean!"


"Helios Field!"


"Seven seas: Water defense, string defense, poison defense, steam defense, crystal defense, frost defense, riveros defense, Ocean defense!"


"Seal of eternity: Milky way chain!"


"Devastation field!"


Filza membentuk golem kristal 7 samudra lalu tubuhnya memeluk kubah pelindung Kira. Disusul Gemusha membentuk bola pelindung dari tujuh api dan membentuk kubah.


Inusha juga membentuk 7 lapisan kubus di luar kubah pelindung yang dibuat oleh Gemusha. Dari punggung Vanya keluar ratusan rantai berujung bilah tombak dan membentuk kubah pelindung.


Dan terakhir Kira membentuk bola pelindung berwarna putih menyelimuti semua kubah pelindung yang dibuat Filza, Vanya, Gemusha dan Imusha.

__ADS_1


Akira kagum dengan kerja sama tim Kira mengingatkan pada keluarganya organisasi Senso No Haijo.


__ADS_2