System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
90


__ADS_3

kemudian ria mengganti menggendong anak keduanya yang rupanya seorang anak perempuan cantik.


" sayang ini anak kedua kita dia perempuan. " ucap dewa.


" cantiknya anak mama. " ria semakin jadi mengeluarkan air mata tubuhnya gemetar menahan agar tangisnya tidak pecah.


" siapa namanya hubby. "


" aku memberikan nama Deva riana. "


" nama yang cantik seperti dirimu sayang jadi lah anak yang penurut dan selalu menyayangi semua orang terdekatmu ya sayang. " kembali tanpa sengaja air mata ria terjatuh tepat di mulut anaknya. hal yang sama pun terjadi.


tak lama ria kembali mengembalikan anaknya untuk di tidurkan kembali di tempat khusus bayinya.


kemudian tiara meminta semua keluarganya untuk berpelukan bersamanya. mereka tampak menangis semuanya terbawa oleh tangisan ria. setelah semuanya berpelukan hanya sisa lusy saja.


" lusy kemari lah. "


" baik nona. "


" peluk aku. "


lusy sedikit bingung tapi tidak membantahnya. setelah cukup lama berpelukan dan keduanya sama sama menangis ria mulai mengendurkan pelukannya.


" lusy jadikan anak anakku seperti anakmu juga jaga mereka seperti kau menjaga anakmu apa dirimu bisa. "


" nona. " ucap lusy tidak mengerti


" sayang apa yang kau katakan. "


" diam lah dulu hubby. lusy apa kau bisa. "


" baik nona mereka berdua sudah menjadi anakku sekarang. "


" bagus aku akan menagihnya nanti jika kau lalai. "


" aku mengerti nona. "


" hubby aku hanya ingin berdua denganmu dan anak kita apa bisa. "


" bisa sayang. "


semua orang yang mendengar mulai keluar satu persatu tanpa di minta mereka mengerti keadaan.


setelah semua orang sudah pergi


" hubby aku ingin di pangkuanmu dan memelukmu. "


" tentu saja sayang ayo biar aku bantu. "


dewa segera membantu ria duduk di pangkuannya.


" apa begini nyaman sayang. "


" em. "


" ada apa denganmu sayang. "


ria bukan menjawab tapi malah menangis sedih dan sendu tangisan yang begitu dalam.


dewa yang berusaha kuat masih saja terbawa.


" tenanglah sayang kita akan melalui ini bersama. " ucap dewa gemetar menahan tangis


" hubby waktu ku tidak lama. "


" apa maksudmu. "


bukan di jawab tapi ria mengecup lembut bibir dewa cukup lama.


" hubby nyanyikan aku sebuah lagu tolonglah. "


" baik lah. " dengan derai air mata dan suara yang lirih dan pilu dewa bernyanyi


... 'A Thousand Years' Christina Perri...


" Heart beats fast


Jantungku berdebar kencang


Colors and prom-misses


Warna-warni dan janji-janji

__ADS_1


How to be brave


Bagaimana agar berani


How can I love when I'm afraid to fall?


Bagaimana bisa aku cinta saat aku takut jatuh?


But watching you stand alone


Namun melihatmu sendirian


All of my doubt suddenly goes away somehow


Segala bimbangku mendadak hilang


One step closer


Selangkah lebih dekat


I have died every day waiting for you


Tiap hari aku tlah mati karena menantimu


Darling don't be afraid


Kasih jangan takut


I have loved you for a thousand years


Aku tlah mencintaimu ribuan tahun


I'll love you for a thousand more


Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi


Ria yang mendengar dewa bernyanyi dan kebetulan juga lagunya sangat pas membuat ria semakin sakit di hatinya mengingat jika dirinya tidak akan lama lagi. ria sesekali ikut bernyanyi.


sampai pada titik di mana dewa sudah tak lagi merasakan pelukan ria lagi, saat di mana dewa sudah tak merasakan getar tubuh ria menahan tangisan, saat di mana dewa sudah tak mendengar lagi isak tangis ria lagi.


dewa mulai sadar dan melihat ria yang sudah terkulai lemas dangan sisa sisa kehangatan di tubuhnya tapi dewa sudah tak lagi merasakan nafas dan detak jantung lagi.


dewa mendekap erat ria dewa masih berusaha menyelesaikan lagunya air matanya mengalir tak tertahan wajah nya memerah kesedihan mendalam sangat di rasakan dewa.


Time stands still


Beauty in all she is


Segala tentangnya begitu indah


I will be brave


Aku akan berani


I will not let anything take away


Takkan kubiarkan segalanya berlalu begitu saja


What's standing in front of me


Apa yang menghalangi di depanku


Every breath


Tiap tarikan nafas


Every hour has come to this


Tiap jam telah sampai di sini


One step closer


Selangkah lebih dekat


And all along I believed I would find you


Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu


Time has brought your heart to me


Waktu tlah membawa hatimu padaku


I have loved you for a thousand years

__ADS_1


Aku tlah mencintaimu ribuan tahun


I'll love you for a thousand more


Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi


One step closer


Selangkah lebih dekat


One step closer


Selangkah lebih dekat


And all along I believed I would find you


Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu


Time has brought your heart to me


Waktu tlah membawa hatimu padaku


I have loved you for a thousand years


Aku tlah mencintaimu ribuan tahun


I'll love you for a thousand more


Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi


hingga di lirik terakhir dan dewa sudah selesai bernyanyi.


" sayang kau sedang tidurkan bangunlah lihat anak kia menangis. " ucap dew lirih dan pilu


" sayang bangun lah. "


" ria sayang bangun jangan tidur. "


" sayang ayo jangan bercanda denganku. "


" aku tak bisa kehilanganmu. " dewa terus berbicara membangunkan ria mengabaikan kedua anaknya yang menangis.


" kalian ini seperti tidak memiliki waktu berdua saja sampai anak menangis ka........ " ucap mama dewa yang masuk karena cukup lama mendengar tangisan bayi dari dalam kamar.


" dewa. ria kenapa..... dewa ria kenapa....." ucap mama dewa yang panik mengundang yang lainnya masuk.


" maa ria tidur kan ma lihat lah ria tidur kan ma. "


" ria ria bangun sayang kenapa di rimu. "


" nona nona. " lusy


" lusy dia selalu mendengarkan musik bukan ayo bangunkan dia sekarang aku mohon lusy aku akan bersujud padamu. "


" nona bangunlah jangan pergi bagai mana kau meninggalkan aku sendiri kau menipuku nona kau menipuku. " ucap lusy yang sudah pecah dengan tangisan.


" ria sayang bangun nak ini ibu apa kamu sudah akan mendahului ibu nak bangun sayang. "


semua orang kalut dalam kesedihan bahkan dewa tetap memangku ria dewa mendekap ria dengan erat dewa seperti tidak ingin di tinggalkan.


" dewa... ria sudah pergi nak dia sudah kembali kepada sang Pencipta. "


" tidak ma ria hanya tidur lihatlah dia masih tersenyum. "


" nak dewa sudah lah kasihan ria jika dirimu seperti ini. "


" bu ibukan orang paling dekat dengan ria ibu adalah orang tuanya pasti ria sangat mendengarkan ibu tolong bu bangunkan ria tolong


ria yang menyaksikan semua itu menangis sampai jatuh ke lantai sungguh ini bukan yang di harapannya.


" hubby hubby.... " ucap ria memanggil dewa.


" waktumu sudah habis. "


" aku aku.... "


" tak bisa ini jalan takdirmu. "


" sayang baik baiklah jaga daddy. " ucap ria pada kedua anaknya dirinya sudah mulai memudar.


" l live you hubby. " ucap ria sepenuh hati berharap dewa mendengarnya.


sontak dewa mengatakan " l love you too sayang. " dewa samar samar mendengar ria.

__ADS_1


" sayang kau masih di sini kembalilah lihat anak kita menangi ayo bangun. sayang. "


yang lain tak mendengar menganggap dewa sangat terpukul terus saja membujuk dewa untuk merelakan kepergian ria


__ADS_2