System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
BAB 7


__ADS_3

."Maaf nona. lama menggunakan apakah benar nona akan melakukan pembelian smartphone ini dengan kartu bank ini."


."benar. cepat dan lakukan lah aku sudah kesal sedari tadi mendengar celotehan sampah comberan ini."


."ah baik lah segera dilaksanakan".


langsung saja sang manager memprosesnya dengan cepat.


lalu menghampiri Ria dan mengerikan kartunya beserta tas bingkisan yang berisikan hpnya serta memberikan rincian total harganya.


."ini kartu dan smartphone anda nona dan total semuanya adalah 65 juta."


Ria yang bingung pun bertanya


."bukankah harganya 85 jutakenapa sekarang 65 juta".


."itu karena kartu anda adalah kartu tanpa batas limit yang hanya dimiliki oleh 2 orang di dunia".


."oh baiklah. aku pergi dulu".


."Oh ya untuk nona yang satu ini saya ranka anda menaikan gajinya dan perlakukan dia dengan baik. Karena dia berharga dan untuk anda nona dan tuan yang terhormat jadilah orang yang tau batasan diri agar anda tidak malu.


."manajer terimakasih...


sedangkan nona itu terus saja merengek kepada sang kekasih agar di belikan smartphone yang sama.

__ADS_1


tapi sang kekasih beralasan. hingga akhirnya bertengkar dan bercampur rasa malu. dan berakhir pergi tampa apa pun.


banyak yang membicarakan pasangan kekasih itu dengan buruk. dan pelayan yang melayaninya itu pun di pecat juga dan pelayan yg melayani ria mendapat promosi dan kenaikan gaji.


Ria yang sudah sampai di rumah dengan di antar abang Go-jek. langsung memasuki rumahnya dan berbaring sambil mengingat kejadian tadi yang cukup menguras emosinya.


."haaahhhh sabar Ria sabar.....


keluhnya ka pada dirinya.


SATU BULAN BERLALU


Kini sudah satu bulan ria tinggal dirumahnya. dan sering pula hendri mendatanginya untuk memastikan keadaannya dan mencoba mendekati ria. sedangkan ria yang mengerti dan peka terhadap hendri bersikap biasa saja karena tak ingin memberikan harapan ke padanya.


keseharian ria selama sebulan tidak banyak hanya lebih sering melakukan kultivasi untuk memperluas penampungan energi dalamnya.


dan tepat hari ini dia ingin mencari seorang guru utuk menyelesaikan Ques dewa bela dirinya.


tapi ketika hendak pergi dia ingat tidak memiliki kendaran pribadi.


."hah bisa kan sekali aku tak pandai mengemudi."


DING...


."QUEST TERPICU SILAHKAN TUAN DAPATKAN DEWA PENGEMUDI DENGAN CARA BANTULAH ORANG YANG SEDANG KESUSAHAN DIJALAN".

__ADS_1


."ni cukup mudah baik lah mari lakukan".


ria yang sudah berpakaian tertutup berjalan kaki ke jalan raya mencari seseorang yang mungkin membutuhkan bantuannya. ria sendiri memilih berjalan karena mungkin lebih mudah menemukan seseorang yang membutuhkan bantuan.


sudah setengah hari Ria berjalan hingga di melihat seorang pria tua sedang duduk di trotoar sendirian sambil memegangi perutnya dan tersedia di tiang listrik dalam ke adaan lemas.


ria menghampirinya dan bertanya.


."Maaf Pak. Anda kenapa? mungkin saya bisa membantu Anda".


orang tua yang di tanya seperti itu sedikit terkejut karena sudah 2 hari dirinya kelaparan meminta kasih dari orang. tapi tak mendapatkan apa apa hanya cacian dan hinaan penuh dengan penuh rasa jijik dari semua orang. dan kini duduk didepannya seorang gadis cantik tanpa rasa jijik pun menawarkan bantuan ke padanya.


."gadis cantik apa kamu tidak merasa jijik denganku."


."tidak pak untuk apa saya merasa jijik".


ucap ria


."benarkah terimakasih gadis cantik".


pak tua itu memperkenalkan dirinya bernama danu. dia sudah kelaparan dua hari yang lalu. dan tak ada seorangpun yang menganggapnya.


Ria yang mendengar penjelasan dari pak danu ini segera menuju ke toko makanan dan memesan makanan dan minuman. Dan tak lupa menyelipkan uang di dalamnya.


dan segera memberikan kepada pak Danu dan segera pergi.

__ADS_1


__ADS_2