System Pemandu Kehidupan

System Pemandu Kehidupan
57


__ADS_3

davis yang terlempar segera bangkit.


."maafkan aku tuan nona aku tidak mengetahuinya maafkan aku".


lusy yang menyadari tindakan dari davis tadi tidak sempat mencegah. hanya bisa merasuki ketidak tahuan davis dan kecerobohannya tidak memberi tau davis di awal sebelum masuk.


" dengarkan aku baik baik kau sepertinya sudah mempelajari kemampuan keluargaku jadi jangan pernah lagi merendahkan diri di hadapan orang lain. aku hanya mengizinkan untuk rendah hati. kemudian aku hanya setuju jika lusy setuju juga. dan garis bawahi ini jangan pernah membuat sesuatu yang buruk terhadap lusy, bahkan dirimu saja belum mampu untuk membayarnya"


jelas padat dan penuh penekanan dewa yang di sebelah saja merasa sedikit menunduk aura ria lebih murni dari miliknya.


" aku mengerti nona aku sangat mencintai lusy, aku tidak akan melakukan kebodohan yang membuatku menyesal di kemudian hari"


keseriusan davis walau punggungnya sudah berkeringat kakinya gemetar rasanya ingin berlutut di hadapan ria


" bagus aku suka itu, lusy apa kau menyukainya atau kau ingin menjadi kekasihnya lalu menikah"


tanya ria kepada lusy.


" aku menyukainya nona untuk menikah aku tidak ingin sekarang biarkan davis menyelesaikan masalah keluarganya dulu nona" jelas lusy


" apa kau mendengarnya davis lusy menerimamu dan jika ingin di lanjutkan lebih serius lagi dia meminta dirimu menyelesaikan problem di keluargamu apa kau sanggup" ria


" nona aku bisa melakukan apa saja untuk itu tapi merubah keras kepala kakekku jika tidak dengan sesuatu yang besar yang bisa membuatnya menyesal aku rasa sulit. "


" hmmm ya aku sudah memikirkan itu sedari tadi jadi tinggallah di sini biarkan kakek mu datang dan menjemputmu aku ingin melihatnya se angkuh apa dirinya. tunjukkan keberadaan mu pada orang suruhannya biarkan dia datang"


" baik nona terimakasih sudah memberikan keringanan untuk ku ini tidak akan ku lupakan katakan saja jika ada sesuatu yang bisa kulakukan" davis begitu senang

__ADS_1


" kau bebas melakukan apa pun dengan lusy tapi aku tak ingin kau melakukan hubungan itu sebelum menikah jika itu terjadi aku akan memisahkan kalian sampai waktu yang mempertemukan kalian kembali apa kalian mengerti." ria begitu tegas dan dingin


lusy dan davis mengangguk dan menyetujui permintaan ria


" baik nona"


lusy juga tidak ingin melakukannya sebelum menikah karena kehormatan adalah no 1 baginya jika sudah hilang di awal makan baginya tidak ada yang bisa di harapkan di masa depan.


" lusy ingat sebulan lagi kau akan pergi denganku aku tidak tau betapa lama kau di sana. jadi diskusikan lah dengan kekasihmu aku tidak ingin menjadi jarak diantara kalian"


" baik nona aku mengerti, izinkan aku pergi saat ini bersama davis nona"


" ya pergilah "


lusy pun beranjak pergi bersama davis setelah sedikit membungkuk kan badan nya


" hubby setelah kehamilan dan kelahiran malaikat kecil, aku tidak ingin mengurusi sesuatu yang tidak penting aku hanya ingin memfokuskan diri untuk malaikat kecil dan dirimu saja"


" hmmm kau memang istri yang baik sayang aku menyayangimu. "


meraih tengkuk ria untuk mendekat dan mencium bibirnya.


di negara A di kamar helena dan haris, kini helena sedang duduk di pelukan haris.


" suami bagai mana dengan davis aku takut ayah menemukannya"


" istri tenanglah davis sudah dewasa dia tau apa yang harus dilakukannya. aku yakin davis mampu melaluinya. "

__ADS_1


" tapi aku sebagai ibunya masih tidak tenang dan begitu berat. "


" tenangkan dirimu percayakan semua pada davis. mari saat ini lebih memfokuskan diri untuk membuat davis kecil saja"


" suami dirimu pandai mengalihkan pembicaraan, apa dirimu sudah meminumnya, aku merasakan sesuatu mulai mengeras di bawah"


" tentu saja aku sudah meminumnya apa kita di sini atau di sana."


" mari lakukan di sini dulu suami mengingat seperti dulu kurasa itu nyaman."


" baik ayo lakukan. "


ya kalian bayangin aja ya author udah dua kali di tegur. jadi gak bisa detail so jadi author ajak kalian buat membayangkan aja tapi jangan terlalu dalam ya.


kembali ke lusy dan davis.


" davis kau sudah dengar bukan apa yang di katakan nona tadi, aku akan ikut nona ke sebuah tempat dan aku tidak tau kapan aku kembali jadi bagai mana menurutmu"


" aku ini sulit dan berat untukku lusy sepertinya. apa itu tidak bisa di tolak atau.... "


" davis sudah kukatakan di awal nona adalah segalanya apa pun keinginan nona akan ku lakukan. jadi kuharap garis bawahi ini"


" ya baiklah aku mengerti itu, tapi saat ini aku kekasihmu tak bisakah memberiku sedikit celah dan menjadi alasanmu untuk pergi"


" davis benar dirimu adalah kekasihku saat ini. tapi itu tak bisa merubah status nona ku di hatiku. maaf jika kata kata ini menyakitimu tapi ku katakan dirimu hanya lelaki yang datang saat ini dan membuatku lengkap tapi nona tidak dia datang sudah lama merawat ku, memberiku hidup, tidak menjadikan ku budak tapi menjadikan ku keluarga, dia sudah ku anggap ibu, dan itu selamanya. davis mari perjelas ini jika dirimu tak bisa menerima ini kau bisa pergi biar aku berbicara dengan nona agar dirimu bisa terus berjalan di bumi ini. "


" lusy maafkan aku bukan maksudku. baiklah aku menerimanya tapi bolehkah aku ikut denganmu ke tempat itu. sungguh diriku tak ingin jauh darimu, sudah sebulan batinku tersiksa dan kali ini jangan lagi"

__ADS_1


__ADS_2