System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
BAB 30


__ADS_3

lisan juga memberikan penjelasan kepada lusy tentang balapan bahwa di negara ini ada 3 tempat untuk melakukan balapan,


1) jalur puncak A merupakan jalur tersulit dan merupakan jalur maut bagi mereka yang hanya mengandalkan tekat tanpa kemampuan yang mempuni.


2) jalur puncak B seperti yang telah nona lalui. nona bisa menilainya sendiri.


3) jalur puncak c merupakan jalur biasa saja bagi mereka yang baru memulai balapan.


."jadi nona jika dirimu menginginkan balapan dengan taruhan besar dan nyawa bisa datang ke jalur puncak di sana setiap malam akan selalu ada balapan dan di hari hari tertentu sang raja jalanan akan muncul dan jika itu berjodoh dirimu bisa balapan dengannya nona".


."aku ingin dia yang mencari ku jadi aturlah dengan pembalap pembalap yang berani bertaruh besar saja dulu".


."baiklah nona akan aku atur waktu dan taruhannya untuk mu".


lusy hanya mengangguk dan melenggang pergi masuk ke kamarnya. kemudian merenung.


."nona ini sudah hari ke 3 apakah dirimu baik baik saja. aku sungguh ingin ikut denganmu".


untuk dewa kini hanya fokus berlatih dan kantor saja dia menjadi lelaki yang berbeda sekarang. dia lebih tegap kulitnya lebih halus dan bersih. sifatnya bertambah dingin dan kejam.


."jhon di mana dirimu ke tempat latihan sekarang juga".


memutuskan panggilan.


."hah semoga kali ini aku tidak sekarat lagi di buatnya, bos sungguh gila dia menganggapnya aku musuh yang nyata".


di organisasi gelap


."tuan felix apa rencana selanjutnya semua rencana kita tak ada yang mampu menyentuh mereka. Sepertinya mereka sudah mengetahui nya semua pergerakan kita apa lagi Z. A company.bahkan utuk menyentuh orang orang nya sangat sulit bahkan orang kita tak ada yang kembali mayatnya pun tak di temukan keberadaannya.


."ini memang sulit sepertinya hanya ada satu cara....


."kumpulkan semua orang yang tersisa di markas secepatnya.


di hatinya.


."sepertinya aku harus melawan aditama saja secara terbuka untuk z. a company aku lepas saja dulu.


di kediaman malam hari berikutnya


."nona aku sudah ada di jalur puncak A disini ada seseorang yang mau balapan denganmu taruhannya aset kekayaan dan kaki


apa dirimu tertarik".


."setuju aku kesan dalam 30 menit. tit.... memutuskan panggilan.


."apa nona salah ucap ya 30 menit aku saja mengebut dengan mobilnya membutuhkan 1 jam lalu ini ahk nona ini sungguh tidak mungkin".


berbeda dengan lusy yang memakai mobil koleksi kemenangan lisan. dia melajukan mobil seperti melajukan becak sangat santai dan menurutnya mobil ini terlalu pela.


sedangkan bagi pengen dara lain hanya melihat bayangan hitam lewat.

__ADS_1


tepat 30 menit kurang satu detik lusy sudah memarkir mobilnya. dan lisan yang melihatnya masih tak percaya dia berulang kali melihat jam tangannya.


."di mana orangnya ayo cepat lakukan aku ingin kakinya".


."itu nona orangnya menunjuk kepada segerombolan orang yang sedang berbincang".


."pergi dan katakan aku sudah datang dan pastikan taruhannya mengerti.


."baik nona aku sudah mengecek semua kondisi di mobilmu tidak ada masalah, nona bisa memakainya dengan aman".


lalu pergi.


."halo tuan jems.... nona ku sudah datang dan dia di sana jika kau sudah siap silahkan langsung saja karena nona ku tak suka menunggu. aku juga di perintahkan memastikan taruhannya sudah siap belum".


.oh lisan begitu to the poin sekali aku siap kapan saja untuk taruhan ini berkas aset seluruh milikku dan untuk kaki aku juga serius. dan jika boleh tau siapa nama nona mu itu dia masih gadis sepertinya".


."aku tak punya hak untuk itu tugasku hanya mencarikan lawan yang mampu".


."baiklah mari lakukan banding".


setelah itu aset milik lusy dan jems dilakukan banding. dan lebih tinggi milik lusy 5 persen. malam ini lusy hanya membawa 10 %dari asetnya.


."ok tuan jems selisihnya tipis apa yang bisa kau tambahkan untuk melengkapi ini ucap lisan".


."bagai mana jika tangan".


."setuju catat itu lisan".


lisan hanya menelan ludahnya nona nya ini sungguh gila.


untuk jems hanya menggeleng gelengankan kepala.


."sungguh sombong, dan sangat di sayangkan dia begitu cantik".


di garis star kedua mobil sudah siap kapanpun untuk melaju. hingga hitungan pun di mulai.


One..... Two...... Three


mobil jems melesat tapi mobil lusy masih di star lalu membuka pintu kaca.


."lishan apa kau punya rokok aku bosan ambilkan satu untuk ku".


lisan terkejut nona nya ini keterlaluan dia sedang balapan tapi dia masih meminta rokok.


."eh ah oh itu ada nona ini".


lalu lisan menyalakan api.


setelah itu lusy langsung tancap gas suara decitan ban dan aspal begitu nyaring terdengar asap mengepul dan mobil lusy. sudah hilang dari tempanya semua orang masih belum sadar dari keterkejutannya.


lusy yang baru star kini sudah mulai menyusul mempersempit jarak hingga finis kurang dari 200 meter lusy mensejajarkan mobilnya dengan mobil jhon dan di jarak sangat dekat dengan finis menekan perseneling memasukan gigi terakhir dan langsung menginjak gas penuh alhasil di jarak kurang dari 30 cm. mobil lusy bergeser ke depan menyalip separuh mobil dari mobil jems sehingga mobil lusy memasuki garis finis dan menang.

__ADS_1


lusy keluar dari mobilnya lalu menjual seseorang yang memegang tongkat bisbol.


."boleh aku meminjamnya".


tampa ke sarannya orang itu menyerahkannya pada lusy lalu menuju ke arah jems.


."nononona nona tolang hentikan di sana aku mohon kau bisa meminta yang lainnya".


."kau punya apa semua aset mu sudah di tanganku".


."ahk itu bababagaimana jika aku jadi budak mu saja".


pikirannya sudah tidak karuan rasa takut sudah melandanya.


."aku tak memerlukannya aku sudah memiliki lisan dan dia lebih baik darimu".


lusy menghentakkan kakinya halus. itu membuat jems mematung bediri. detik berikutnya.


takkkkkk..... krak..... takkkk.... krak.....


."aaaaaaaaaaaa sakiiiiiiiiiiiiit aaaaaaaa tolong aaaa aaaaaaaaaaaa".


lusy lalu berjalan menendang dada jems yang terduduk hingga terbaring lalu menginjak dadannya kaki satunya menginjak tangan jems. dan krak......


."aaaa tangan ku aaaaaaa sakit tolong lah aaa


."lishan pulang".


singkat lusy


...****************...


ria yang melihatnya mendekat dilihatnya orang tersebut sudah berbentuk tengkorak. tepat di sebelahnya terdapat kotak kayu ber goreskan emas. ria pun mengambil kotak itu.


."permisi tuan yang terhormat aku tidak bermaksud tidak sopan karena anda sudah mati bolehkah kotak ini untukku saja terimakasih tuan".


di dalamnya terdapat cincin seperti giok atau akik dan sebuah kain


DING...


TUAN ITU MERUPAKAN CINCIN RUANG SEMESTA CINCIN ITU SAMA SEPERTI MENU PENYIMPANAN SYISTEM. TUAN CUKUP MENGALIRKAN ENERGI TUAN KE SANA DAN ITU AKAN TERBUKA JIKA TIDAK BISA BERARTI ITU TERSEGEL DAN TUAN BISA MENCOBA MENETESKAN DARAH TUAN UNTUK MEMBUAT KONTRAK DENGAN CINCIN ITU.


."cincin ruang ini terlalu nyata untuk tidak di percaya. aku pikir itu hanya cerita novel saja yang mengarang agar ceritanya menarik, tapi ini sungguh keberuntungan".


lalu ria mengambil kain yang ada di dalam kotak dan di dalamnya berupa surat yang berisi.


."untuk siapapun yang menemukan ini silahkan ambil tapi ku mohon kubur kan ku secara layak. namaku jungkok aku seorang penjelajah ilmu spiritual, supranatural. di dunia keberadaan ku disini untuk menyempurnakan kekuatan entah ini akan berhasil atau tidak. disini ada kolam yang sangat baik untuk tubuh. awalnya aku ingin memasukkan nya ke dalam cincin tapi kemampuanku belum mencukupi jadi aku tak bisa melakukannya.


."terimakasih tuan aku akan mengubur mu secara layak semoga kau senang tuan".


.

__ADS_1


__ADS_2