SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 126 Evolusi Twins Dragon


__ADS_3

Begitu ada celah, Ryuga langsung menendang sekuat tenaga dada Octus dan Lenaisen hingga terpental, Octus menabrak dinding dekat pintu keluar piramida Agni menuju tangga piramida selanjutnya, Lenaisen menabrak dinding dekat pintu masuk lantai tiga yang bersebrangan.


'Boom! Boom!'


"Twin combination attack!"


Mereka berdua bangkit dan menumpu pada kaki kanan masing-masing lalu melesat dan siap menghantamkan pukulan. Octus dari belakang Ryuga dan Lenaisen dari depannya.


'Shua! Cwuszh! Bang!'


Sebelum tubuh Ryuga terkena hantaman mereka berdua, sudah berteleportasi dengan skill trick up ke langit-langit atap ruangan piramida agni dan menempel di atap dalam keadaan kepala di bawah.


Octus dan Lenaisen malah saling memukul masin-masing, hingga mereka terpental kembali menabrak dinding sebelumnya. Tabrakan kali ini cukup kuat hingga menggetarkan seluruh lantai di piramida agni.


Para Divya yanga baru masuk ke dalam lantai satu terkejut, setelah piramida agn1 bergetar seperti terkena gempa berskala 2.2 skala richter.


"Kenapa seperti ini? Apa yang terjadi?"


Filza melebarkan mata, kakinya dibekukan dengan es beserta para Divya lain, agar tetap seimbang terkena getaran. Gemusha, Inusha, juga sudah bersiap dengan kemungkinan buruk ini


"Laser beam barrage!"


Ryuga yang masih menempel di atap, menembakan laser-laser dari kedua telunjuk jarinya. Memborbardir Octus dan Lenaisen yang masih terkapar menumpu pada dinding ruangan. Mereka terkena skill mereka sendiri, ibarat pepatah senjata makan tuan, dan tentu saja mengalami luka yang cukup serius.


'Shua! Duar! Duar!'


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa light, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa bright. Perolehan skill poin experience dikalikan sepuluh karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 500 poin experience kuasa light]


Octus dan Lenaisen menyilangkan kedua tangan untuk melindungi wajah serta dada mereka dari tembakan laser beruntun yang dilancarkan Ryuga.


"Aaaaargh ...!" Octus meraung keras, urat ototnya semakin menonjol. Laser-laser tersebut lama-kelamaan serasa tak mempan memborbardir Octus. "Multiple blaze ball!"


'Swush-swush-swush!' Octus menembakan secara beruntun bola-bola api merah ke arah Ryuga dan sangat cepat.


'Boom-boom-boom!' Ryuga tak mampu memprediksi serangan Octus dan terkena hantaman bola api jingga yang dilancarkan Octus. Di saat Ryuga menangkis serangan bertubi-tubi Octus dan lengah.

__ADS_1


"Big bang explosion!"


Secepat kilat Lenaisen terbang ke arah Ryuga, lalu berhenti dan memeluk lututnya. Kaki dan tangannya direntangkan kuat-kuat untuk melepaskan bola gelombang kejut berwarna merah untuk menghantam Ryuga.


'Bookooom!' Ryuga meledak terkena ledakan gelombang kejut dan terdorong ke bagian kanan dinding lantai 3 piramida agni.


"Guhak-guhak!" Kepulan asap dan debu menghalangi pandangan. Ryuga memuntahkan banyak darah, bajunya compang-camping dan berlutut satu kaki, "Monster bedebah, huff-huff-huff."


'Grrrrr ...!' Piramida agni kembali bergetar hebat. Pastinya mengejutkan para Divya yang mulai masuk lantai satu. Belum ada penyambutan khusus dari monster Infernal.


"Apakah ada yang bertarung di lantai atas?" pikir Datuk Azim Wirawan sambil mengelus dagunya.


Bukan hanya Datuk Azim tapi semua Divya yang berada di lantai satu piramida agni dipenuhi tanda tanya. Sudah dua kali piramida ini bergetar dan untung saja tidak ambruk.


"Huff-huff-huff ...." Octus dan Lenaisen juga berlutut satu kaki, deru nafas mereka tak beraturan, energi Veda mereka terkuras sangat banyak apalagi Lenaisen.


Meski terluka parah, Ryuga masih bisa menggerakan tangannya. Lalu mengeluarkan 10 botol heal potion dan menenggaknya hingga habis tak tersisa.


"Gluk-gluk! Ah!" Secepat kilat tubuh Ryuga pulih dari luka-lukanya. Kembali ia mengeluarkan 20 botol stamina potion dan ditenggaknya habis satu persatu. "Aku akui, boss monster memamg hebat meskipun hanya dua skill yang mereka punyai. Tapi aku harus keluar dari portal sialan ini!"


"Apa?! Ti-tidak mungkin?! Manusia macam sebenarnya dia?! Seharusnya sudah mati?!"


Octus dan Lenaisen menatap satu sama lain dengan deru nafas yang sudah mereda, posisi mereka agak jauh saat ini. Tapi bisa mengerti cukup dari tatapan saja, karena mereka adalah naga kembar.


"Fusion!"


Tubuh Octus berubah menjadi bola cahaya berdiameter 5 meter berwarna coklat dan begitu Lenaisen, tapi bola cahaya berwarna hijau.


Kedua bola tersebut melesat dan siap bertubrukan di atas udara. Begitu bertubrukan fluktuasi udara disekitar bola tersebut terjadi, deru angin yang sangat kuat hingga terasa sampai Ryuga. Padahal jaraknya lusinan meter.


[Blangtungpak blaem-blaem]


[Terdeteksi Octus dan Lenaisen mengaktifkan skill fusion. Monster akan berevolusi ke level Belzanium]


Dari bola cahaya berwarna merah terang, muncul sosok tubuh setinggi 30 meter, memakai baju zirah hitam dengan garis merah di seluruh tubuhnya. Di kedua tangan membawa pedang gladius berwarna hitam dan bergaris merah.

__ADS_1


Blangtungpak blaem-blaem]


[Nama monster: Starklin (Boss monster)


Rank: Belzanium


Tipe: Deity


Kuasa elemen: Fire]


[Skill:


Twin Slash yaitu Starklim menebas dengan kedua pedang diselimuti api ungu. Jarak serang 5 meter]


[Blaze Burst yaitu Starklim Menyemburkan api ungu. Jarak serang 20 meter]


[Multiple Blaze Ball yaitu Starklim menembakan bola api ungu berdiameter 105meter secara masif. Jarak serang radius 30 meter]


[Big Bang Explosion yaitu Starklin mengeluarkan bola gelombang kejut dari dalam tubuhnya. Jarak serang radius 20 meter]


[Meteor yaitu Starklin melepaskan meteor bola api ungu berdiameter 20 meter secara masif dari dalam magic circle yang muncul di atas langit. Jarak serang dalam radius 100 meter]


"Ras tipe Deity?!" Ryuga melebarkan mata, kali ini ia tak akan menganggap enteng meskipun levelnya sama seperti boss monster di lantai-lantai sebelumnya. Karena auranya sangat kuat, jika saja tidak ada eternal gear, Ryuga sudah mati tertekan oleh aura deity dari Starklin.


Para Divya di lantai satu juga terkena imbas aura deity yang dilepaskan oleh Starklin. Tubuh mereka terkena beban gravitasi dua kali lipat.


Tapi tidak bagi anggota guild Storm Gravity, mereka sudah terbiasa dengan latihan yang diberikan Ryuga. Tentu saja latihannya ekstrim 20 beban gravitasi yang ia setel pada jam tangan mereka.


"Ha-ha-ha ... jangan kau pikir dengan aura sampah seperti itu bisa menekanku. Rasakan ini, Bright punch barrage!"


Tubuh Ryuga bergerak secepat cahaya dan muncul di depan Starklin yang sudah siap memyambutnya.


'Bam-bam-bam!'


Pukulan beruntun yang diselimuti cahaya emas, dilancarkan oleh Ryuga. Starklin hanya menyilangkan bilah pedangnya, dan berdiri dengan sangat kuat dan tak bergeming sama sekali.

__ADS_1


"Lakukan sesukamu, bocah dungu, ha-ha-ha ...!"


Starklin dengan sangat mudah menangkis setiap pukulan cepat Ryuga yang bertubi-tubi. Tentu saja menertawakan Ryuga dengan tawa jahatnya, karena masih lemah pukulannya.


__ADS_2