System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
83


__ADS_3

malam hari tiba kini ria sudah bersama dewa di kamar. ria kini meringkuk dalam pelukan dewa.


" apa apa sayang katakan padaku sepertinya belakangan ini dirimu menyembunyikan sesuatu. " dewa yang merasa ada sesuatu yang terjadi kepada ria tapi ria tak mengatakannya


" hubby belakangan ini mimpi itu semakin sering datang tapi kali ini suara itu tak muncul lagi. aku hanya terperangkap di ruangan sebagai putih yang tidak ada ujung dan kali ini suasananya sangat sedih membuatku yang berada di sana begitu sedih dan juga aku merasa sepi dan kehilangan. aku benar benar takut hubby aku takut jika aku tak bisa bersama dirimu dan anak kita. " jelas ria yang mulai menangis menunjukkan sisi lemah dari sosok ria yang memiliki kemampuan tiada batas


" sayang tenanglah aku mengerti dengan masalahmu itu aku juga bingung untuk menyikapinya awal aku berpikir mungkin itu bawaan dari kandungan mu tapi sampai di titik ini itu sudah tidak mungkin. aku tidak rela jika salah satu dari kalian harus meninggalkanku aku sangat mencintai kalian jika salah satu dari kalian pergi makan secepatnya lah jemput aku untuk menyusul. "


" hubby mengapa dirimu terbawa emosi tenanglah mari kita berdoa dan berharap saja semoga mimpi itu bukanlah pertanda yang buruk untuk keluarga kita. "


" ya sayang aku juga berharap seperti itu diriku sungguh tak sanggup jika kehilangan salah satu dari kalian. "


" iya hubby aku akan terus berusaha untuk kuat agar selalu bisa bersama kalian."


" em. "


setelah itu keduanya mulai menenangkan diri dan mencoba untuk tidur.


beralih pada alina yang akan beraksi malam ini untuk mengakhiri semuanya.


malam ini alina tidak bergerak sendiri tapi kali ini dia bergerak bersama danqi dan 10 orang lainnya


awalnya alina menolak tapi karena danqi yang begitu keras kepala ingin ikut dan bersenang senang terpaksa alina menyetujuinya


mereka sudah berangkat karena sudah berhasil menemukan lokasi dari si target yang ternyata bersembunyi di rumah barunya.


mereka semua mengendarai mobil menuju lokasi. dan ketika sudah dekat mereka memarkirkan mobil mereka di parkiran bawah tanah yang terdekat dengan lokasi target.

__ADS_1


setelah memarkirkan mobil. selebihnya mereka berjalan kaki membaur dengan orang lain di sekitar tapi tak hilang antara satu dan lainnya.


lama berjalan akhirnya mereka tiba di tempat si target yang jauh dari pemukiman dan keramaian. jika di amati rumah tampak sepi dan hanya beberapa orang di luar yang berlalu lalang tapi jangan salah di dalamnya banyak manusia yang haus darah yang siap membunuh siapa sja.


" jadi nona apa dirimu memiliki rencana untuk misi ini. aku sudah berbaik hati membantumu tanpa imbalan. " ucap danqi


" rencana ku mudah dan tidak sulit. yaitu bunuh semua yang merupakan musuh bagaimanapun caranya. apa yang kau katakan danqi bukan kah aku sudah menolak. tapi dasar dirimu saja yang keras kepala. "


danqi hanya tersenyum nyengir. " rencana yang bagus ayo kapan kita mulai. "


"ya sekarang saja kurasa lebih cepat lebih baik " jawab ria."


" baiklah kalian semua siapkan jarum energi sebanyak mungkin buat malang ini sunyi tanpa ada suara senjata apapun kalian mengerti. "


" kami mengerti tuan. "


" bagus. "


kemudian danqi mendengar perintah dari alina untuk melakukan penyerangan


" serang tanpa menimbulkan suara ucap alina. "


segera semuanya bergerak menuju target masing masing. penyerangan itu begitu sunyi diam tanpa suara alam begitu menyatu dengan mereka membuat musuh tak menyangka jika ada penyerangan


detik berikutnya semua penjaga yang berjaga di luar tumbang secara bersamaan tanpa tau apa yang membuat mereka tumbang.


begitu pun di dalam tak mendengar apa yang terjadi di luar mereka begitu asik berpesta minuman dan wanita.

__ADS_1


alina tidak langsung menyerang ke dalam tapi masih berdiri di luar dia menatap danqi sejenak.


" danqi apa kah dirimu bisa menghabis mereka semuanya tanpa ada keributan. "


" em jika itu di luar mungkin mudah karena bisa menyerang dari berbagai sisi. tapi ini rumah ini hanya ada satu pintu saja ketika aku masuk tentu mereka akan mencurigai ku dan akan timbul sedikit kebisingan. "


" apa kau mau mencoba caraku membunuh mereka dengan cepat tanpa kita masuk ke dalam. " ucap alina


" bagaimana caranya. " tanya danqi penasaran


lalu alina mengeluarkan sebotol kecil cairan berwarna merah. " gunakan ini saja. "


" apa itu aku baru melihatnya. "


" racun ini racun yang cara kerjanya melalui udara , tampa bau tampa ras, membunuh secara langsung tanpa sempat bicara. "


" wah wah ada ahli racun ternyata di sini. "


" yaya aku sudah beberapa kali mengujinya kepadamu tapi selalu gagal energi dalam ternyata tetap bekerja di dalam tubuh seseorang walau orang itu tertidur. "


" wah wah nona dirimu sungguh kejam bagaimana jika itu berhasil dan aku mati. "


" maka baguslah aku tak perlu berlatih dengan gila. "


" hahaha bercanda mu bagus nona. "


" danqi ambil ini lalu bungkus dengan energi mu sebar secara merata kecuali orang itu apa dirimu bisa. "

__ADS_1


" ini pekerjaan mudah. "segera danqi menyebar presepsi nya keseluruhan rumah kemudian mulai membungkus racun di dalam botol dan membawanya kedalam. setelah di dalam cairan itu menjadi butiran butiran halus dan menyebar secara menyeluruh.


tak butuh waktu lama untuk itu segera saja orang orang di dalam mulai berjatuhan tanpa tau sebabnya.


__ADS_2