
" sekarang apa sudah selesai sayang apa masih lapar. " tanya dewa
" aku sudah kenyang hubby terimakasih. "
" jika begitu sekarang saatnya aku yang makan. "
" eh apa yang akan Hubby makan. "
" tentu saja dirimu. " dewa langsung menyambar ria menggendongnya di bawa ke dalam kamar.
" lepaskan hubby lepaskan aku perlu menggosok gigiku dahulu. "
tapi sayang tak menghiraukannya. sesampainya di kamar dewa langsung merebahkan ria dengan lembut kemudian mulai bermain dengan lembut sangat lembut.
bahkan Ria yang ingin protes kini telah terbuai dalam permainan dewa yang begitu ahli dan lihai
ria terus menggeliat karena rasa geli permainan dewa dan juga menegang karena menikmati permainan dewa.
tangan ria tak henti hentinya meremas rambut dewa menekannya semakin dalam agar bermain semakin dalam.
yah kalian bisa lanjutkan sendiri berimajinasi nya.
pagi hari yang cerah masih di kamar ria yang kini tengah terkulai tidur akibat permainan dewa tubuhnya begitu terasa lelah di tambah diwaktu waktu tertentu energi dalam milik ria seperti tersedot hingga hampir habis seperti halnya yang terjadi setelah bermain dengan dewa ria langsung saja tertidur.
dewa sendiri yang sudah bangun melihat istrinya sungguh kasihan sudah berbagai cara yang dewa lakukan untuk ria tapi tak ada hasil.
" tidurlah sayang aku masih ingin membersihkan diri dan bekerja. "
Ria yang tertidur tetap mendengar apa yang di katakan dewa hanya tersenyum kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh bagian atas.
setelah melewati beberapa menit dewa yang sudah rapi dan siap masih melihat ria yang tidur. membuatnya mendekat kemudian membelai lembut wajah ria.
" sayang apa dirimu masih tidak ingin bangun. "
" emmm aku merasa kasur ini begitu empuk dan hangat membuatku malas untuk bangun hubby. "
__ADS_1
" jika begitu tidurlah. aku harus berangkat bekerja, jika ada sesuatu segeralah menghubungiku. "
" emm aku mengerti bos. "
kemudian dewa segera bangkit dan akan pergi. tapi ria tiba tiba menghentikannya.
"hubby beri aku kecupan sebelum dirimu pergi apa dirimu lupa. "
" oh baiklah maafkan aku sayang " kemudian dewa mengecup dahi ria dengan lembut.
" di sini. " sebut ria menunjuk bibirnya setelah dewa mengecup dahinya.
dewa segera melakukan apa yang di minta oleh Ria dengan mengecup bibir lembut tiara.
tapi kecupan itu tak kunjung usai karena ria sengaja menahan dewa agar tak lepas. setelah beberapa saat dewa pun lepas dari kecupan itu
" sayang apa dirimu mencoba menggodaku lagi. "
" tidak tapi jika hubby ingin aku tak masalah. "
" siapa takut. " ucap ria
setelah itu dewa pergi bekerja sedangkan ria masih menyembunyikan dirinya di balik selimut.
tak lama ponsel milik ria berbunyi ada seseorang yang menghubungi dirinya. karena penasaran ria melihat ternyata tua li.
" tumben sekali tua li menghubungi ku. Terima. " ucap ria menerima panggilan dari tua li
" nona ada sebuah organisasi misterius yang datang ke kota ini. semenjak kedatangan mereka sudah ada 4 kasus orang hilang. "
" hmm menarik. jangan lakukan gerakan apapun selama mereka tidak menyentuh kita.
coba terus pantau mereka jika itu sudah di luar batas ratakan saja tanpa menungguku. "
" baik nona aku mengerti. satu hal lagi dari semua yang hilang itu adalah wanita hamil. "
__ADS_1
" benarkah. "
" benar nona. "
" selidiki secara mendalam jika benar segera hubungi aku kita akan menghancurkannya bersama. "
" aku mengerti nona. "
panggilan pun terputus. ria sudah tak merasa kenyamanan lagi untuk melanjutkan tidurnya.
"hah siapa lagi organisasi ini, jika mereka adalah penyembah iblis lagi akan ku musnahkan saja mereka agar tidak meraja lela. "
satu minggu berlalu kini alina dan Adrian sudah ada di negara i mereka baru saja turun dari pesawat dan sedang mencari seseorang yang akan memandu mereka selama di negara I.
" hey di disini disini. "
adrian dan alina yang mendengar segera mendekat menghampiri seorang wanita cantik yang memanggilnya.
" apakah benar dirimu Ratih. "
" ya aku Ratih. "
" oh perkenalkan namaku Adrian dan ini calon istriku alina. "
" wah pasangan yang serasi tampan dan cantik kalian sempurna. "
" ah biasa saja. oh ya sekarang kita akan kemana. "
" oh ya apa kalian sudah makan. "
" ah itu sejak lama tadi sebelum kami menaiki pesawat. "
" bagai mana jika kita makan terlebih dahulu lalu istirahat di hotel baru besok kita berkeliling. "
" baiklah karena ini tempatmu aku ikut dirimu saja. "
__ADS_1
kemudian mereka pun pergi meninggalkan bandara untuk makan terlebih dahulu.