
Perempuan berambut merah bergaya harajuku stlyle dengan manik mata biru dan motif garis vertikal di tengah berwarna hitam itu, menyunggingkan senyum. Setelah berhasil menarik Enerkyl Zilan yang tertancap di tengah pusara.
Perempuan tersebut mengeluarkan Golden Emperor merupakan salah satu Ancient Of Weapon God. "Tubuh ini sangat nyaman dan kuat. Tubuh Freya dan mata Athena, mereka akan menerima balasan karena telah menekanku untuk menjadi penguasa seperti klan Kusuma," katanya sambil tertawa jahat.
Golden Emperor disatukan dengan Enerkyl Zilan. Bentuk Golden Emperor hanya tongkat berwarna emas dengan motif naga hitam di kedua ujung sisinya.
Begtiu disatukan semua portal yang berada di seluruh dunia hilang, "Aku akan pergi mengambil pedang dewa sialan itu," gumamnya tersenyum licik lalu hilang dari pandangan.
Setelah hilangnya portal di seluruh dunia dan membuat semua Divya, Guild dn tentara yang melakukan raid portal terheran-heran. Bahkan pusaran juga menghilang, ambles perlahan.
***
Forsaken Hotel.
[Selamat juragan mendapatkan Rp.1.440.000 karena berkedip sebanyak 28.800 kali dalam 24 jam. Evolt sudah uang tersebut ke dalam saldo sistem]
[Selamat, Pet Qyo menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam ]
[Selamat, Pet Azula menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
[Selamat, Pet Duelly menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
[Selamat, Pet Kazedogh menghasilkan 86,400,000 poin pengalaman selama 24 jam]
Boy membawa Ryuga ke dalam kamarnya tempat ia menginap sebelumnya. Boy dalam bentuk Griffin terbang ke arah balkon kamar hotel lalu dengan hidungnya, jendela kamar itu dibuka paksa hingga pecah.
Lalu dilemparnya tubuh Ryuga tepat terkapar di atas tempat tidur, "Maaf, bos. Aku sudah tak tahan," lalu Boy juga merubah dirinya seperti semula dan terkapar di sisi Ryuga.
Boy mengirimkan pesan 'SOS' pada Filza, Vanya, Anilika, Raras, Angelina, dan Rany. Karena mereka berlima lebih dekat daripada anggota guild yang lain.
Mereka sama sekali tidak ada jawaban, membuat Boy gusar dan bingung apa yang harus dia lakukan. Ia juga bukan seorang healer dan tidak mempunyai 1 botol pun heal potion.
"Maaf, Bos. Mungkin kamu punya heal potion dan aku harus segera menolongmu." Boy meraba jam tangan ruang Ryuga, lalu melihat isi dalamnya dari proyeksi panel hologram. Tentu saja membuat Boy terkejut, Ryuga mempunyai banyak heal potion dan stamina potion, "Buju busrak!"
***
__ADS_1
Wilayah Udara, Maldive.
Pesawat milik Angelina siap bertolak menuju sektor Siliwangi. Namun tiba-tiba ada sesosok berjubah hitam yang mengejar pesawat dan kini Filza sedang bertarung dengannya di udara
Suara dentingan pedang kristal dan tombak Nagamaki berbenturan sangat keras, "Cepat berikan pedang Yamato padaku! Atau aku akan hancurkan pesawat kalian!" teriak perempuan berambut merah, bermata biru dengan garis vertikal hitam dan bersayap naga berwarna coklat.
Kondisi Anilika, Filza, Raras, Vanya, dan Rany memang sedang pulih. Tapi jika bertarung di udara dengan taruhan pesawat yang jatuh mereka tidak boleh gegabah. Apalagi lawannya tidak tahu siapa dan levelnya tidak terbaca sama sekali.
Filza juga dibuat kerepotan dan beberapa kali terkena tusukan. "Elven Ranger: Guardian Attack!" seru Filza.
Stardust dikeluarkan dan memunculkan 10 bayangan dirinya menembakan anak panah secara beruntun ke arah wanita tersebut.
"Sumonner : Gargoyle, Selion, Xaverion, Anmerion, Rexion, Union, dan Zepdon!" seru Angelina dari dalam pesawat dan hanya melihat dari jendela pesawat.
Muncul 7 magic seal di belakang Filza dan memunculkan 7 naga dalam final mode yaitu naga setinggi 10 meter dan lebar badan 5 meter.
"Naga lemah, Rage Of Extinction!" seru Fayfreya.
Bola ungu yang menyelimuti tubuh Fayfreya semakin lama semakin membesar dan sangat cepat menghantam, pesawat, Filza, dan Seven God Dragon.
Pilot, kru pesawat, dan tim Guild Storm Gravity segera keluar dari pesawat menggunakan parasut.
Fayfreya adalah tubuh Queen Freya tapi memiliki jiwa Fayyed dan memiliki mata Lord Athena.
Fayyed berhasil melemahkan Queen Freya dan Lord Athena dengan membuat pusara Dragon Den. Dengan menjauhnya Enerkyl Zilan dan Golden Emperor, maka kekuatan Lord Athena dan Queen Freya jyga melemah. Lebih-lebih Queen Freya karena senjata dewa Enerkyl Zilan dan Golden Emperor merupakan senjata pasangan dan tidak bisa dipisahkan.
Vanya segera terjun ke arah Filza yang sudah pingsan terjatuh dengan cepat. Seven God Dragon juga pingsan dan terjatuh, Angelina segera membatalkan pemanggilannya.
"Sky Walk! Azure Dragon!"
Rany tetap memakai parasut dan mengeluarkan Yamato. Lalu berlari cepat seperti memijak angin, dan tubuhnya diselimuti aura hijau.
"Menarik." Fayfreya menyunggingkan senyum dan bersiap menyerang Rany dari jarak jauh, "Wheel Strike!"
Rany melebarkan mata, ratusan siluet fuma shuriken berwarna merah melesat ke arahnya. Skill itu adalah skill miliknya juga jika menggunakan pedang Nodachi.
__ADS_1
"Ultimate Storm!"
Rany berhenti dan menebas secara acak menimbulkan pusaran angin untuk menghentikan laju siluet fuma shuriken.
Kali ini mereka benar-benar terpojok, dengan sisa energi Vedanya, Anilika memanggil Nidhogir dan bergabung menjadi Nidhogir Armor Form untuk membantu Rany, lalu melesat ke arahnya.
"Gatling Spiral!"
Rany dan Anilika berusaha keras menghentikan siluet fuma shuriken dengan membelokannya ke bawah.
Vanya, tidak bisa berbuat apa-apa karena memegang Filza. Raras segera berlari ke arah Rany sama menggunakan skill sky walk.
Raras terkekeh, "Tenang masih ada aku. Frenzied Sprint! Circular!"
Raras berlari sambil menebas dengan tebasan memutar 360 derajat untuk menghancurkan siluet-siluet fuma shuriken.
"Lemah, aaaargh!" teriak Fayfreya menghunuskan Nagamaki ke depan dan memperbanyak siluet fuma shuriken lalu memperbesar lagi bentuknya menjadi dua kali lipat.
"Crazy Storm Phoenix!"
Rany menggandakan kecepatan tebasnya karena sebelumnya tidak berhasil. Anilika juga sama meningkatkan kecepatan tusukannya, tapi hasilnya sama saja. Anilika akhirnya tumbang diikuti Raras.
"Seal Of Eternity: Adamantite Chain!"
Vanya melemparkan rantai emas dari dalam telapak tangannya untuk mengikat Filza, Raras, dan Anilika. Angelina juga agak oucat wajahnya, setelah pemanggilan Seven God Dragon. Rantai emas milik Vanya juga menarik tubuh Angelina ke arahnya.
Rany masih tidak menyerah, "Rapid Slash! Hellstorm Style: Rage Of Extinction!"
"Kamu itu bodoh, cukup berikan Yamato padaku. Kalian akan ampuni, aaargh ...!"
Fayfreya kembali menyerang dengan siluet fuma shuriken tiga kali lipat lebih besar. Rany menebas dengan tebasan kecepatan cahaya dan berhasil ia belokan ke bawah.
Sebagai langkat terakhir Rany melepaskan gelombang kejut dari bola yang mengelili tubuhnya untuk menghancurkan siluet fuka shruriken. Semuanya bisa dihancurkan oleh Rany, tapi sayang dia pingsan dan terjatuh.
Serangan Rany juga tidak memberikan efek fatal pada Fayfreya. Dalam keadaan pingsan Yamato berhasil direbut oleh Fayfreya dan tubuh Rany ditendang ke arah Vanya.
__ADS_1
"Bye! Aku masih berbaik hati pada kalian. Tapi lain kali aku bunuh kalian," kata Fayfreya tertawa terbahak-bahak, dan melanjutkan dirinya terhisap dalam pusaran hitam, "Space Hole!"