System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
87


__ADS_3

" hubby..... yuhu.....


" aada apa sayang kau tampak semangat.


" hubby bisakah menemani aku jalan jalan sungguh aku sangat ingin jalan jalan bersamamu hubby. "


" baik lah sebentar aku akan menghubungi jo. "


dewa segera melakukan panggilan pada jo yang segera terhubung.


" jo aku tidak kembali ke perusahaan jika kau bisa urus urus lah jika tidak batalkan semuanya. atau tunda sampai besok. "


" ah bos kau sungguh mendadak sekali. baik lah aku akan menundanya untuk besok saja. "


" bagus ya sudah aku akhiri dahulu. "


" sayang ayo kita jalan sekarang atau dirimu masih ingin bersiap terlebih dahulu. "


" aku rasa begini saja sudah cukup tidak ada masalah. jadi kita jalan saja. "


" ya baik lah ayo."


saat di ruang tamu lusy yang baru saja tiba dari memeriksa kandungannya berpapasan dengan ria dan dewa yang akan pergi.


" tuan, nona. "


" oh lusy di mana suami mu apa kau sendiri. "


" dia segera kembali setelah mengantarku sampai pintu nona. mendadak dia mendapat panggilan untuk segera ke perusahaan. "


" oh baiklah lusy aku akan pergi jalan jalan kau akan sendiri jika di sini apa kau ingin ikut. "


" aku tinggal saja nona saat ini aku sangat malas untuk keluar. "

__ADS_1


" oh ya sudah jika begitu. "


" baik nona. "


segera dewa dan ria meninggalkan kediaman dengan mengendarai mobil tiara tampak begitu senang senyum indahnya tak pernah lepas tangannya terus mengelus lembut perutnya yang sudah membesar.


dewa yang melihat ria begitu senang membuat hati dewa terasa hangat ada kebahagiaan lebih yang timbul di dalamnya saat melihat ria begitu senang dan bahagia


" sayang ayo ucapkan terimakasih sama daddy karena sudah membawa kita jalan jalan. ( terimakasih daddy). "


" apa kalian bahagia daddy lebih bahagia lagi jika kalian bahagia. jika nanti sudah lahir dady akan selalu membawa kalian jalan jalan. "


hahahaha dewa dan ria tertawa bahagia menikmati perjalanan itu


" sayang kemana dirimu ingin pergi. "


" kemana saja hubby membawaku aku akan selalu ikut. "


" ayo..... "


keduanya begitu bahagia dalam perjalanan tapi tiba tiba saja berkata tanpa sengaja pada dewa.


" hubby bagai mana jika aku mati. "


dewa yang mendengarnya berubah raut wajahnya dunianya seperti kosong saat mendengar ria bertanya itu. ria yang masih tidak menyadari masih terlihat santai dan menikmati perjalanan. tapi melihat dewa yang berubah ria menjadi sadar jika ada yang salah.


" hubby apa semuanya baik baik saja. apa ada yang salah. maaf aku tidak sengaja mengatakannya itu spontan saja keluar dari mulutku. "


" iya sayang tak apa. sudah lupakan itu lebih baik kita jalan jalan saja. "


" em. "


setelah cukup lama berkendara secara tiba tiba mobil dewa di hentikan secara mendadak oleh mobil lain.

__ADS_1


" hubby. "


" tenang lah sayang kali ini biarkan aku saja dirimu duduk saja. "


" em baik lah. "


dari dalam mobil keluar empat orang dengan wajah tanpa ekspresi, dewa juga turun dari mobilnya untuk menanyakan apa maksud dan tujuan ke empat orang itu menghentikan dirinya.


" siapa kalian apa tujuan kalian menghentikan mobilku. "


tapi empat orang itu tidak meresponnya malah mereka berbicara dengan yang Satun lainnya dia antara empat orang itu sendiri


" habisi dia lalu bawa wanita hamil itu . "


" sialan kalian akan ku bunuh kalian karena sudah mengincar istri dan malaikat kecilku. " bentak dewa dengan nada marah. "


empat orang yang tanpa ekspresi itu sedikit merinding mendengar amarah dewa. mereka sungguh tidak percaya karena dewa mampu membuat mereka merinding.


segera setelah itu dewa dan ke empat orang itu bertemu dan beradu pukulan dewa masih menggunakan kekuatan fisiknya melawan keempat orang itu. dewa dengan mudah membuat mereka terlempar satu persatu dan terkapar di aspal.


tapi itu tidak membuat mereka menyerah keempatnya bangkit kembali seperti baik baik saja lalu menyerang dewa kembali tapi kali ini lebih intens dan terkoordinasi. hanya saja itu masih bukan apa apa untuk dewa, kembali lagi keempatnya di buat terlempar dan terkapar di aspal.


kembali lagi keempatnya bangkit seperti tidak terjadi apa apa. keempatnya menyerang dewa kembali dewa yang sudah tidak mau membuang waktunya oleh keempat orang itu mulai menciptakan pedang tak kasat mata di tangannya kemudian membuat pelindung tak kasat mata pada tubuhnya.


ketika ke empat orang itu maju dewa menebas leher mereka satu persatu itu membuat pertarungan berakhir dengan singkat.


tiara yang melihat dari mobil menghubungi danqi dan tua li untuk segera bersiap karena musuh sudah mulai bergerak aktif dan memiliki sesuatu yang kuat di belakangnya


" sayang maaf membuat mu menunggu mereka lumayan untuk membuatku olahraga. "


" ya mereka memiliki kekuatan aneh di belakangnya sehingga tidak merasakan sakit dan rasa takut. "


" benarkah sayang pantas saja aku pukul sekeras apapun mereka tidak meringis kesakitan

__ADS_1


__ADS_2