
. Hari ini sudah satu bulan berlalu tidak ada sesuatu hal yang besar terjadi pada Ria dan Dewa. mereka seperti biasa selalu baik baik saja dan penuh dengan cinta.
untuk keluarga thomson mereka sudah hancur keberadaannya menjadi misteri karena lenyap begitu saja tampa ada tanda tanda pertarungan atau pertumpahan darah. rumor beredar tentang keluarga thomson hingga satu rumor mengatakan siapapun yang masih menyebut nama thomson akan sama bernasib seperti keluarga tersebut. hingga orang merasa tabu untuk membicarakannya, akhirnya keluarga thomson hanya seperti keluarga yang tak pernah ada.
untuk jesica sudah diubah menjadi budak *** yang haus kenikmatan, karena telah di cuci otaknya oleh lusy
Dan hari ini tepat hari pernikahan Dewa dan Ria mereka menikah sederhana tampa sepengetahuan umum hanya keluarga inti saja yang hadir dalam pernikahan bahkan badan urusan nikah pun tak mencatat pernikahan mereka badan itu hanya memberikan surat pernikahan ini ria tentu yang melakukannya tampa sepengetahuan dewa. pesta sederhana tapi tak mengurangi kebahagiaan dari dua keluarga maupun Ria dan dewa. keluarga aditama menerima dengan tangan terbuka keluarga Ria, bahkan meminta mereka tinggal di rumah tersebut bernaung dalam satu atap dalam keluarga adi tama.
tapi Ibu dari Ria menolak dengan hormat dia akan tinggal di rumah ria di negara k saja. pada akhirnya semua setuju dari pada kembali ke desa.
karena pesta yang dilakukan secara sederhana jadi tak banyak acara yang di lakukan. hingga malam hari acara selesai ibu ria tidak langsung pergi tapi di paksa menginap oleh mama dewa jadi ibu dan adik ria masih tinggal.
malam hari di kamar.
."sayang kau sedang apa di kamar mandi mengapa begitu lama, malam ini malam pernikahan kita sayang".
tapi ria tidak menjawab, suara pintu kamar mandi terbuka menampilkan sosok wanita begitu cantik begitu memikat begitu menggairahkan. memakai baju tebus pandang memperlihatkan keindahan yang menggoda bagi kaum adam.
dewa saja lelaki super dingin saja masih menelan ludah dan tercengang.
ria mendekat ke arah dewa lalu membaringkan dewa kemudian ria duduk tepat di atas junior dewa yang semakin lama semakin menegang dan menekan bagian intim dari ria.
."hubby malam ini aku milikmu kau bebas melakukan apa pun padaku meminta apa pun padaku, perlakukan aku dengan baik hubby ini baru pertama kali bagiku".
lalu ria bergeser kearah kaki dewa tangannya bergerak menyentuh Lollipop dewa lalu membuka bungkusnya melihat ukuran Lollipop ria sedikit meneguk ludah dewa tersenyum tapi detik berikutnya dewa terkejut ria melahap bulat bulat lollipop milik dewa lalu mengemut nya,
."sayang apa yang kau lakukan???
tapi dewa segera melayang, sekitar lima menit lollipop mulai bereaksi.
."sayang cukup lepaskanlah agar tak mengotori mulutmu."
bukan berhenti tapi Ria semakin meningkatkan ritmenya dan akhirnya meleleh di dalam mulut ria, bau khas dari lelehan lollipop begitu berasa di mulut ria.
."sayang muntah kan saja".
bukannya di muntah kan tapi di telan habis oleh ria lalu menjilati sisa lelehan lollipop.
."sayang tidak ku sangka di hari pertamamu kau begitu nakal dan liar".
tapi kini ria beralih ke atas tepatnya wajah dewa. memperlihatkan gua licin yang berair.
."lakukanlah hubby aku menginginkannya".
dewa yang mendapatkan ijin mulai menyusuri gua bau khas gua begitu menyebar".
."lebih dalam chuby aku menyukainya lebih dalam lagi hubby ".
dewa yang menggunakan jurus lidah kucing begitu mudah mengeksplor seluruh gua.
."hubby lebih cepatlah aku sudah tak tahan".
hingga akhirnya sampailah di sumber mata air hangat. kini beralih ria di bawah tubuh dewa mengeksplor seluruh setiap inci dari tubuh ria tak ada satupun yang terlewat. tangan sakti dewa bermain dengan lihai mengatur ritmenya. ria di buat kewalahan oleh dewa.
."hubby lebih cepat lebih cepat iya terus hubby lakukan lah".
hingga tertumpah kembali mata air tersebut.
."sayang apa sudah siap bolehkah aku melakukannya".
."lakukanlah hubby aku menginginkan nya".
kemudian dewa menyiapkan tongkatnya di depan gua, lalu bergerak maju pelan tapi pasti gua yang begitu basah begitu licin,
."ahkkkk sakit hubby."
."ini hanya kali ini sayang untuk selanjutnya tidak".
ketika sudah memasuki separuh gua yang begitu sempit, tapi untung saja licin, dewa melakukan satu hentakan yang membuat tongkatnya masuk seluruhnya. kini keduanya benar benar menyatu malam ini di penuhi dengan suara suara ria yang begitu kenikmatan malam yang dingin tak menghentikan mereka karena di kamar itu begitu panas. entah sudah berapa kali mereka melakukannya entah sudah berapa posisi yang mereka lakukan. untung saja ria bisa mengimbangi dewa dengan bantuan energi dalamnya entah mengapa sekarang energi dalamnya bisa di gunakan dan mengalami lonjakan yang signifikan . kini matahari mulai terbit tapi keduanya baru saja selesai ria maupun dewa kini tertidur dengan berbalutkan selimut.
siang hari ria terbangun dia merasa sungguh tak memiliki kekuatan meski sudah mengalirkan energinya, dewa benar benar bukan manusia dia monster tidak memberikan ria waktu istirahat yang lama. sat ria bergerak ingin menuruni tempat tidur.
".ahkkkkk ini masih sakit".
__ADS_1
bahkan bekas darah masih melekat di sana.
." hubby bangunlah bantu aku ke kamar mandi tolong buatkan aku air hangat untuk berendam ".
." eemmm sayang tidurlah kau baru saja bertarung. nanti juga kau masih bertarung jadi istirahatlah selagi bisa.
." hubby itu ku masih sakit dan rasanya bengkak bisakah kau memberiku istirahat satu malam saja ku mohan.
." apa sakit bengkak apa perlu ke dokter, sayang ayo aku antar.
." tidak hubby bantulah aku berendam dengan air hangat maka ini akan sedikit mendingan.
." baiklah tunggu sayang akan ku buatkan jangan bergerak biar aku bisa melakukannya lagi bersamamu
ria hanya memalingkan wajah yang bersemu merah malu. mengapa suaminya ini begitu tidak tau malu mengatakan hal hal seperti itu secara terang terangan.
1 jam kemudian ria sudah selesai bersiap kini ria sudah bisa berjalan walau sedikit aneh ria dan dewa kini berjalan ke arah meja makan.
." oh pengantin baru baru bangun apa kalian tidak tidur semalaman ".
celetuk mama dewa, ria pun sedikit malu dan wajahnya memerah.
."oh sayang apa dewa bermain dengan kasar semalam hingga dirimu berjalan seperti itu.
tanya mama dewa sambil menghampiri ria. "
."katakan kepada mama biar mama hajar nanti si dewa ini ".
." iiiii tu....
jawab ria juga belum selesai berkata sudah di pangkas oleh dewa.
." apaan sih mama lihatlah ria jadi malu. itu urusan pribadi dewa dan ria mama tidak usah ikut ikut ok. ayo sayang kita duduk ".
pada akhirnya semuanya makan dengan tenang. tidak ada suatu hal yang terlalu berlebihan setelah makan dewa yang kembali ke kantor, ria kembali ke kamar memantau setiap pergerakan musuh dari laptopnya, ibu dan adiknya sudah kembali ke negara untuk tinggal di rumah lama ria, di antar langsung oleh lusy, mama dan papa dewa di ruang tv, kakek di ruang baca.
tak terasa sudah satu bulan berlalu kini sudah tiba waktu yang di tentukan oleh ria tiba. ria selalu mengikuti dewa selamat dua hari terakhir lebih sering meminta jatah terlebih dulu kepada dewa lebih sering ber manja waktunya hanya di habiskan untuk bersama dewa.
malam ini di kamar ria dan dewa baru selesai melakukan hubungan suami istri.
."aku baik baik saja hubby. hubby apakah dirimu sudah siap untuk menerima semua yang kukatakan kemarin malam ini.
."aku sudah siap sayang lakukanlah".
lalu ria meletakkan telunjuknya di ke ning dewa " transfer seluruh kemampuan 100 persen pemahaman
kini seberkas sinar keluar dari telunjuk Ria masuk kedalam kepala dewa, lonjakan energi yang besar keluar dari dewa menghempaskan tubuh ria jatuh dari tempat tidur terdorong cukup jauh hingga membentur tembok dewa sendiri langsung saja memegangi kepala lalu tubuhnya. ria bangkit dari jatuhnya mengenakan pakaiannya lalu mendekat ke arah dewa sebentar kemudian mengambil secarik kertas menulis.
."hubby bertahanlah karena musuh kita bukan manusia biasa, aku pergi untuk kembali ".
ria mengecup kening dewa kemudian berbalik pergi dengan air mata. dewa sendiri tak mengerti hanya bisa terus menahan sakit di kepala dan tubuhnya. ria sudah membuat semua orang tertidur jadi tidak ada yang tau kepergiannya lusy sudah menunggunya di depan gerbang.
ketika ria yang sudah masuk kedalam mobil dengan tangisan yang sendu membuat lusy memberanikan diri bertanya.
."nona apa tak sebaiknya dirimu tunda dulu kepergian mu hingga hadirnya seorang malaikat kecil yang menemani tuan dewa".
."tidak lusy itu akan membuatku semakin berat meninggalkan nya ini saja sudah berat dan melukai hatiku. tekad ku sudah bulat aku akan pergi dan pasti akan kembali.
."baiklah nona kemana aku harus mengantarmu malam ini.
." ke pelabuhan aku akan memakai perairan untuk menghilangkan jejak agar dewa tak mencari ki dan menemukanku, aku sudah menyiapkan perahu.
."jika nona bersedia kemanakah tujuan nona sebenarnya".
diam sesaat lalu berbicara kembali.
."pulau yang jauh di arah timur sana".
dari mana ria tau ada pulau tentu dari sistem tentunya.
."baik lah nona kembalilah dengan selamat. aku takkan tau yang akan di lakukan tuan dewa".
."aku mohon padamu jangan pernah katakan apapun padanya".
__ADS_1
.".baik nona walaupun tuan dewa adalah suamimu aku hanya akan selalu menerima perintah mu".
."aku tidak salah memilih mu lusy. tapi kumohon lindungilah keluarga aditama. aku mengijinkan mu mengajari siapa saja yang kamu percaya apapun yang aku berikan padamu. dan satu hal carilah pasangan hidup jangan hanya menjadikan ku sebagai patokan hidupmu".
."akan ku lakukan perintah mu semuanya nona, untuk pasangan hidup biarlah takdir yang mengaturnya dan aku akan tetap hidup dan mati untukmu tak dapat di ubah sekalipun itu dirimu sendiri nona. aku sungguh takkan pernah menyesal dan jika memang kehidupan kedua itu ada aku hanya ingin bersamamu kembali nona mengikuti mu".
."lusy.......
tapi ria tak menemukan kata yang bisa di katakan. akhirnya hanya diam. lalu ria memberikan kartu bang tampa batasnya.
."gunakan ini jangan gunakan uang perusahaan. biarkan uang perusahaan terus berbunga cukup ambil untuk gaji karyawan dan membantu setiap mereka yang membutuhkan. dan satu hal habiskan lah uang di kartu itu jika kau mampu dan lindungi keluargaku. lakukanlah apapun kau bebas lusy asal jangan kejahatan. karena aku sendiri yang akan membunuhmu jika kau melakukannya".
."baik nona sesuai keinginanmu".
tiga puluh menikah kemudian ria sudah berada di dermaga."
."nona sudah sampai "
."emmm kembalilah sekarang juga jangan menungguku".
lusy tak membantah dan langsung tancap gas di dalam mobil lusy menangis sejadi jadinya sedari tapi dia menahannya.
di kamar dewa sendiri sudah satu setengah jam yang lalu semenjak kepergian ria masih menahan rasa sakit di tubuhnya, itu pun masih berlanjut malah bertambah sakit.
."aaaaaaaaaahk".
Dewa sudah tak tahan berteriak dan dengan itu pula energinya meledak menghancurkan kaca di sana
terus berlanjut hingga memasuki pukul 05.00 pagi rasa sakitnya berhenti sepenuhnya. badannya di penuhi cairan lengket dan berbau yang menyengat. langsung saja dewa ke kamar mandi masih belum mengerti dengan sekitar.
setelah tiga puluh menit dewa keluar dari kamar mandi baru dia sadar semuanya hancur kaca kaca pecah dan ingatannya. kembali ke ria dia mulai mencari ria tapi tak menemukanya hingga dewa melihat secarik kertas di serpihan kaca lalu membacanya. dewa langsung terkejut dan luntur jatuh ke lantai.
kemudian dia melakukan panggilan.
."lusy di mana kamu".
dewa langsung memutuskan panggilan dan segera menuju kekediaman ria.
."lusy... lusy keluar luaaar...
suara pintu di tendang oleh dewa. penjaga keamanan tidak menghentikan dewa karena sudah di beri tahu oleh lusy.
lusy keluar sekarang.
."maaf tuan dewa ada apa mengapa anda begitu marah".
berusaha bersikap tenang walau tekanan yang di berikan dewa sudah ingin membuatnya berlutut
."katakan kemana ria pergi kau pasti mengetahuinya".
."maaf tuan aku tak bisa mengatakan apapun nona sudah memintaku untuk tak mengatakan apapun".
."lusy jangan coba menguji kesabaran ku walau kau kesayangan ria aku bisa membunuhmu".
."aku pun sama tuan dewa walaupun kau suami nona ku aku juga takkan pernah mematuhi mu aku hanya untuk nona ku walau aku mati sekalipun"
lusy langsung terlempar menghantam besi pinggiran dari tangga, dan memuntahkan darah, dewa sudah bergerak sangat cepat dan menendang lusy tepat di dadanya. lusy memegangi dadanya yang sakit. dewa bergerak lagi tapi kali ini lusy menghindar, terus terjadi pertarungan yang berat sebelah lusy terus di tekan dan di pojok kan dengan pukulan dan tendangan dewa hingga sepuluh menit berlalu kini lusy sudah tergeletak di lantai tubuhnya penuh luka darah terus keluar dari dalam mulutnya kediaman pun sudah hancur.
dewa mendekat ke arah lusy keadaan dewa baik baik saja bahkan bajunya masih terlihat rapi, ekspresi wajahnya sungguh dingin.
."katakan lusy sekarang".
tapi lusy tak menjawab tenggorokannya penuh dengan darah lusy hanya menggelengkan kepala
."usy kau sungguh bajingan".
dewa langung mengarahkan energinya ke tangannya bergerak dengan cepat"
Boooooommmmm. suara ledakan yang keras menimbulkan lubang sedalam satu meter dengan dia meter 5 meter.
."aku bisa saja membunuh mu tapi apa yang akan aku katakan pada ria jika dia kembali".
lalu dewa melompat keluar dari dalam lubang dan pergi lusy sendiri yang terhempas akibat ledakan dari pukulan dewa masih tergeletak dengan senyuman di wajahnya hatinya berkata.
__ADS_1
."nona pasti kembali ".
lalu menangis mengingat ria kembali.