
"Untuk Pusara rank D hanya untuk level ranker Gold ke atas dan harus membentuk tim minimal 50 orang," jelas Hill membuat Ryuga kesal.
"Baiklah, hanya aku yang memiliki ranker Gold dan hanya ada 8 orang. Aku harap bisa," tegas Ryuga bersungut-sungut.
"Maaf, Kim. Tidak bisa, harus memenuhi syarat karena pusaranya bisa saja memiliki lebih dari satu portal dan level monsternya minimal level Gold bahkan bisa saja Mythril. Aku tetap tidak mengizinkan, mohon maaf." Hill masih tetap bersikeras.
"Dasar!" Ryuga kesal dan memberikan uang 1 juta dirham pada Hill. Dengan terpaksa Ryuga menyuapnya, agar Hill mau, "Begini saja, uang itu anggap saja jaminan untuk keluargaku dan keluarga timku jika mati, berikan setengah. Setengahnya lagi untukmu, tapi tolong periksa level mereka bertujuh dsn jika kami berhasil. Ketua Asosiasi harus menaikan level ranker kami ke level ranker Mythril. Bagaimana?"
"Baiklah, ini namanya keramahan." Hill tersenyum puas dan menyetujui permintaan Ryuga. "Pusaranya agak jauh di Saudi Arabia berbentuk pusara es, tapi di dalam pusara suhunya sangat panas. Tugas kalian bersihkan pusara dan boss monster, lalu panen kristal Adamantite, kristal Saphire, dan batu logam Paladium sebanyak-banyaknya. Hadiahnya cukup besar 20 juta dirham."
"Oke." Ryuga menekan jempolnya pada tablet untuk menyetujui misi, "Ayo kita pergi!"
Ryuga membalikan badan lalu berjalan diikuti oleh Jared, Enisha, Virga, Veesaki, Friska, Kozaru, dan Holdum dengan raut muka bingung. Pasalnya, Saudi Arabia itu jaraknya sangat jauh dari Dubai.
Ryuga berhenti di depan gedung misi akademi dan memejamkan mata. Ia sedang menghubungkan ingatan pikirannya dengan ingatan semua anggota Guild Storm Gravity yang mungkin pernah ke arab saudi.
"Kamu memang selalu bisa diandalkan Angelina. Trickster Transportation!"
Baru saja Jared, Enisha, Virga, Veesaki, Friska, Kozaru, dan Holdum berkedip satu kedipan, mereka bertujuh sudah pindah ke Riyadh.
"Dimana ini?" mereka bertujuh kebingungan, matanya berkeliling.
"Riyadh, Saudi Arabia. Ayo cepat kita harus menuju arah selatan. Bila perlu kita selesaikan semua pusara yang berada di Saudi Arabia, untuk membuktikan bahwa tim kita bukan tim rendahan," jawab Ryuga dengan tegas.
"Lalu kita ke pusara naik apa?" tanya Enisha manja.
"Tentu saja berlari, anggap saja ini latihan." Jawaban Ryuga membuat mereka murung, karena jarak pusat kota Riyadh ke pusara cukup jauh 80 km.
Kemudian melanjutkan memberikan 10 botol stamina potion kepada mereka bertujuh, masing-masing 10 botol, "Terimalah, ayo pergi!"
Mereka berlari sangat cepat dengan skill peningkat kecepatan masing-masing. Latihan beban yang Ryuga berikan ternyata berefek sangat signifikan meningkatkan reflek otot mereka bertujuh.
Mereka mampu berlari sampai 100 km/jam dan menempuh jarak 80 km tersebut hanya dalam waktu 7 menit 30 detik.
Merek berdelapan tiba di pusara es dengan suhu minus 5 derajat. "Evolt, belikan replika Mask Of Universe dengan warna yang sama seperti punyaku," titah Ryuga dalam batin.
[Baik, Juragan. Memotong saldo 700 000 dirham untuk pembelian 7 replika Mask Of Universe. Semua barang sudah ditransfer ke inventori sistem]
__ADS_1
Ryuga mengeluarkan 7 replika Mask Of Universe, "Pakailah ini, untuk alat komunikasi kalian. Ini juga sangat membantu agar tetap hangat di cuaca ekstrim seperti ini karena bisa menormalkan suhu tubuh selama kalian terus mengalirkan energi Veda."
"Kita akan pecah tim menjadi 3 tim. Virga, Veesaki dan Enisha ke kanan. Jarred, Friska, dan Holdum ke kiri, aku bersama Kozaru ke tengah. Sepertinya sekitar ada 3 sampai 4 portal di dalam," sambung Ryuga menunjukan layar proyeksi di jam tangan ruang miliknya.
"Baik, tuan muda." Mereka berdelapan lalu berpencar sesuai arahan Ryuga dan memakai topeng Cyborg hitam bergaris merah di sisi kanan dan kirinya.
Kozaru sangat gugup karena diawasi langsung oleh Ryuga, "Jangan gugup, aku tidak akan menolongmu jika kamu kesulitan," tegas Ryuga.
"Ba-baik, tuan muda. Aku akan berusaha sekeras mungkin. Manipulation: Mythril!" Kozaru merubah tubuhnya menjadi warna merah dari molekul batu logam Mythril.
Frost Wolf yang ditunggangi Fire Orc muncul langsung menerjang Ryuga dan Kozaru. Mereka melompat ke kanan dan ke kiri, lalu langsung menyerang balik.
"Mythril Spike!"
Dari permukaan tanah muncul duri-duri raksasa berwarna merah transparan merambat dari sisi Kozaru ke arah Frost Wolf.
Serigala es itu sangat pintar dan mempunyai reflek menghindar yang sangat bagus.
Jadi serangan Kozaru tak berhasil mengenainya, karena melompat ke arah Kozaru mengayunkan cakar dan berhasil mengenai lengan kanan Kozaru.
[Blangtungpkak Blaem-Blaem. Terdeteksi monster]
----------¤----------
Level: Mythril
Elemen: Frost
Ras: Warbeast
Skill: Frost Claw yaitu Frost Wolf melepaskan cakaran yang dapat membekukan target selama 3 detik.
----------¤----------
----------¤----------
Nama: Fire Orc
__ADS_1
Level: Mythril
Elemen: Scarlet
Ras: Warbeast
Skill: Scarlet Hammer yaitu Fire Orc menghantamkan kapak ke permukaan tanah dan menimbulkan ledakan api biru dalam radius 10 meter. Efek api biru menyerap energi Veda 100 poin/detik.
----------¤----------
Ryuga berdiam diri dan tak membantu Kozaru, "Gunakan akalmu, jatuhkan dia!" Ryuga berteriak memberikan arahan dan melanjutkan, "Apa kau lupa jika level kuasamu juga naik? Hah!"
Kozaru langsung tersadar, "Gravity! Behemoth Punch!" serunya.
Tubuh Frost Wolf dan Fire Orc tertarik ke permukaan es serta tak bisa bergerak. Saat itu pula tangan kanan Kozaru bersisik dan membesar, lalu melancarkan pukulan straight untuk menjadikan dua monster itu kabur darah.
Ledakan yang cukup keras menggema di dalam pusara bagian tengah.
"Terima kasih tuan muda, atas arahannya. Jika tuan muda tidak memberitahukannya, aku bisa mati karena mentalku masih berada di level satu." Kozaru terkekeh dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Jangan terlalu cepat senang dan puas. Itu hanya dua monster, sebentar lagi mereka akan datang lebih banyak. Kamu harus bersiap." Ryuga mengingatkan dengan tatapan tajam pada Kozaru membuatnya bergidik ngeri.
"Awooo ...!"
"Awooo ...!"
Suara lolongan Serigala dan langkah kaki yang berdentum pelan terdengar cukup dekat. Langkah kaki itu suaranya sangat banyak dan benar saja ada 100 Frost Wolf yang dikendari Fire Orc yang membawa palu besar berwarna merah diselimuti api biru.
"Bunuh mereka semua." Ryuga mengibaskan tangan, lalu hilang dari pandangan Kozaru dan membuatnya sedikit ketakutan harus melawan 200 ekor monster seorang diri.
"Sial, tuan muda benar-benar ingin mengujiku," batin Kozaru kesal.
"Summoning: Golem Behemoth! Thousand Mythril Punch!"
Kozaru menempelkan telapak tangannya ke permukaan es dan memunculkan magic rune berwarna coklat. Dari dalamnya muncul naga behemoth terbuat dari batu logam Mythril.
Kemudian Kozaru melesat dan melancarkan pukulan bertubi-tubi untuk menghabisi kawanan monster es dan api.
__ADS_1
Rentetatan suara ledakan dan kabut darah menutupi pandangan di dalam pusara tengah.