SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 128 Violet Pixie


__ADS_3

Ryuga menyilangkan tangan dan terasa sangat sakit, tubuhnya serasa ditusuk ribuan jarum kematian.


Ryuga membatin sambil memejamkan mata, "Apakah ini akhir hidupku?"


Tidak, tubuhnya menolak untuk mati. Masih banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah Ryuga.


Yamato keluar sendiri dari inventori sistem. Matanya melebar dan berteriak, "Yamato: Mode ninjato! Rage of extinction!"


'Swush-swush!' Bilah Yamato berubah menjadi pedang ninja, dan diselimuti aura merah kehitaman. Fluktuasi udara tercipta di sekeliling tubuh Ryuga.


Kali ini Ryuga berada di puncak amarahnya, bagai bom waktu yang sudah mencapai angka nol.


[Blangtungpak blaem-blaem]


[Mode Ninjato bisa menggunakan teknik beberapa skill hellstorm style seperti skill crusher, mach assault, wheel strike, ultimate storm, dan rage of extinction]


"Aaaaargh ...!" Ryuga meraung keras, memunculkan pilar ke atas udara dan menjebol langit-langit piramida agni.


Untuk bertahan apapun harus dilakukan, walau melewati batas tubuhnya sendiri.


Setahap demi setahap gelombang kejut Ryuga, menghancurkan meteor-meteor besar yang sengaja di hantamkan Starklin padanya.


Starklin melebarkan mata dan berpikir, "Kenapa tiba-tiba bocah dungu itu bertambah kuat dan terus bertambah kuat setiap kali menghantamnya?"


Rasa sakit hati dan dendam pada ayahmya yang membuat Ryuga, tak ingin mati. Setiap kali ia dalam titik terendah, bayangan Agito membuatnya emosi.


Sejauh ini, Ryuga belum menemukan fakta apapun tentang Agito yang menutupi jati dirinya dengan mengatakan pada Kira. Jika Agito dan Vera telah mati dalam kecelakaan.


Semua serangan Starklin berhasil dipatahkan oleh Ryuga dan tersenyum sinis, lalu berkata sambil menodongkan bilah Yamato ke arah Starklin, "Ras Deity hanya ras pecundang dan sampah. Dengan sekali kibas, teknikmu tak ada apa-apanya, cih!"


Dengan kedua pedang terhunus, dan desiran darah naik ke ubun-ubun, bahkan giginya gemertak, Starklin membalas cemoohan Ryuga, "Jangan sombong! Ini masih permulaan. Jangan memandang diri sendiri terlalu tinggi, kamu akan aku buat menyesal pernah melawanku. Haaa!"


Tubuh Starklin diselimuti kobaran api, lalu hilang dari tempatnya berdiri dan langsung muncul di depan Ryuga.


Ryuga mengayunkan Yamato untuk menangkis serangan tebasan Starklin, sambil menyunggingkan senyum dan berkata sinis, "Gerakanmu lambat, sampah! Ayo keluarkan semua jurus-jurusmu! Walau seribu jurus pun, aku Ryuga Himura siap menghadapinya."


Tak terima dirinya terus direndahkan, Starklin terprovokasi dan semakin geram. Gerakan ayunan tangannya semakin kuat dan membabi buta.


Benar-benar kehilangan fokus dan dikendalikan amarah. Ryuga berhasil menepis semua tebasan Starklin yang dipenuhi kobaran api.

__ADS_1


Serasa membatin dengan tersenyum tipis, "Kali ini kau masuk perangkapku. Ternyata ras Deity mudah terprovokasi juga ya."


Serangan Starklin sudah mulai tak beraturan, sudah ratusan kali ia terkena sayatan Ryuga.


Dan tentu saja semakin naik pitam, "Aaaargh ...! Akan aku bunuh kau bocah dungu!"


Ryuga melompat ke atas tepat di atas kepala Starklin, posisi tubuhnya terbalik, kaki di atas kepala dibawah dan melepaskan skill pamungkasnya, "Ultimate storm!"


Ryuga menebas bertubi-tubi dan sangat cepat hingga menghancurkan helm armor yang menutupi kepala Starklin.


Starklin mulai merasakan kesakitan, lama-kelamaan semakin sakit.


Baru kali ini Starklin merasakan tebasan sesakit ini, sebagai ras deity atau ras dewa. Tentu saja ia pernah mengalami kekalahan ketika melawan Agito, ayah Ryuga. Tapi itu dalam satu pukulan.


"Aaaaaakh ...!" Starklin melengking panjang, dan tubuhnya dipenuhi luka sayatan.


Sebelum tubuhnya berubah menjadi bola merah, Starklin tersenyum puas dan berkata lirih, "Aku mengakui kemenanganmu, prince Ryuga."


[Selamat, juragan berhasil membunuh Boss monster level Belzanium dan mendapatkan Emperor Agni Ball]


[Selamat juragan mendapatkan 10.000.000 poin experience karena berhasil membunuh monster level Belzanium. Karena berhasil membunuh monster dengan ras Deity, poin pengalaman dikalikan 10 kali lipat]


Bagaimana tidak, poin pengalamannya kali ini mendapat 100 juta poin pengalaman.


[Selamat Ryuga Himura, anda telah menyelesaikan piramida Agni. Selamat berjumpa lagi di piramida selanjutnya, ha-ha-ha ....]


Tubuh Ryuga yang sudah berdiri, bergidik ngeri mendengar suara dari antah berantah tersebut dan mengelus tengkuknya, "Kenapa aku setakut ini dengan suara itu lagi? Sebenarnya siapa orang dibalik suara tersebut?"


Emperor agni ball yaitu bola merah transparan seukuran bola base ball, bermotif api. Tiba-tiba melayang dan masuk ke dalam eternal gear.


Mata kanan Ryuga yang berpupil mata merah, bergerak cepat seperti mesin slot, lalu bernenti, dan berubah menjad pupil putih dengan motif logo api di tengah pupil.


Darah di seluruh aliran tubuhnya meluap-luap dan mendidih. Hingga aura api yang berkobar-kobar menyelimuti sekeliling tubuh Ryuga.


Pintu lantai 3 terbuka, Ryuga berjalan santai ke arah pintu, untuk menuju piramida selanjutnya.


Tapi, setelah Ryuga keluar ia hanya melihat hamparan pemandangan bukit yang dipenuhi air terjun.


Ryuga menatap heran dan berkata, "Kenapa jadi seperti perbukitan air terjun? Bukankah Aku melihat dari bawah hanya anak tangga untuk menuju piramida pbermotif air?"

__ADS_1


[Selamat datang di piramida Tirta, ha-ha-ha ...]


Lagi-lagi suara antah berantah tersebut berbicara dengan tertawa jahat. Ryuga kebingungan, karena kata suara tersebut Ryuga sudah di dalam piramida yang kedua bernama piramida Tirta.


Ditambah lagi, Ryuga tak menemukan pintu untuk keluar menuju piramida selanjutnya. "Apakah piramida ini banyak jebakannya? Kemana aku mencari monster atau pintu keluar? Sungguh membingungkan?"


Begitu memasuki wilayah danau yang sangat luas, Ryuga merasakan kehadiran sesuatu dan tidak wajar. Padahal ia hanya ingin mempercepat jalannya, dengan melewati permukaan danau dan menapakinya.


"Water bullet!"


Violet Pixie yang berada di dalam permukaan danau, menembaki Ryuga dengan peluru-peluru air.


Ryuga melompat cukup tinggi dan secepat kilat menenggak 10 stamina potion dari inventori sistem. Lalu mengayunkan Yamato, "Wheel strike!"


Ryuga menebas bertubi-tubi membentuk ratusan siluet roda bergerigi untuk menghancurkan ribuan peluru air yang keluar dari dalam danau.


Semua ribuan peluru air berhasil dibelokan dan ditepis oleh Ryuga. Ratusan Violet Pixie terbang keluar dari dalam permukaan danau, tinggi mereka hanya 1 meter.


[Blangtungpak blaem-blaem]


[Analisa status]


[Nama monster: Violet Pixie


Level: Asmodium


Race: Vistamp


Elemen: Air]


[Skill:


Water Bullet yaitu Violet Pixie menembakan peluru air dari mulutnya. Jarak serang 100 meter]


[Water Sword yaitu Violet Pixie membuat pedang dengan elemen air. Jarak serang 5 meter]


Ratusan pasang mata Violet Pixie menatap tajam Ryuga, menunjukan ketidak sukaan, karena wilayah mereka dimasuki oleh manusia.


Satu-persatu Violet Pixie, terbang melesat ke arah Ryuga dan menebaskan pedang airnya.

__ADS_1


Di atas permukaan air Ryuga berguling ke kanan dan ke kiri untuk menghindari tebasan, tusukan dan ayunan pedang air yang dimiliki ratusan Violet Pixie.


__ADS_2