System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
80


__ADS_3

keesokan harinya Adrian yang masih penasaran dengan cerita ibunya segera menghubungi ria.


" ya Adrian ada apa, tumben pagi sekali dirimu menghubungiku. " ucap ria yang sedang membenahi dirinya di depan cermin meja rias


" kak apa kakak pernah mendengar cerita ibu tentang temannya yang memiliki kemampuan membunuh tanpa menyentuh. "


" tidak ibu tak pernah menceritakannya ada apa. "


" aku penasaran kak apa benar ada kemampuan seperti itu. "


" entah lah, aku juga tak tau menahu. "


" apa kakak bisa membunuh tanpa menyentuh. "


" bisa dengan menarik jiwa mereka terjebak dalam dunia ilusi atau memasukkan energi ke dalam tubuh mereka untuk merusak jantung mereka. "


" benarkah kak, tapi teman ibu ini dia memiliki kemampuan memasukkan benda kedalam tubuh seseorang untuk membunuhnya. "


" mungkin juga ada. sebenarnya kenapa Adrian. "


" aku penasaran saja kak, aku ingin mencobanya. "


" terserah dirimu saja tapi kakak sarankan untuk terus memperkuat energi dalam musik dahulu dan ingat jangan pernah membantah perkataan ibu kakak tidak suka. "


" siap laksanakan bos. "


" ya sudah kakak harus bersiap sebentar lagi kak dewa akan berangkat kerja. "


" ya sudah kak sampai jumpa. "


" ya. "


setelah selesai ma lakukan panggilan tak lama dewa masuk ke kamar.


" sayang aku akan berangkat, apa dirimu akan ikut atau di rumah saja. "


" aku di kediaman mama saja tiba tiba aku sangat ingin makan masakan mama dan ingin mengobrol bersama kakek. "


" baiklah ayo kita berangkat. "


" ya. "


di dalam mobil dalam perjalanan menuju kediaman mama dari dewa ria yang masih terpikirkan perkataan Adrian segera saja ria bertanya kepada dewa.

__ADS_1


" hubby apa dirimu pernah mendengar tentang kemampuan seseorang membunuh tanpa menyentuh dengan memasukkan benda ke dalam tubuh orang yang ingin di bunuh. "


" ya aku tau. kemampuan itu bersifat mistis dan yang kental akan hal seperti itu ada di negara I. mereka menggunakan mahluk mahluk tak kasat mata untuk melakukannya. "


" tapi hubby apa itu nyata dan bisa di lakukan. "


" entah lah aku belum pernah mencobanya. ada apa tiba tiba dirimu menanyakan hal itu. "


" itu tadi Adrian menghubungiku bertanya tentang hal itu padaku dan mengatakan bahwa ibu memiliki teman yang memiliki kemampuan itu. "


" ya jika hanya berteman tak masalah. jangan sampai menyinggung orang itu, biasanya orang yang memiliki kemampuan itu mudah tersinggung. "


" ya jika dia berani mencobanya aku akan membuatnya membayar dengan mahal. "


" yaaa istriku memang hebat. "


mereka pun tak melanjutkan pembicaraan mereka memiliki pemikiran masing masing.


sedangkan untuk Adrian yang masih penasaran masih terus mengorek informasi dari Google dan melihat di media media sosial yang memiliki informasi tentang itu


" emmm. ini menarik suatu hari aku harus bertemu dengan seseorang yang memiliki kemampuan ini. "


alina kali ini berlatih tanding tangan kosong dengan danqi dan selalu saja dia di buat bertahan dan tersudut.


" nona apa dirimu sudah tak jenius lagi mengapa tak ada peningkatan. "


" sering bertarung dengan orang yang lebih kuat darimu akan membuat dirimu menjadi kuat nona. jadi senanglah jangan sedih ayo keluarkan semuanya biar aku sekarang yang bertahan kuharap dirimu bisa membuatku sedikit terluka. "


" danqi kau keterlaluan haaaaaaaa......... "


serangan demi serangan di lancarkan oleh alina semakin sering menyerang kecepatannya terus meningkat. hingga......


duuuuuarrrree....... suara ledakan terdengar.


danqi terdorong mundur beberapa langkah alina terpental cukup jauh tapi mendarat dengan tepat dengan ekspresi kelelahan.


" kau hebat nona kejeniusan mu masih ada bahkan aku masih terdorong dengan serangan mu."


" diam lah ayo lagi........ " tapi malah pingsan


" wanita yang keras dan tak pantang menyerah. sepertinya tuan muda mendapat keberuntungan. "


di kediaman aditama. ria telah tiba bersama dewa.

__ADS_1


" ma dewa pulang. "


" dewa kau ini kebiasaan ya jika pulang teriak teriak kau pikir ini hutan. "


" berhentilah marah ma aku pulang bersama ria dia rindu katanya. "


"apa ria dimana dimana kemari lah nak kemari lah apa dirimu baik baik saja sayang. "


" ma aku bai baik saja. " ria disambung dengan dewa


" ma aku anak mu mengapa aku di abaikan. "


" sudah sana dirimu kerja saja. biarkan mama yang menjaga ria dirimu tak di butuhkan di sini. "


" mama sungguh kejam......


sayang aku berangkat ya hubungi aku jika dirimu merindukan ku aku akan secepatnya pulang. "


" baik lah hubby hati hati di jalan. "


" anak daddy baik baik ya jangan nakal kasian mama. "


setelah mengecup lama perut ria dewa pun pergi dari kediaman melajukan mobilnya untuk pergi ke perusahaan.


" ria sayang apa ria ingin makan atau apa"


" sebenarnya ria ingin makan masakan mama dan juga ingin bertemu kakek. "


" baik lah ria kembali saja dulu di kamar atau langsung saja menemui kakek di belakang.


kakek pasti senang dengan kedatangan ria. "


" ya sudah ria menemui kakek saja. "


setelah itu ria pun langsung pergi menemui kakek yang sedang duduk di taman.


" kakek ria datang. "


" oh cucu kakek, kemari lah sayang duduk di sini, ada apa. "


" tidak ada apa apa kakek, ria hanya ingin mengobrol bersama kakek saja. " duduk di dekat kakek.


" emmm seperti itu, apa ria mau teh. "

__ADS_1


" ya boleh sepertinya enak. "


kemudian mereka berdua pun mengobrol banyak hal ria yang sedikit manja dan kakek yang menyenangkan membuat suasana menjadi damai dan penuh keceriaan


__ADS_2