
Di jalur puncak A kini lusy berada di sana bersama lisan. malam ini cukup berbeda karena semakin banyak orang yang datang untuk melihat balapan kali ini.
."hey apa kau orang yang telah mengalahkan adikku dan mematahkan kaki dan tangannya".
."ya". singkat lusy
."kau begitu sombong taruhan kali ini adalah nyawa dan seluruh aset kekayaan".
."ya tak perlu banyak bicara cepatlah lakukan balapan jika kau hanya berbicara terus lebih baik pulang aku bosan mendengarnya.
."eee kau, baiklah ini seluruh aset ku dan ini surat perjanjiannya jadi tak akan ada hukum yang akan menentukan kita jika salah satunya mati".
lalu di lakukan banding dan hasilnya tetap ria yang menang.
."aku menang lalu apa lagi yang mau kau taruhkan selain nyawamu itu".
."aku tak memiliki apapun lagi semuanya sudah di taruh pada pertaruhan ini".
."aih kau begitu miskin baiklah aku menerimanya".
di garis star lusy menoleh pada lisan.
."apa rokok waktu itu masih ada jika ada bagilah satu untukku karena aku ingin menikmati momen ini.. "
."ada nona ini silahkan".
lusy pun mengambil sebatang kemudian lisan menyalakan api.
One.... Two..... Treeeee..... GO......
mobil dari kakak jems melesat cepat sedangkan lusy begitu santai mengikuti di belakangnya berjarak 1 mobil
."ayo nona sombong akan aku bunuh dirimu di jalur ini...
."dasar bodoh kau pikir aku tak tau rencana mu aku tak ingin membunuh mu di jalur tapi aku ingin membunuhmu di garis finis. jadi kau belum bisa membunuhku sekarang hahaha. lusy
di garis finis kurang dari 50 meter lusy mensejajarkan mobilnya dengan kakak jems.
kakak jems yang melihat nya segera membanting setir ke arah mobil lusy tapi yang tak di sangkanya tiba tiba lusy mengerem al hasil mobil kakak jems menghantam sisi jurang membuat mobilnya ter jungkir balik berputar putar hingga tepat satu senti di garis finis. lusy sendiri melaju dengan santai melewati garis finis. lusy keluar dari mobilnya dan melihat kakak jems yang merangkak keluar dari dalam mobil kini kondisinya begitu parah wajahnya di penuhi darah. lusy mengambil langkah santai mendekat memainkan pisau kecil di tangannya kemudian berjongkok di hadapan jems.
."Anjing yang tak tau musuhnya macan akan bernasib sepertimu."
lalu dengan gerakan cepat leher kakak jems sudah ada garis rapi. dan detik berikutnya sudah memuntahkan darah dan tentu lusy sudah tak di sana orang yang berada di sana tak sempat melihat gerakan lusy juga tak sadar apa yang di lakukan lusy.
."lisan kau pulanglah dulu aku masih ada urusan".
melemparkan kucing mobilnya.
kemudian menggunakan mobil yang pertamakali di gunakan nya. melajukan mobil dengan santai menuju sebuah kafe
didalam kafe lusy seperti kemarin duduk di tempat yang sama.
__ADS_1
."hay nona kau datang kembali...
apa kali ini ingin minum lagi....
. ya aku hanya mampir...
tentu sama seperti kemarin...
.'baiklah tunggu sebentar pesanan anda akan segera datang..
."emmmmm.
singkat lusy dan hal yang sama terjadi dadanya berdegup kencang lagi.
setelah beberapa menit.
."silahkan nona ini pesanan mu mocca late".
."terimakasih davis...
."tentu nona selamat menikmati aku tinggal terlebih dahulu".
."sungguh lelaki yang menarik. masih adakah lelaki se polos dirinya hah.. eh apa yang terjadi mengapa aku mengurusinya. terkejut
setelah beberapa jam lusy menyelesaikan semuanya. lalu keluar.
."kembali lagi lah nona...
."tentu aku akan kembali...
aku pesan meja yang sama apa bisa...
."akan aku bicarakan pada bos ku... aku masih baru di sini nona.
."ya lakukanlah sampai jumpa".
lalu masuk ke dalam mobil. mengapa aku begitu lembut padanya ada apa ini sebenarnya, tuhan jangan permainkan aku dengan takdirmu yang penuh misteri kumohon.
."nona kembalilah aku hanya ingin bersamamu".
."lisan apa kau tau di mana lagi tempat bersenang senang selain balapan aku bosan. melalui panggilan telepon
."nona kau ingin bersenang senang yang seperti apa?.
."bertarung hidup dan mati boleh".
."oh bertarung ya di negara ini ada beberapa tempat yang resmi maupun yang ilegal. kau ingin yang mana nona".
."kau temui akau di......... sekarang ayo jelajahi dunia pertarungan gelap".
."baik nona aku akan segera berangkat.
__ADS_1
di jalan yang sudah di tentukan kini ria menunggu lisan.
."nona maaf membuat mu menunggu ayo langsung saja ke lokasi nona".
."pimpin saja jalannya".
di lokasi pertarungan
."nona disini bisa memilih tingkatan, ad......
."aku ingin yang paling sulit agar aku bisa lebih lama bersenang senang. dan carikan aku lawan yang mau bertaruh besar".
."baik nona.
di arena pembawa acara mulai melakukan khutbahnya.
."apa kabar kalian semuanya malam ini kita kedatangan satu petarung baru lagi dia seorang wanita muda. dia tidak memilah lawan dia akan berdiri di ring dan menunggu siapa saja yang ingin bertarung dengannya. dengan taruhan yang besar. kita sambut orangnya inilah dia nona lusy....
lusy pun berjalan memasuki ring lalu berdiri di sudut, silahkan siapa penantang pertama dan ajukan taruhannya.
."aku yang pertama. aku mempertaruhkan sebuah rumah mewah yang berdiri di lahan seluas 12000m2.
."setuju silahkan turun dan bertarung lah. lusy
di arena.
."nona kau sangat cantik kau bisa memiliki rumah itu tampa bertarung dengan menjadi istriku saja bagai mana".
fihg... ucap wasit
lusy langsung maju melakukan tendangan tepat di dada... al hasil orang pertama ter mundur... tak menunggu lama lusy terus melakukan serangan biasa tampa energi dalam hanya menggunakan fisiknya.
."nona kau menggelitik ku saja apa kau tak bisa melakukan pukulan lebih baik lagi, mari ku tunjukkan padamu. saat akan melakukan tendangan orang itu langsung memuntahkan darah dan tergeletak di ring".
tampa disadari sebenarnya lusy memukul bagian pembuluh darah sehingga tersumbat dan ketika melakukan gerakan yang spontan akan menyebabkan pecah dan menjadikan lumpuh total permanen.
."apa tak ada petarung yang serius mengapa petarung yang lemah ada di arena ini".
hina lusy untuk memancing semua petarung turun dan bertaruh.
."nona kau terlalu sombong biar aku mengajari mu. aku mempertaruhkan. kepemilikan apartemen".
. setuju ayo bertarung kuharap kau bisa memberiku perlawanan
fight.....
...****************...
untuk ria masih terus dengan rasa sakitnya yang semakin waktu semakin menyakitkan. pertama dari proses peleburan adalah tubuh fisik yang akan di lebur bersama sistem.
...****************...
__ADS_1
. menurut kalian apa ini masih menarik atau tidak jika tidak author akan mempercepat perjalanan kisah asmara lusy dan mempercepat proses peleburan dari ria sehingga ceritanya kembali seperti awal lagi. tidak terpecah walau di satu bab.....