
" oh penembak ku tak sebaik milikmu maaf itu pasti sakit. " sok sedih dan perduli
" hahaha bunuh aku jika kau mampu beruang. kau takkan pernah bisa membunuhku. ku ingatkan padamu jika malam ini aku tak mati maka malam malam berikutnya akan menjadi kematian mu jadi ayo jika kau mampu. "
provokasi alina karena luka tembakan itu benar menyakitkan jadi dia semakin menantang saja agar lebih cepat selesai dari pada menderita kesakitan
" Adrian kurasa sudah sampai disini saja kebersamaan kita aku tak menyesal mengenalmu. " di hati alina
" gadis sialan dasar jal.... an dasar an... ng ku bunuh kau sekarang. "
lalu memetik kan jarinya kembali tapi tak ada suara peluru menembus daging dan alina masih baik baik saja. dia pun mengulangi lagi tapi sama saja lalu kemudian suara benturan logam dan lantai terdengar suara dua peluru terjatuh.
ternyata di sana ada perisai tipis transparan terbentuk sehingga peluru tak tembus. ternyata itu ulah Adrian yang melakukannya. Adrian memang pergi tapi ia kembali lagi karena sebelum pergi Adrian merasakan keberadaan seseorang di kegelapan dengan niat membunuh yang kuat. Adrian melihat semua kejadian dari awal. hanya saja dia tidak bergerak membantu alina untuk melihat maksud dan tujuan orang itu
" mengapa peluru nya tidak mengenainya. "
di saat kebingungan memikirkan tentang penyebab peluru yang tak mengenai alina, diam diam Adrian yang bersembunyi segera menembakkan jarum energi sehingga membuat si beruang jatuh pingsan tak sadarkan diri begitupun tiga penembak jarak jauh yang sedang bersembunyi.
" alina ayo pergi dari sini. " Adrian segera memapah alina
" Adrian kamu kembali. mengapa kamu kembali pergilah ini buruk untukmu. pergi aku tak ingin melibatkan mu. "
" tenanglah mereka hanya sekumpulan semut takkan mampu melukaiku ayo ku bawa dirimu ke tempat aman. "
" Adrian ini sakit aku merasa dingin. "
" tenanglah alina kau akan baik baik saja. " tapi alina sudah pingsan lalu Adrian menyuntikkan energi murninya seketika luka tembak itu hilang tampa bekas.
segera Adrian merogoh ponselnya dan menekan no ria. tak lama panggilan pun terhubung.
" Adrian ada apa tengah malam menghubungiku. "
ria yang baru saja ingin tidur setelah olahraga bersama dewa.
" kak bantulah aku kali ini adalah tempat yang aman di negara k ini aku membutuhkannya untuk seseorang. "
" siapa dia. ya aku memilikinya. "
" kak tak ada waktu untuk menjelaskannya yang jelas iya salah seorang pemerintahan dan dia juga ingin di singkirkan oleh orang pemerintahan jadi tolong lah aku kak. "
" baik lah jangan ke mana mana orang ku akan melacak panggilan ini dan mendatangimu namanya Dani ikutlah bersamanya dan jelaskan semua padanya nanti. karena dia juga sering membantu pemerintah. "
" baiklah kak terimakasih"
" ada apa sayang aku dengar Adrian mencari tempat aman. "
" entahlah hubby aku juga tak tau, dia sedang membantu seseorang.
terus berlanjut hingga akhirnya keduanya memutuskan untuk tidur. tak lama setelah memutus panggilan Adrian di datangi beberapa orang.
" tuan muda Adrian, aku Dani. nona memintaku menjemputmu apa benar. "
ramah Dani
__ADS_1
" oh paman Dani rupanya benar paman bantu dia bersembunyi dan selamatkan dia. "
" baik itu mudah. sekarang tuan muda ikutlah denganku dan biarkan orang ku yang memberi taukan kepada ibu tuan muda tentang keberadaan tuan muda. "
" ya ayo paman terimakasih maaf sudah merepotkan mu. "
" tuan muda jangan sungkan ini sudah menjadi pekerjaanku. "
lalu setelah itu mereka pergi dengan mobil menuju gubuk dimana tempat itu tempat latihan para pasukan milik ria. kurang lebih satu jam perjalanan yang di lalui tampa pembahasan apa pun karena Adrian dan Dani sama sama tak tau harus berbicara apa.
" tuan muda kita hampir sampai di tempat. "
" oh benarkah paman tapi ini seperti jalan menuju hutan paman. "
" di depan memang hutan tuan muda tapi di bagian luarnya ada sebuah rumah aku dan yang lainnya tinggal di sana. "
" oh seperti itu paman. mengapa paman tinggal di pinggir hutan. "
" itu hanya perintah nona aku tak bisa menjelaskan. "
" oh baik lah biar aku tanyakan langsung dengan kakak paman. "
" ya silahkan saja tuan muda. nah kita sampai tuan ini rumahnya. "
" paman apa tidak salah bagai mana cara kita tinggal. "
melihat ukuran tempat tinggal yang seperti gubuk.
" ya ini lah tempat tinggal kami tuan muda. ayo agar tuan muda tau. "
" wah paman kau memiliki jalan rahasia rupanya. "
" lebih tepatnya tempat tinggal yang sebenarnya tuan muda, mari silahkan masuk. "
" baik lah silahkan paman pimpin jalan. " Adrian masih menggendong alina yang
pingsan
tak lama Adrian sudah sampai di kamar yang di tunjukkan oleh Dani. Adrian pun mulai meletakkan alina di tempat tidur super besar itu, kemudian mulai menyuntikkan energi lagi untuk menyadarkan alina.
setelah beberapa saat alina pun sadar dari pingsannya melihat sekitar kemudian melihat ke arah Adrian.
" Adrian kita di mana. apa kau baik baik saja".
" kita di mana tak perlu dirimu tau, sekarang dirimu aman tidak akan ada yang menemukanmu sekalipun ada alat pelacak di tubuhmu. "
" ian maafkan aku karena tidak jujur dan melibatkan mu. "
" iya aku maafkan, aku melibatkan diri bukan karena mu jadi tenang lah sekarang aku harus menemui seseorang untuk berbicara. jika dirimu bisa membantu menjelaskan secara rinci itu akan membantu. " jelas Adrian
" baik aku ikut denganmu toh tak perlu lagi ada yang di tutup tutupi lagi.
" bagus ayo temui dia. "
__ADS_1
segera Adrian dan alina menemui Dani
di ruangan Dani, adrian datang dengan membawa alina.
" paman dia akan menjelaskan lebih rinci dari aku".
" oh tuan muda silahkan duduk dan nona silahkan. jadi bagai mana tuan muda silahkan di mulai aku akan mendengarkannya. "
segera saja Adrian menjelaskannya.
."paman dia adalah salah satu orang pemerintahan lebih tepatnya berada di agen khusus dia seorang jendral dalam kesatuan itu tapi dia keluar dengan alasan yang tidak dapat di terima, jadi kini atasannya memburu dia dengan dalih takut membeberkan rahasia kesatuan itu. itulah yang aku Terima paman lengkapnya mungkin alina yang akan menjelaskannya.
alina jelas kan lah. "
" aku dari umur 12 tahun berada di dalam pasukan khusus itu mereka menemukan ku di jalan kemudian membawaku. lama di sana aku merasa nyaman dan mulai ikut berlatih bersama mereka hingga tampa sadar sudah sekian tahun ikut bersama mereka. hinga aku memutuskan bergabung dan mendapatkan misi pertama dan aku menyelesaikan dengan sangat sempurna itu terus berlanjut hingga orang yang memungut ku mengangkat diriku menjadi jendral dan memiliki pasukan bernama pasukan merah. tak lama setelah itu orang yang menolongku di kabarkan meninggal karena komplikasi. aku juga mengetahuinya memang kesehatannya terganggu dan ajal bisa kapanpun menjemputnya. lama setelah kematiannya kesatuan mulai berubah selain menerima tugas dari pemerintah mereka juga sering menjalankan misi di luar pemerintahan. jadi setelah aku mengetahuinya aku memutuskan memundurkan diri dari kesatuan. itulah penjelasan ku. alina
" emm apa orang itu bernama jordan, dia meninggal satu setengah tahun yang lalu nona. "
" ah ya benar itu orangnya. "
" baiklah aku bisa menerima penjelasan itu dan nona selamat datang di tempat ini. kuharap dirimu akan betah di sini. "
" ya tentu terimakasih. alina
" paman aku dan alina akan kembali terlebih dahulu. "
" ya silahkan tuan muda." tak lama setelah kepergian mereka berdua Dani segera melakukan panggilan kepada nona nya. kemudian ria pun sudah tiba di hadapan Dani.
" jadi bagaimana Dani" ria
" nona selamat datang. "
Dani pun menjelaskannya sesuai dengan apa yang di dengarnya.
" oh jadi seperti itu ya. ya sudah latih lah dia jika Adrian memintanya dan jika dia mau apa kau mengerti. "
" aku mengerti nona. "
" ya sudah aku pergi dulu "
kita kembali ke masa kini di mana ria sudah muncul tiba tiba di ruangan dewa.
" hubby aku merindukanmu. "
" sayang kau di sini kemari lah pekerjaanku sudah hampir selesai. "
Ria pun mendekat lalu duduk di pangkuan dewa.
" hubby apa dirimu tak menginginkannya. saat ini aku sungguh sangat menginginkannya. apa boleh ku lakukan. "
" tidak ada hari bagiku untuk tidak menginginkan dirimu sayang. apa maksudmu ingin melakukanya. "
tapi ria tak menjawab malah turun dari pangkuan dewa lalu mulai mengeluarkan milik dewa dan mulai bekerja. dewa pun hanya menikmati kenikmatan itu baginya ria sungguh sangat ahli dalam permainan itu.
__ADS_1
lama melakukan pekerjaan itu. kini mereka bertukar posisi kini ria yang duduk di kursi dan dewa di bawah ya dewa juga mulai bekerja. ria sendiri hanya meletakkan dua kakinya di atas meja. ria juga menikmati pekerjaan yang di lakukan dewa. lama setelah itu kini berubah lagi dewa kembali duduk di kursinya dan ria duduk di pangkuan dewa kembali dan ya seperti itu lah. bayangin aja yah.