
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa Light, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Light. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa Light]x2
[Terdeteksi Boss Monster]
----------¤----------
Nama: Azulong
Level: Palladium
Elemen: Hell
Ras: Warbeast
Skill:
[Hellflame yaitu Azulong menciptakan ledakan api hitam secara acak selama 5 detik]
[Summoning: Hellflame General yaitu Azulong memanggil jendral neraka. Durasi pemanggilan 15 menit]
[Hell Aura yaitu Azulong meningkatkan daya rusak menjadi 200% selama 10 detik dan tubuhnya terselimuti aura berwarna merah pekat]
[Hellchain Absorb yaitu Azulong melemparkan rantai yang membelit tubuhnya pada target. Target yang terjerat, energi vedanya akan langsung terhisap setiap 1 detik 1000 poin veda]
----------¤----------
Suara ledakan seperti meriam terdengar disertai loncatan lahar dari gunung yang paling tinggi.
Dari dalam kawah keluar naga panjang, sepanjang 100 meter berwarna biru transparan memiliki delapan kaki 10 pasang sayang malaikat dengan warna biru transparan juga.
Tubuhnya dililit rantai dari leher sampai ekor, mukanya memakai helm berwarna biru dengan guratan petir berwarna kuning dengan satu tanduk. Juga memiliki kumis dan jenggot sangat panjang.
Azulong melesat ke arah kawanan yang sedang berkumpul. Ini adalah tes yang diberikan Ryuga, mereka harus melumpuhkan Azulong alias membunuhnya.
Mereka bertujuh sama sekali tidak mempunya senjata untuk melawan Azulong.
"Storm Blade!"
Friska menembakan badai yang sangat kuat ke arah Azulong untuk menghentikan lajunya. Tubuh Azulong terbungkus badai yang memunculkan ribuan siluet sabit yang mencoba menyayat setiap inchi tubuhnya.
Suara sayatan itu terus terdengar keras, bahkan bergemericik ketika mengenai rantai.
"Great Scarlet Anihiliation!"
Holdum dari jarak 50 meter, menyemburkan api ungu yang sangat besar dsn bertekanan tinggi. Membantu serangan Friska, efek api ungunya tambah membara.
__ADS_1
"Hellflame!"
Azulong melepaskan ledakan api hitam secara acak dan beruntun. Satu ledakan menciptakan kawah seluas 10 meter disertai api hitam yang menjulang ke langit, efeknya juga memunculkan gelombang kejut sejauh 30 meter.
"Berlindung! Bahamut Field!"
Kozaru menyelimuti setiap temannya dengan bola pelindung. Tapi serangan itu terlalu kuat, bola pelindung berwarna jingga itu perlahan retak.
Pertama Veesaki terpental terkena gelombang kejut dan pingsan, selanjutnya Virga juga ikut terpental, nasibnya sama seperti Veesaki.
"Ah, sial! Dasar lemah." Ryuga geram melihat pasukannya lagi-lagi terkapar.
"Haunted Shock!"
Jarred menjatuhkan Infernal Spear dari magic rune berwarna ungu di atas kepala Azulong tiba-tiba muncul, ukurannya lebih besar dari punya Josephine dan Ryuga.
Dengan mudahnya, Infernal Spear ditangkis menggunakan kibasa ekor dan membalik ke arah Enisha. Ia tidak bisa lagi mengelak karena kehabisan energi Veda, walau sudah diselimuti bola pelindung jingga.
Bola pelindung hancur dan Enisha terpental lalu pingsan. Holdum, Kozaru, Jarred, dan Friska geram, tiga temannya dibuat terluka. Mereka tidak bisa menyerang Azulong secara langsung, karena tubuhnya pasti keras.
"Chaotic Spark!"
"Gale Bazooka!"
"Great Scarlet Ball!"
Kozaru melesat ke arah Azulong dengan mengangkat jari, dari atas tubuh Azulong muncul magic rune seluas 50 meter. Dari dalamnya memunculkan ekor naga yang sangat besar, Azulong menyadari jika dirijya akan diserang.
"Hell Aura!"
Dia membalas dengan kibasan ekor, dua kibasan ekor naga berbenturan. Ekor naga Zevalux hancur oleh kibasan ekor Azulong dan menimbulkan gelombang kejut yang menghempaskan areal seluas 50 meter.
"Hellflame!"
Azulong membalas serangan lagi dengan melemparkan ledakan api hitam secara acak dan beruntun dua sampai tiga ledakan api dalam radius 100 meter.
Azulong terbang perlahan sambil terus melemparkan ledakan api hitam, agar jangkauannya lebih mendekat pada Ryuga, Kozaru, Holdem, Enisha, dan Jarred.
Jarred memunculkan bola bergerigi di sekitar tubuh Azulong agar ia teralihkan perhatiannya.
Di saat itu juga Holdum menyemburkan api ungu sangat besar dan bertekanan tinggi bersamaan dengan hempasan angin bertekanan tinggi yang ditembakan dari kedua telapak tangan Friska.
Suara dentingan disertai percikan api ketika bola bergerigi bergesekan dengan tubuh Azulong.
Tubuh Azulong terlahap serangan kombinasi Friska dan Holdem yaitu api ungu dengan angin ungu bertekanan tinggi. Tubuj Azulong terbakar hebat.
__ADS_1
Tapi bersamaan itu pula, Friska, Holdem, dan Jarred terkena ledakan api hitam. Tubuh mereka terpental dan mendapatkan luka serius juga melepuh sekujur tubuh.
Kozaru tidak tinggal diam, "Gravity!" lalu tubuh Azulong tertarik ke permukaan tanah menimbulkan ledakan yang sangat hebat. "Zevalux Purification!"
Tubuh Veesaki, Holdum, Virga, Enisha, Jarred, dan Friska tertutupi batu logam berwarna merah. Luka-lukanya sudah dipulihkan, perlahan energi veda Kozaru berkurang drastis. Setiap detiknya berkurang 10.000 poin veda.
Kozaru menghabiskan 10 botol biru XL untuk mengisi kembali energi Vedanya yang cepat habis.
"Aku habisi naga *****! Pillar Of Destruction!"
Kozaru menghabiskan semua energi Veda dalam wadahnya dan menggengam tangannya.
Pilar-pilar setinggi 100 meter menjulang ke langit, mengelilingi tubuh Azulong yang masih tertarik gravitasi dengan tubuh kobaran api ungu.
"Groaaar ...! Summoning: Hellflame General!" Azulong meraung kesakitan sambil memanggil 4 Jendral neraka.
Muncul 4 magic rune berwarna merah pekat di sekitar tubuh Azulong. Ryuga tidak membiarkannya, jika dibiarkan Kozaru akan tewas karena sedang menembakan sinar bersahutan ke arah Azulong.
Ryuga mengeluarkan Highlander Dagger dan berpindah tempat ke atas kepala Azulong dengan mengaktifkan Primordial Eye di mata kanannya.
"Seal!"
Ryuga menusukan Highlander Dagger tepat di kepala Azulong. Tubuh naga itu terhisap ke dalam Highlander Dagger.
[Blangtungpak Blaem-Blaem]
[Selamat juragan mendapatkan Angel Beats dan sudah terkontrak menjadi senjata kuno ras Phantasma]
Tombak berwarna putih bersih, dengan bilah berbentuk kapak kecil berbilah ganda dan di tengahnya berujung bilah panjang.
Bersamaan itu pula magic rune berwarna merah pekat itu hancur berkeping keping. Kozaru menghentikan serangannya, nafasanya tak beraturan, "Syu-syukurlah, tuan muda berhasil mengalahkannya," gumamnya.
Helm armor berwarna biru itu adalah benda yang masih tersisa dan sebagai bukti bahwa tim Ryuga berhasil membersihkan isi portal.
Veesaki, Holdum, Friska, Jarred, Enisha, dan Virga terbangun. Setelah kubah batu logam mythril terbuka, di saat itu juga Kozaru terkapar kehabisan energi.
"Kozaru!" Enisha berlari cepat ke arah Kozaru dan memberikan satu botol biru XL.
"Terima kasih." Kozaru menenggak satu botol biru untuk sampai habis.
"Ayo semuanya, waktunya kita memanen kristal!" teriak Ryuga.
Veesaki, Holdum, Friska, Jarred, Enisha, dan Virga serta Kozaru mulai memanen beberapa kristal yang berada di dalam portal.
Ada kristal Tobernite, Crypton, Starlux, dan juga Platinumus. Kristal-kristal tersebut adalah kristal yang bisa dipadukan dengan batu logam pembuat senjata. Efeknya meningkatkan efek elemen bagi Divya.
__ADS_1
Ryuga menghisap Angel Beats ke dalam Primordial Eye. Kini dia sudah mempunyai 2 senjata kuno ras Phantasma, dan lima lainnya belum Ryuga keluarkan.