System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
BAB 8


__ADS_3

..........


pak Danu yang menerimanya sedikit bingung. karena ria yang langsung pergi setelah memberikan bungkusan makanan dan minuman. dan pak danu yang merasa berterimakasih ke pada Ria dan berteriak dengan suara serak mengucapkan Terima kasih. ketika membuka bingkisan itu alangkah terkejutnya dengan tumpukan uang yang banyak di dalamnya.


Ria sendiri yang sudah jauh menerima pemberitahuan dari sistem.


DING...


QUEST TELAH TERSELESAIKAN INFORMASI TENTANG DEWA PENGEMUDI AKAN DI TRANSFER. SISTEM SARANKAN UNTUK TUAN MENCARI TEMPAT YANG AMAN MUNGKIN INI SEDIKIT SAKIT.


Ria yang menerima pemberitahuan dari sistem segera kembali ke rumah. setelah cukup lama berlari Ria yang sudah tiba. bergegas ke kamarnya dan


sistem transfer.


DING...


."TRANSFER DI MULAI."


segala informasi tentang mengemudi di transfer kedalam kepala Ria dengan sangat cepat. dan dari kecepatan itu menimbulkan sakit yang cukup menyakitkan.


setelah 1 menit berlalu rasa sakitnya mulai hilang. ria sendiri kini tengah terbaring dengan keringat yang banyak sudah membasahi tubuh dan pakaiannya.


."haaahhh haaahh ini terulang lagi".


ucapnya sambil segera bangkit dari tidurnya untuk membersihkan tubuhnya.


."ini sudah sore dan sudah tidak mungkin bagiku menemukan seorang guru lebih baik aku berkultivasi saja".

__ADS_1


ujarnya sambil membenarkan posisi untuk berkultivasi. dan sekedar pemberitahuan saja di dunia ini tidak ada yang namanya kultivasi. dan yang berkultivasi hanya Ria saja. orang pada umumnya hanya mengerti dengan tenaga dalam dan yang Ria lakukan hasil dari energinya lebih murni sehingga lebih kuat dan padat. kelak hanya bawahan inti dan pasangan hidupnya yang dapat mempelajari kultivasi.


setelah cukup lama berkultivasi tepat tengah malam ria merasakan keberadaan seseorang yang memiliki aura kehidupan semakin menipis. dan itu semakin dekat dengan rumahnya.


ria pun segera menuju ke depan rumahnya dan benar saja ada seorang paruh baya yang berjalan tertatih Tati. sambil memegang dadanya dan sesekali memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.


."maaf anda kenapa."


."ada yang bisa saya membantu ....


tanya Ria pada paruh baya itu setelah melihatnya dan bergegas menghampirinya.


sedikit terkejut melihat Ria dia ingin mengucapkan sesuatu tapi terlebih dahulu tak sadarkan diri


didalam rumah Ria berusaha mengalirkan energi dalamnya kepada paruh baya tersebut yang sepertinya dia terluka dalam.ria melakukan itu karena mendapatkan sebagian pengetahuan dari informasi kultivasi bahwa energinya mampu menyembuhkan orang yg terluka dalam.


satu setengah jam berlalu dan akhirnya selesai sepertinya dia akan baik baik saja untuk saat ini.


Ria yang memasuki kamarnya untuk istirahat di kejutkan dengan suara sistem


DING..


."KEAHLIAN DEWA PENGOBATAN AKAN SEGERA DI TRANSFER HARAP TUAN BERSIAP KARENA INI TIDAK AKAN MUDAH DAN MUNGKIN AKAN SEDIKIT LAMA APAKAH TUAN MENERIMA."


."ini aiiiihk... aku baru saja selesai dan sekarang ahk... baik lah system aku Terima."


DING...

__ADS_1


."KEAHLIAN DI TRANSFER."


ini berbeda dari sebelumnya rasa sakit yang diterimanya ini terlalu sakit.


ahhhkkkkk.... teriak ria yang kesakitan dia berputar putar sambil memegangi kepalanya yang sakit sambil bergumam ini ini ter...... la.... luuuu.... sakit ahhkkkkkk. tapi proses transfer tetap diteruskan sampai 1 jam lebih barulah selesai. dan ria yang terbaring kelelahan tiba tiba pandangannya redup dan tertidur.


pagi buta sekali sosok wanita yang tengah tertidur mulai terbangun dan perlahan mencoba mengumpulkan kesadarannya sambil melihat jam masih pukul 05.00. segera menuju kamar mandi.


setengah jam kemudian RIA sudah selesai dengan semua nya dan keluar untuk memeriksa paruh baya itu. setelah menerima keahlian dewa pengobatan Ria sudah mampu melihat orang itu sakit atau tidak tampa menyentuhnya.


. sepertinya dia akan pulih cukup istirahat saja agar energinya kembali. lalu Ria pun beranjak pergi ke dapur untuk memasak


setelah selesai memasak ria seperti biasa akan ke kamar terlebih dahulu untuk membersihkan diri lalu kembali ke meja makan dan tepat saat sudah keluar kamarnya ternyata paruh baya itu sudah duduk di kursi meja makan.


. Oohhh anda sudah sadar tuan. silahkan di makan anggaplah rumah sendiri. jika anda merasa ada yg salah pada tubuh anda bisa anda katakan kepada saya


. iya terimakasih atas pertolongannya. dan siapa yang mengobati ku. dan tidak aku merasa seratus kali lebih sehat dari sebelumnya dan cedera yang aku punya pun sudah sembuh.


. Ria hanya tersenyum dan menyuruhnya makan dulu baru setelah itu bisa menjelaskan semuanya


mereka berdua makan dengan nikmat dan tenang setengah jam kemudian ria dan paruh baya itu sudah berdasarkan di ruang tengah. untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi


menurut paruh baya yang bernama Dani ini dia adalah seorang ahli beladiri di salah satu perguruan. tapi ternyata dia di khianati oleh seluruh Perguruan nya dan di balik penghianatan ini ternyata saudara tertuanya yang merasa iri.


. oh jadi seperti itu tuan Dani. sambil Ria menjelaskan pula apa yang sudah menjadi pertanyaan dari tuan Dani


. dan tuan Dani yang mendengar penjelasan dari Ria sangat terkejut. pasalnya di usia yg masih muda sudah mampu menguasai pengobatan yang menurut seorang ahli pun takkan mampu mengobatinya dan dapat di pastikan dia sudah mati.

__ADS_1


__ADS_2