TAK AKAN MELEPASKAN

TAK AKAN MELEPASKAN
olahraga


__ADS_3

hari ini adalah hari Sabtu dimana para murid-murid SMA libur.yuni memanfaatkan hari liburan kali ini untuk berhibernasi tadi ia bangun sebentar untuk melakukan kewajibannya sebagai umat Islam yaitu solat subuh berjamaah dengan ayah,ibu dan kakaknya. tapi setelah selesai melaksanakan solat subuh Yunita dengan cepat-cepat kembali ke kamarnya dan mengunci pintu kamarnya karena ia seharian ini akan merencanakan tidur yang panjang hingga sore.


dari luar kamar Yunita terlihat Maulana yang sudah rapi dengan pakaian santai nya dan sepatu olahraganya ia berniat untuk mengajak adiknya itu untuk lari-lari pagi mengelilingi komplek di sekitar perumahannya.


ia mengetuk pintu kamar Yunita dengan bersemangat.


tok tok tok


"dek bangun!!!"ucap Maulana terus mengetuk pintu kamar adiknya.


sudah lima menit berlalu tak ada respon dari kamar Yunita .


"dek bangun oy! jangan bilang Lo tidur lagi!!!"


saat dia akan membuka kenop pintu kamar itu ternyata pintu kamar Yunita sudah di kunci oleh pemiliknya. tapi jangan khawatir ia memiliki kunci cadangan yang selalu ia bawa jika terjadi sesuatu dikamar adiknya itu.


Maulana memasukan kunci cadangan itu dan membuka pintu kamar Yunita dengan perlahan-lahan. pertama kali yang ia lihat adalah Yunita yang sedang tertidur dengan pulasnya di ranjang empuknya.


ia menepuk-nepuk pipi tirus adiknya berulang kali.


"hey bangun ta bangun ta......"ucap Maulana menepuk-nepuk pipi Yunita.


Yunita yang terganggu dengan perbuatan Maulana pun ia langsung membuka matanya perlahan-lahan.


ia melihat abangnya yang sedang menepuk-nepuk pipinya langsung menepis tangan itu dari pipinya.


"bang aku ngantuk tahu biarin aku tidur satu jammmmm lagi"ucap Yunita dengan suara khas bangun tidur.


"Adek bang jangan tidur Mulu yuk lari-lari pagi biar badan ngga lebar ayo lari pagi bangun"Maulana langsung menggendong adiknya itu seperti karung beras membuat Yunita yang baru saja bangun tidur kaget dan memberontak.


"bang turunin aku!!! kalo aku jatoh kan kepalanya dulu ngga kasihan apa!"teriak Yunita sambil memukul-mukul punggung Maulana.


"diem mangkanya kalo ngga mau jatoh"jawab Maulana.


Maulana menjatuhkan tubuh Yunita ke closet


"cuci mukanya Abang tunggu di luar 5 menit harus udah siap buat lari-lari keliling komplek"Maulana pergi meninggalkan Yunita yang tengah menatapnya dengan tatapan kesal.


"****** waktu hibernasi gw"ucap Yunita nangis kejer.


lima menit kemudian.


"bang aku dah siap yuk jalan-jalan" Yunita memakai pakaian seperti di bawah ini tapi mukanya si Yunita bukan kek gini ya...



"widih rapi bener"ucap Maulana melihat adiknya yang sudah rapi dengan pakaiannya untuk berolahraga.


"iya dong"

__ADS_1


"oh udah jam segini yuk cepet Fina dah nungguin kita dari tadi"


"mba Fina juga ikut yah??"


"iya dong harus biar jadi tambah semangat gitu"ucap Maulana tersenyum.


"heh taiklah"ucap Yunita kesel.


"yuk lari-lari "Maulana pun mendahului Yunita lari keluar dari rumah mewah Anderson.


"BANGKE cepet banget larinya oy bang tungguin dong!!!"teriak Yunita sambil mengejar Maulana yang sudah jauh di depannya.


Maulana menoleh ke belakang melihat Yunita yang masih jauh di belakangnya.


"ck nih orang lelet banget sih"Maulana pun berlari menghampiri adiknya takutnya sih si Yunita bakalan nyasar karena diakan jarang keluar rumah bisa berabe kalo adik kesanggupannya itu hilang.


"Abang kan nyuruh buat lari-lari kenapa malahan jalan sih yaampun...."ucap Maulana menatap Yunita yang tengah menatapnya kesal.


"ini udah lari Abang aja yang kakinya panjang banget kek pohon kelapa!"ucap Yunita kesel.


"ya dong harus dari pada kamu kakinya pendek banget kek gitu"ejek Maulana.


"bang aku ini termasuk ya tinggi tahu jangan ngejek deh Abang aja yang kek Slender man tinggi banget"


"Slender man enak aja Abang ini adalah CEO yang paling ganteng se Asia tau"ucap Maulana ngos-ngosan.


"punya Adek kok modelnya kek ginian yah"gumam Maulana.


Yunita melihat ke arah depannya matanya menangkap sosok yang sangat familiar.


"bang itu mba Fina kan??"tanya Yunita menghentikan larinya.


maulana pun ikut-ikutan menghentikan larinya karena ucapan Yunita.


"eh iya itu Fina..... yuk kita ke sana kasihan dari tadi dah nungguin kita"Maulana pun kembali berlari menghampiri Fina pacaranya.


"huh gw bakalan jadi nyamuk lagi nih"gumam Yunita pasrah.


Yunita pun ikut berlari menyusul Maulana yang sudah sampai di tempat Fina berada.


Fina melihat kedatangan pacarnya itu langsung menyunggingkan senyumnya yang manis.


"hos...hos..... hos..... kamu udah datang dari tadi yah??"tanya Maulana mengatur nafasnya.


"ngga kok baru satu menit yang lalu"balas Fina.


Fina melihat kearah belakang Maulana ia melihat adik iparnya itu berlari sempoyongan kearahnya.


"yaampun maul adikmu sempoyongan kek gitu masih aja di ajak buat lari-lari kalo pingsan baru kamu nangis"tegur Fina.

__ADS_1


Maulana langsung melihat ke belakangnya melihat Yunita yang berlari sempoyongan.


waduh goblog! iya yah kasihan Yunita hmmm gw biarin dia istirahat di taman ini aja deh kasihan ntar kalo pingsan gw arhh jangan nyampe oke gw bakalan bilang istirahat di sini aja batin Maulana berucap.


"bang.... bang .. kejem Lo HOS... hos.... gw capek banget sumpah....."ucap Yunita ngos-ngosan.


"yaudah kamu istirahat di sini aja dulu"ucap fina menghampiri Yunita dan menuntunnya ke kursi panjang yang ada di taman itu.


"tapi ntar Abang marah "ucap Yunita .


"eh ngga kok Abang ngga bakalan marah istirahat aja di sini Abang sama Fina mau lari-lari dulu ntar kalo udah selesai kita berdua kesini.... inget di sini aja jangan kemana-mana"ucap Maulana.


"ya...ya... dah Sono lari-lari"ucap Yunita menggibas-nggibaskan tangannya.


"inget di sini aja jangan kemana-mana"perintah Maulana.


"iya ... iya..."


"hati-hati di sini ya ta jangan tidur di sini takutnya ada orang yang ngga bener deketin kamu pas tidur"ucap Fina.


"oh iya sip dah sana cepet lari-lari dah jam segini"


Maulana dan Fina pun pergi meninggalkan Yunita di taman itu sendirian.


selepas Maulana dan Fina pergi lebih dari sepuluh menit Yunita merasa kelaparan dan iapun berniat untuk membeli jajanan di supermarket untuk mengganjal laparnya.


"duh lapar banget lagi.... gw pergi ke supermarket dulu ah.... ah itu ada supermarket gw kesitu bentar ah untung gw bawa uang "Yunita pun pergi ke supermarket terdekat.


saat sudah di dalam supermarket itu Yunita langsung memasukan beberapa roti jajanan dan minuman ke dalam keranjang.


setelah dirasa sudah cukup Yunita pun bergegas pergi ke kasir untuk membayar semua makanan yang ia ambil tadi.


saat di kasiran ada seseorang yang memanggilnya dan ternyata itu adalah kacung-kacungnya.


"eh bos lagi ngapain??"tanya Rifki.


"lagi makan ya lagi belanja makanan lah Lo punya matakan kenapa nanya lagi sebel gw"ucap Yunita menatap malas kakak sepupunya itu.


"yaa kan gw cuma basa basi doang"ucap Rifki.


"oh iya tumben Lo jam segini dah bangun??"tanya Gilang.


"itu Abang gw tadi ngebangunin gw buat lari-lari pagi katanya"jawab Yunita.


"lah Abang Lo sekarang di mana??"tanya Gilang sambil melihat-lihat kearah depan supermarket.


******jangan lupa untuk like share and coment ya guys.


dan jangan lupa untuk klik tombol favorit untuk mengetahui update terbaru dari cerita ini ya guys******.....

__ADS_1


__ADS_2