
di kantor ruang bawah tanah
."nona apa kau baik baik saja...
sepertinya ada yang membuat mu marah.....
apa perlu aku bereskan nona".
."lusy apa kau... ah sudahlah lupakan saja.
jika lusy tak menggunakan energi dalamnya mungkin dia sudah kalah.
aku baik baik saja tak usah kau pikirkan kembalilah bekerja".
."baik nona. dan masalah orang yang meretas keamanan kita bagi mana nona...
."aku akan ambil alih pekerjaan itu. sampai aku mengetahui lokasi yang pasti atau markas mereka.
sepertinya mereka memiliki sesuatu agar aku tak bisa melacak mereka. karena setiap aku akan berhasil maka semuanya akan hilang dari data komputer ku".
."baik lah nona sampai jumpa".
hah ini melelahkan jika hanya menggunakan kemampuan IQku yang tinggi sepertinya perlu sistem.
sistem transfer kemampuan hacker terbaik di sistem
DING...
."DI TERIMA SAAT INI KEMAMPUAN HACKER TERBAIK DI SISTEM HANYA DEWA HACKER TERBAIK.
APAKAH TUAN MAU".
."Lakukan lah aku mau".
singkat
DING...
."HARAP TUAN MENCARI TEMPAT YANG AMAN INI MUNGKIN SEDIKIT SAKIT".
."baiklah aku pulang saja sepertinya kondisi sudah aman. sambil menekan tombol lusy aku pulang, jangan hubungi aku jika bukan hal yang penting".
di sebrang.
".baik nona hati hati di jalan".
satu jam kemudian Ria sudah ada di rumah dan segera memasuki rumah. dikamar sistem transfer.
DING....
".KEMAMPUAN DEWA HACKER DI TRANSFER".
ria langsung saja mengeratkan giginya karena kesakitan.
dewa yang tiba tiba sudah ada didalam rumah ria entah apa yang digunakannya untuk masuk padahal pintu sudah dikunci. langsung saja ke kamar ria dan melihat ke adaan riya yang kesakitan. dewa segera menghampirinya.
."sayang kau kenapa katakan pada ku".
dewa sangat khawatir kepada ria. tapi ria tak menjawab dia hanya mengerang kesakitan.
setelah tiga puluh menit ria mulai tenang karena rasa sakitnya sudah menghilang tapi keringat sudah membasahi nya. dengan nafas berat kelelahan.
."ewa bagai mana kau bisa masuk semua pintu sudah aku kunci. dan apa yang kau lakukan di sini".
."hukuman mu aku tunda dahulu. bagai mana aku masuk itu tak perlu kau tau. dan sedang apa aku di sini aku merindukanmu. lebih baik sekarang tidur dan esok kamu harus jelaskan padaku".
sambil membenarkan posisi ria. lalu memeluknya dari belakang. tidurlah aku disini akan menemanimu. bahkan dewa tak keberatan memeluk ria yang penuh keringat, walau penuh keringat wangi tubuh ria tak pudar sedikitpun.
."ria akan menolak tapi ketika di peluk oleh dewa dia merasa nyaman dan tubuhnya menerima tidak ada penolakan.
pada akhirnya ria pun tertidur dengan tetap dipeluk dewa".
keesokan paginya ria yang bangun tidak menemukan dewa sedikit bingung.
."ke mana perginya lelaki mesum itu....
sudahlah lebih baik mandi...
30 menit kemudian saat keluar kamar ria di kejutkan dengan dengan keberadaan dewa yang sudah duduk di samping tempat tidur.
."dewa kau tidak pergi. sedang apa kau di sini".
dewa tampa aba aba sudah berdiri dan secepat kilat berdiri di depan ria dan sudah menguncinya di tembok. sambil mengatakan.
."kini hukuman mu Dobel sayang".
ria yang tidak bisa menghindar pun terkunci di tembok. sedikit merinding dengan perkataan dewa.
."eh tidak maafkan aku hub emmmm....
dewa sudah ******* bibir ria. cukup lama berciuman. ria yang sudah memanas sedikit memberikan perlawanan dari ciuman dewa tapi dewa melepaskannya dan beralih pada leher ria.
__ADS_1
ria yang sudah membalas sedikit mengeluh karena di lepaskan oleh dewa.
."ahk....
sebelum sempat berkata dewa sudah beralih ke lehernya.
."emmm... ahhh.... deeewa.. aahhh.... hubby.... maaf.. tolong hentikan ini aku sudah tidak akan bertahan. lakukanlah aahhhh...... nanti aahh... setelah menikah. hah hah hah. dew.. hubby kau..
."sayang kelihatannya kamu sudah basah apakah perlu aku lanjutkan saja. sambil mengendorkan kuncian nya.
."tidak jangan kumohon padamu hubby ijinkan aku ke kamar mandi".
."hemm ok silahkan".
dengan senyum kepuasan...
ria yang sudah menghangat segera merendam dirinya. huh hampir saja.. untung masih bisa bertahan. ucap nya. apa yang di gunakan dewa hinga aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri.
."cepatlah keluar sayang makananmu bisa dingin jangan sampai aku masuk dan menjemputmu. jangan karena di kunci aku tidak akan bisa masuk".
."aaaku segera keluar kamu tidak perlu masuk hubby".
ria segera menyelesaikan semuanya. dan segera keluar.
."emm bisakah keluar dulu hubby aku ingin mengganti pakaian".
."kenapa harus keluar aku sudah melihatmu tanpa sehelai kain pun. jadi tidak masalah untuk sekarang dan seterusnya".
bermaksud menggoda ria.
."eh tapii.. aku mohon pada mu hubby".
penuh permohonan.
."baiklah aku keluar sayang ingat cepat lah jika tidak.. hahahahaha.......
."bebebebaik aku tak akan lama hubby.
melihat dewa yang sudah bergerak meninggalkan kamar dan menutup pintu.
kenapa aku begitu takut padanya apa guna kekuatanku di depannya aku tidak bisa menggunakannya. sungguh permainan takdir yang aneh.
."sistem bisakah aku mengubah takdir yang satu ini".
DING...
."TIDAK BISA TUAN ITU PUTUSAN DARI TUHAN".
."hah baiklah apa boleh buat".
."sungguh wanitaku yang cantik mau seperti apapun tetap cantik. puji dewa...
."kemarilah duduk dan makan aku yang memasaknya. walau tak sebaik dirimu tapi itu di buat dengan cinta".
."Ria yang di puji sedikit malu dan memerah tapi sedetik kemudian di buatnya ingin muntah dengan kenarsisan dewa".
."Terima kasih hubby".
setelah makan dewa pamit untuk bekerja terlebih dulu sedangkan ria tetap di rumah pergi ke salah satu kamar dengan super komputer di dalamnya.
status.
DING...
.........SETAUS......
NAMA : RIA AGUSTIN
RAS : MANUSIA
KEADAAN : SEHAT
KETERAMPILAN: DEWA MEMASAK
KEMAMPUAN: DEWA PENGEMUDI, DEWA PENGOBATAN, DEWA BELADIRI, DEWA HACKER
PENYIMPANAN..
LOTRE....
."baik lah mari bekerja kita lihat sehebat apa mereka. bisakah kali ini mereka menghentikan ku".
jhors aktif..
."super komputer aktif... selamat datang tuan".
."jhors siapkan semua program aku ada pekerjaan".
."program akan siap dalam 30 detik.
30.... 20..... 10...... 1
__ADS_1
program siap selamat bekerja tuan".
kini ria mulai bekerja jarinya yang lihay kini sedang di sibukkan.
."mari kita coba menyusup tampa membobol keamanan mereka".
tak terasa sudah satu jam tapi belum ada tanda bahwa akan selesai. hinga satu jam lagi ria mulai tersenyum jahat.
."sekarang ketemu kau mari kita pindahkan".
."jhors.... salin dan pindahkan semua ke kantor pusat.. dan tanamkan salah satu otakmu di pusat jaringan mereka sehingga semua pergerakan mereka bisa kita lihat".
."perintah di Terima tuan bisa serahkan semuanya pada ku".
."wah sudah 2 jam lebih aku duduk di sini sepertinya berkultivasi lebih baik. smbil keluar dari kamar, jhors offline kan kembali jika semuanya selesai dan aktifkan keamanan berlapis. lalu menutup pintu tanpa menunggu jawaban jhors".
di dalam kamar ria sudah berkultivasi. sudah tengah malam tapi ria masih berfokus
sedangkan dewa yang sudah di sana juga memperhatikan ria.
."apa yang sedang kau latih sebenarnya sayang. mengapa tekanan energi di sini begitu kuat tapi nyaman di tubuhku. suatu hari nanti aku harus mengetahuinya. di dalam hati.
setelah 30 menit ria membuka mata. hal pertama yang di lihatnya adalah dewa yang sedang duduk lihat ke arahnya.
."dew. eh hubby sejak kapan disini".
."satu jam yang lalu. aku sudah disini dan mengamatimu".
."bagai mana caramu masuk tanpa ada suara di rumah yang sudah aku kunci".
."tak perlu tau bagaimana caranya sayang. ok tidak usah bahas itu lebih baik sekarang tidur ini sudah tengah malam..
."emm itu bolehkah aku membersihkan diriku dulu. aku sedikit tidak nyaman".
."tidak ini sudah malam itu tidak baik. aku sudah menunggumu satu jam, aku sudah merindukanmu ayo tidur".
sambil berbaring ditempat tidur dengan posisi yang sama seperi biasanya.
."hubby bolehkah aku bertanya".
sedikit takut
."emm tanyakan lah sayang".
."mengapa dirimu selalu tidur di sini...
."karena dirimu wanitaku jadi aku harus tidur di sini. juga tubuhmu ini sudah menjadi candu ku sayang. sudah tidur apa perlu aku hukum".
."emm baiklah hubby. dengan rasa takut ketika mendengar kata hukuman..
di pagi hari sinar matahari yang hangat membangunkan sosok wanita cantik yang berada dalam pelukan seorang lelaki.
Ria melihat wajah dewa yang tenang.
."Racun apa yang kau bawa padaku hubby mengapa kau mampu mengendalikan ku. dan aku selalu merasa nyaman dalam pelukanmu, entah mengapa aku ingin menyerah kan hidupku untuk mu hubby. tapi aku takut kau hanya sesaat, itu akan sangat sakit bagiku. sambil membelai lembut wajah dewa".
."sayang apa sebegitu tampan wajahku hingga dirimu terpesona begitu melihat ku".
."ehh emm kau sudah bangun hubby".
dengan wajah merah dan salah tingkah merasa malu ini sudah kesekian kalinya tertangkap basah memandang wajah dewa.
."sudah sejak tadi".
sambil membalik tubuh ria. kini posisi dewa sedang menindihnya.
lama saling menatap kemudian dewa men dekatkan wajahnya.
ria yang merasa wajah dewa semakin mendekat tidak melakukan apa apa matanya lekat menatap dewa pikirannya kosong. kini nafas hangat dewa sudah terasa di kulit sensitif Ria. ria kemudian memejamkan matanya. kini kedua bibir mereka sudah menyatu, awalnya hanya dewa yang bermain tapi kemudian ria membalasnya cukup intens mereka berciuman hinga ria menghentikannya.
."hubby bisakah kau hentikan tanganmu bisakah kau berjanji padaku akan melakukannya saat kita sudah menikah saja aku akan memberikan semuanya padamu jiwa dan ragaku".
dewa menghentikan tangannya untuk menyentuh gundukan lembut yang selama ini menggodanya. lalu menatap ria begitu lama.
."sayang aku sudah mencintaimu sungguh aku tak bisa berpaling darimu. aku gila karena mu kau sungguh candu ku. tak pernah ada satupun wanita yang mampu membuatku seperti ini selain dirimu. apa kau juga mencintaiku."
."aaaakkku tidak tau dengan perasaanku saat ini bisakah dirimu bersabar. sebenarnya aku tak mengerti dengan diriku...
berhenti cukup lama sambil berfikir apa aku perlu memberi tahunya saja.
."hubby sebenarnya apa yang kau miliki hingga energi dalam dan aura spiritual ku tak bisa digunakan kepadamu. dan apa yang telah kau lakukan pada tubuhku hingga tubuhku selalu mengikuti mu dan tak bisa aku kendalikan aku sedikit takut padamu".
."aku tak memiliki apa pun sanyang, aku hanya melatih kekuatan fisik ku saja. aku juga baru mengetahuinya semalam jika dirimu memiliki keahlian yang aneh yang tidak di miliki oleh seorang pun. soal tubuhmu aku juga tak melakukan apa pun mungkin kita memang sudah berjodoh".
."iiitu aku mengikuti takdir saja. bisakah dirimu pindah dari atas tubuhku sekarang aku ingin mandi".
."baiklah sayang".
berpindah ke samping ria...
."emm apa kita mandi bersama saja".
__ADS_1
."ria bergegas bangun dan lari ke kamar mandi tampa menjawabnya".
dan...