System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
BAB 20


__ADS_3

Perjalanan yang sedikit lama di tambah sambutan tikus tikus kecil akhirnya sudah sampai di kediaman yang cukup megah dan mewah.


."rumah yang besar bagus juga untuk tempat tinggal kurasa aku akan sedikit berlibur di sini sampai memusnahkan mereka".


."sayang aku pulang terlebih dahulu karena aku sudah lama meninggalkan kantor sudah banyak pekerjaan yang menunggu ku".


."baiklah hubby... hati hati dijalan".


dewa mendekat lalu mengecup kening ria. yang lainnya menunduk tak berani melihat nya.


."ingat jangan pernah menyentuh laki laki lain. selain diriku mengerti.


."baik lah hubby aku takkan berani...


lalu dewa memasuki mobil. sebelum jhon memasuki mobil ria menahannya dan membisikkan.


."sabarlah energi dalam mu di sekitar mobil karena akan ada kejutan".


."baik nona aku mengerti. ucap jhon singkat.


."jhon apa yang dikatakannya kepadamu".


tanya dewa


."tidak ada bos. mungkin segera dirimu akan mengetahuinya bos. gumam jhon lirih.


jhon yang sudah menyebar energi dalamnya sedari tadi. benar saja ketika sudah sekian lama perjalanan dari arah belakang sebuah mobil menyamakan ratakan kecepatan hingga saat ini posisinya beriringan. detik berikutnya orang orang di dalam mobil tersebut mengeluarkan senpi kelas berat dan menembak mobil dewa dengan peluru secara membabi buta.


. sial apa ini akan berakhir di sini.


ucap dewa


Tapi yang di tunggunya tak kunjung datang peluru yang seharusnya sudah menembus mobil dewa tak ada satu pun yang tembus.


yang membuat dewa lebih tertegun adalah jhon tersenyum


."bos apa ini mau diakhiri secara cepat atau perkelahian.


."perkelahian matamu, cepat selesaikan sekarang".


lalu jhon meng hentakkan kakinya, mobil di sampingnya langsung saja terbalik dan terus berputar putar di jalan hingga menabrak pembatas jalan. lalu meledak


booooommmmmm....


."sudah bos. apa perlu aku mengeceknya. jhon


."tidak perlu terus jalan. kau membuatku terkejut jhon...


tidak ada tanggapan sangat supir hanya diam gemetar. punggungnya dipenuhi keringat. mulutnya komat kamit, jangan mati.. jangan mati.....


.


.


...... ..... ...... ......


DIRUMAH.


."jhon ikut aku keruang kerja".


datar dengan suara dingin.


.'jika dulu mungkin jhon akan menahan kencing tapi sekarang jhon biasa saja mengikuti dewa.


."diruang keja dewa langsung duduk dan melihat jhon.


."jhon apa kau tak merasa sakit dengan bekas lukamu."


."maaf bos luka yang mana. jhon bingung."


."apa kau tak melihat bajumu yang sobek sana sini. serta bajumu yang penuh darah itu.


."tapi bos aku benar benar tidak terluka dan aku pun baik baik saja. dan baju ini aku tidak tau,untuk darah aku pikir milik lawan ku".


."jhon katakan padaku apa yang sebenarnya di berikan oleh ria kepadamu di rumah gubuk".


."bos maaf itu aku tak bisa mengatakannya sekalipun itu dirimu bos".

__ADS_1


."jhon kau bekerja padaku atau ria".


."bos aku bekerja padamu tapi aku juga menghormati aturan nona. jika saja dirimu tau apa yang aku alami di rumah gubuk setelah kepergian mu bos. gumam jhon.


."hah percuma berbicara padamu pergilah dan bersihkan dirimu kita ke kantor".


."baik tuan.singkat jhon


di kediaman milik ria di negara K.A di ruangan khusus sudah ada seseorang tampa mengenakan baju dengan kaki dan tangannya terikat di kursi. dengan wajah pucat keringat di mana mana tampa bekas luka sedikit pun.


."sekarang apa kau sudah mau mengatakannya. lusy


."Itu itu hanya perintah aaaaku tidak tau apa tujuannya. ketua kelompok.


."siapa orang yang memberikan perintah. lusy


."aku tidak bisa mengatakannya itu aturannya jika aku melanggar aku akan mati karena kutukannya".


."Oh apakah dia memiliki kutukan yang mengerikan. ria


."Benar benar. di bagian belakang kepalaku ada tanda seperti berbentuk tiga angka 6 nona. merinding ketika mendengar suara ria".


."oh adakah yang seperti itu. lusy coba kau lihat. sistem apa kau mengetahuinya".


. DING....


."SISTEM MENGETAHUINYA TUAN DARI DATA YANG SISTEM TERIMA. TANDA ITU MERUPAKAN TANDA KUTUKAN RAJA IBLIS YANG DI BERIKAN KEPADA PEMUJANYA DAN UNTUK ORANG INI BISA DI KATAKAN BUDAK SANG PEMUJA RAJA IBLIS TERSEBUT AGAR TIDAK BERKHIANAT.


MENURUT DATA JUGA MENGATAKAN JIKA SANG PEMUJAAN TELAH MEMUNCULKAN TANDA ITU DI DAHINYA ORANG ITU MEMILIKI KEKUATAN TIDAK ADA BATASNYA. SEHINGGA SANGAT SULIT MENGALAHKANNYA.


."hemm ini sulit mengapa masih ada iblis dimasa ini apa mereka abadi".


.DING..


."MENURUT DATA IBLIS ITU ABADI JIKA MEREKA TERBUNUH MAKA SERIBU TAHUN LAGI MEREKA AKAN BANGKIT.


."HAH... sistem apa kau tak memiliki jalan cepat untukku agar bisa cepat mengalahkannya".


. DING...


."SISTEM MEMILIKI APAPUN YANG TUAN MINTA TERMASUK JALAN CEPAT ITU TAPI APAKAH TUAN SANGGUP MENERIMA SYARATNYA.


DING...


."TUAN HARUS MENEMPA TUBUH TULANG DAN JIWA TUAN SERTA MELEBUR ISTEM KEDALAM DIRI TUAN TUAN JUGA HARUS MENAHAN SAKIT SELAMA SATU TAHUN PENUH DAN HARUS TETAP SADAR JIKA TIDAK TUAN AKAN MELEDAK. DAN SISTEM AKAN HILANG. SEMUA PENGETAHUAN SISTEM AKAN BERADA DALAM DIRI TUAN. DAN SEMUA KEMAMPUAN TUAN AKAN HILANG DI GANTIKAN DENGAN KEHENDAK TUHAN.


."sistem akan hilang dan semua kemampuanku akan hilang.


rasa sakit setahun penuh. apa aku akan mampu


la lalu kemampuan kehendak Tuhan ini apa".


DING...


TUAN AKAN TAU JIKA MENCOBA


KEMAMPUAN KEHENDAK TUAN HANYA PERLU MEMIKIRKANNYA MAKAN KEMAMPUAN ITU AKAN LANGSUNG BERFUNGSI DENGAN SENDIRINYA.


."ini luar biasa tapi aku akan kehilangan mu sistem.. sungguh mahal HARGA yang harus aku bayar".


."Nona nona apa kau baik baik saja".


lusy sudah memangil sedari tadi.


."lusy aku baik baik saja tapi sepertinya organisasi ini akan sulit untuk dihadapi saat ini. ini memerlukan waktu yang panjang".


."apa ada sesuatu yang tidak bisa di...


."kamu tidak perlu tau sekarang. apa tanda itu ada pada dirinya".


."ada nona tepat seperti apa yang di katakan nya".


."bunuh saja dia, meski aku bisa menghapusnya kekuatanku masih belum bisa menghadapi orang di belakangnya.


bawalah ke tengah hutan yang jauh dan lakukan dengan bersih".


."laksanakan nona".

__ADS_1


".kalian apa sudah mengerti segera lakukan. lusy".


."baik nona".


ketua kelompok itu pun sudah pingsan, lusy yang melakukannya.


.lusy sepertinya aku akan pergi cukup lama dan sendiri suatu saat nanti. ingatlah ini saat kepergian ku kuharap kau terus berlatih dan segeralah kembali ke negara J urus semua urusan kantor dan yang utama keluargaku. jika mereka mau pindah ke kota bawalah jika tidak jangan memaksa mereka. satu lagi jangan pernah katakan pada siapapun aku pergi siapapun. dan aku tidak menerima pertanyaan dan bantahan. sambil menaruh jari telunjuknya di dahi lusy, transfer semua kemampuanku ucap ria".


lusy langsung saja mengerang kesakitan, Ria sendiri pucat dan pingsan.


."dua jam penuh lusy bergerak tak beraturan memegang kepalanya. hingga semua selesai lusy terbaring dan melihat ke arah nona nya berbicara lirih


."nona apa yang kau lakukan dengan ini semua. mengapa kau memberikan semuanya padaku. hendak pergi kemana dirimu. lalu bangkit dan duduk sejenak mengedarkan energi ke seluruh tubuhnya. setelah 30 detik semuanya sudah kembali normal. segera menghampiri Ria menggendongnya membawanya ke kamar dan membaringkan dengan pelan".


."istirahat lah nona aku akan melakukan semuanya sesuai perintah mu".


lalu merogoh smartphone nya melakukan panggilan ke pada seseorang, dapatkan aku no telepon tuan utusan sekarang. mematikan panggilan tanpa menunggu jawaban 10 detik kemudian deretan nomer telah masuk. langsung saja melakukan panggilan.


."datang dan temui nona sekarang jika dirimu mencintainya. tit...... tak menggunakan jawaban langsung memutuskan panggilan.


. 30 menit kemudian.


."hey kau lusy apa yang terjadi dengan ria jangan menguji ke sabaranku katakanlah dengan terang... dewa dengan suara dingin


."tapi lusy tak menanggapinya dan berjalan keluar. tapi tepat di depan pintu dewa menahannya dengan memegang bahu kanannya.


."jelaskan padaku jangan mengabaikan kan ku mengerti. masih dengan suara dingin dan penekanan


."tapi lusy hanya menggerakkan bahunya sedikit, dewa langsung saja terpental jauh ke belakang dan menabrak sisi tempat tidur ria, hingga bergeser.


."jangan pernah menyentuh kulit tubuhku tanpa izin nona ku bahkan jika kau kekasihnya aku tak segan melenyapkan mu tuan utusan. tugasmu hanya menjaga nona karena aku harus menyelesaikan sesuatu yang nona berikan mengerti. tuan Dani akan datang dan mengobati mu sebentar lagi. lalu menutup pintu.


."dewa sendiri telah memuntahkan banyak darah dari mulutnya, mencoba bangkit dari posisinya. dia tidak menyangka jika lusy dapat melemparnya dengan sedikit gerakan dan melukainya begitu parah. dewa segera duduk di kursi samping tempat tidur ria."


tak lama kemudian. suara danki dari luar pintu terdengar


."nona maafkan aku memasuki kamarmu tanpa menunggumu sadar".


Dani berjalan menunduk melihat lantai tak berani mengalihkan matanya ke manapun.


."tuan utusan bisa duduk di lantai di sini sedikit jauh dari nona aku akan segera mengobati lukamu"..


."kenapa aku harus pergi kenapa tidak disini saja".


."maaf tuan aku tidak berani mendekat kearah nona saat ini tampa ijin darinya ini menurutku sudah batas ku, jika aku mendekat lagi di masa depan aku tak akan berani berhadapan dengan nona".


."sebegitu besarnya rasa hormat dan ke setiamu pada ria, sungguh ria memilih orang yang tepat. lalu mengapa kau dan lusy tidak menyembuhkan ria".


."aku dan lusy tidak mendapatkan perintah pengobatan jika tidak menyangkut dengan hidup dan kematian. dan nona hanya pingsan tidak sama sekali membahayakan hidupnya tuan".


satu jam berlalu akhirnya pengobatan dewa yang di lakukan Dani selesai karena luka yang di alami dewa sangat parah jika orang biasa sudah di pastikan mati tapi karena dewa sedikit berbeda jadi tak menyebabkan kematian.


mengapa lusy melukai dewa itu karena kekuatan yang di dapat dari Ria masih kasar jadi penggunaan energi akan berlebih saat di keluarkan. dan itu juga alasan lusy memanggil dewa lusy ingin memperhalus semua pemberian dari nona nya agar bisa mengatur energinya saat di keluarkan.


."satu hari berlalu, dewa masih setia menemani Ria sesekali mengajaknya berbicara. ria masih dengan kondisi yang pucat tapi tak separah saat pertama dewa datang".


."detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti minggu. akhirnya Ria kembali sadar dari tidur panjangnya. hubby kau disini sudah berapa lama aku tak sadar...


."sayang kau telah sadar sudah semingu dirimu tak sadar. sebenarnya apa yang terjadi denganmu sampai seperti ini".


."aku baik baik saja aku hanya berlatih dengan lusy. lusy di mana?...


."lusy semenjak keluar dari kamar ini tak pernah masuk lagi entah dia ke mana. tapi apa yang dirimu latih bersama lusy hingga aku harus terlempar dan terluka dalam saya menahannya untuk menjelaskan semuanya...


."kau kau berani melakukan nya hubby. sungguh ceroboh. lain kali jangan mencari masalah lagi dengannya. dan ini apa apaan penampilan mu yang berantakan dan seperti kurang tidur".


."ilmu apa yang kau berikan pada lusy hingga merubahnya menjadi monster.


itu aku tidak memperhatikan diriku sayang aku hanya memperhatikanmu".


."ke marilah hubby berbaringlah di sampingku istirahat lah. sambil menepuk tepuk di sampingnya. sayang aku tidak....


."ke marilah hubby aku tidak mau di bantah. ok


lalu dewa menurut dan berbaring di samping ria sambil memeluknya. ria hanya tersenyum dan rapikan rambut dewa. tidurlah aku sudah baik. cup tepat di bibir dewa


."sayang bisakah kau lakukan itu lagi..

__ADS_1


."tidak tidurlah sekarang...


__ADS_2