
Ria langsung saja meletakkan ujung jarinya di tengah dahi lusy.
."transfer".
dalam pikiran Ria berucap.
segala informasi kultivasi segera saja memasuki kepalanya beserta rasa sakit. setengah jam kemudian barulah lusy selesai menerima transfer. dan melihat Ria yang sudah pucat. nona apakah anda akan baik baik saja...
."aku baik baik saja mari lanjutkan untuk yang kedua ini mungkin lebih parah dari sebelumnya, apakah kamu sudah siap...
."aku hanya akan pingsan dan jika kau berhasil bantulah aku ke kamar".
."baik nona aku siap....
."tapi apakah benar nona akan baik baik saja...
."jika terjadi sesuatu padamu lebih baik aku mati saja".
."aku akan baik baik saja. dan ingat ini jika ada seseorang yang mencari ku katakan saja aku sedang berada di luar".
setelah itu proses transfer beladiri kuno di lakukan.
Ria yang sudah kelelahan karena kehabisan energi langsung saja pingsan.
lusy masih terus berusaha untuk sadar menahan sakit yang teramat sakit dan itu berlangsung selama satu jam.
masih di dalam kamar Ria., lusy masih setia menjaganya sembari berkultivasi. dan proses nya sama seperti yang di alami Ria saat dulu pertama kali berkultivasi.
saat ini sudah hari kedua Ria mulai sadar dan sudah nampak kembali sehat seperti biasa walau sedikit pusing dana berat terasa di kepalanya ketika mencoba untuk bangkit dari tidurnya.
Ria menoleh ke samping tempat tidur tepat di lantai Ria melhat lusy masih berkultivasi.
."sungguh gadis yang kuat".
gumam Ria sembari berjalan ke kamar mandi.
lima belas menit kemudian lusy mulai membuka mata. dan langsung melihat ke arah tempat tidur Ria yang ternyata sudah tidak ada. dan menoleh ke arah kamar mandi, lusy mendengar suara gemercik air jadi dia tau jika nona nya itu berada di kamar mandi.
."syukurlah nona baik baik saja".
berbicara di dalam hati.
__ADS_1
lima belas menit kemudian Ria yang baru saja keluar. menerima sebuah pertanyaan dari lusy
."nona apakah ada sesuatu yang dibahas tidak nyaman dalam dirimu katakan saja apa yang harus aku lakukan".
."aku baik baik saja. bagai mana dengan latihan mu apa ada masalah selama aku pingsan."
Tukasnya kepada lusy.
."semuanya tidak ada masalah nona. aku bisa mengatasinya. dan kemarin ada laki laki berpakaian seragam polisi datang menanyakan mu nona namanya hendri. apa kah nona mengenalnya".
sambil melihat ke arah nona nya sedang telanjang untuk berganti pakaian. sungguh keindahan yang tidak ada duanya jika aku lelaki mungkin aku sudah gila saat ini. pikir lusy dengan rona merah di wajahnya.
."bagus jika tidak ada masalah. hendri ya, ya aku mengenalnya dia orang pertama yang aku kenal dan baik terhadapku setelah aku tiba di kota ini".
Sambil memegang sisir untuk menyisir rambutnya.
lusy yang melihatnya segera bergegas menghampiri Ria
."bolehkah aku membantu mu nona".
."ya boleh jika kau tak merasa keberatan". Ria
lusy yang senang dapat membantu nona nya itu menjawab.
ucapnya yang sudah setia selamanya ke pada Ria.
."apa pun ke mauan mu akan ku lakukan".
ucap kepada Ria singkat.
di ruang tengah ketika sudah selesai makan Ria memanggil lusy.
."lusy aku ingin memiliki perusahaan dan aku ingin kau yang memimpin nya.
kerahkan seluruh kemampuanmu dan Terima ini sebagai bekalmu sambil meletakkan telunjuknya di tengah dari lusy, transfer segala pengetahuan tentang bisnis di masukkan ke dalam kepala lusy dan itu sakit. tapi lusy bersikap duduk kultivasi untuk melewatinya.
Ria sendiri juga merasa kesakitan karena ria tidak memiliki keahlian ini.
setelah 30 menit barulah selesai proses transfer. Ria yang terlihat pucat dan penuh keringat membuat Ria khawatir.
."nona apakah kau baik baik saja apa yang harus aku lakukan untukmu nona".
__ADS_1
dengan ekspresi yang khawatir dan sedih sedikit ada jejak air mata di pipi lusy.
."aku baik kau tak perlu khawatir dan hentikan air mata itu jangan tunjukkan kelemahan mu di hadapan ku. aku hanya akan berkultivasi untuk saat ini, lusy kuharap kau bisa meningkatkan kultivasimu dalam sebulan ini untuk persiapan pembukaan perusahaan".
lusy yang mendengarnya segera menghapus air mata dan menguatkan hati untuk tidak menangis.
."baik nona aku akan melakukan sebaik mungkin agar kau tak kecewa terhadapku".
."antar aku ke kamar dan tinggalkan aku sendiri".
singkat ria
semua di lakukan lusy sesuai dengan apa yang di perintahkan Ria. lusy tak ingin melakukan kesalahan sedikit pun.
di kamar Ria yg sudah berkultivasi segera berbicara ke pada sistem
sistem aku ingin menggunakan lotre
DING..
."PERMINTAAN DI TERIMA SILAHKAN TUAN UCAPKAN PUTAR PADA RODA KEBERUNTUNGAN".
muncul layar hologram tembus pandang berbentuk roda yang besar dan berisi deretan hadiah dan juga zoonkk...
."semoga keberuntunganku baik kali ini".
SiSTEM PUTAR.
RODA KEBERUNTUNGAN berputar sangat cepat dengan suara khas dari roda putar. terus berputar hinga semakin semakin melambat dan berhenti.
ding ding ding
selamat tuan mendapatkan gedung perusahaan 15 lantai yang terletak di pusat kota.
mendapat 1 kali kesempatan lotre selama 2 jam jika lebih dari 2 jam akan hangus.
."aku pikir akan mendapatkan seorang bawahan. atau keahlian meretas tapi ini tidak buruk sama sekali karena bulan depan aku akan mendirikan perusahaan jadi tak perlu repot mencari bangunan gedung".
sistem putar tampa berlama lama lagi langsung saja putar. pikir Ria
ding ding ding.....
__ADS_1
selamat tuan mendapat kan keahlian membaca pikiran..