Takdir Cinta Biru

Takdir Cinta Biru
Rumor


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


Dylan terlihat sering bersama dengan Jenny atau orang-orang lain bisa mengatakan bahwa Jenny lah yang selalu mendekat ke arah Dylan setiap kali dia memiliki kesempatan.


Sarah mengatakan kepada Biru bahwa teman-teman mereka melihat Dylan dan Jenny ada di mall beberapa kali dan mereka semua mengatakan bahwa Dylan dan Jenny tengah berkencan dan karena hal itu juga beberapa rumor menyebar.


Mulai dari rumor yang mengatakan bahwa Biru sudah dicampakkan oleh Dylan, Dylan yang bosan kepada Biru, Dylan yang sudah tertarik kepada mahasiswa baru dan rumor yang lainnya juga.


Morgan dan Louis juga menjadi kesal karena Jenny yang selalu muncul di dekat mereka bertiga. Mereka merasa begitu terganggu dan saat mereka bertanya kepada Dylan tentang siapa Jenny itu, Dylan mengatakan kepada mereka semuanya ternyata Jenny adalah putri dari sahabat orang tua Dylan.


Sekarang Morgan dan Louis pun mengerti semuanya. Mungkin para orang tua Dylan dan Jenny mencoba untuk membuat mereka bersama. Sebagai seorang anak dari keluarga pebisnis, mereka semua terbiasa dengan cara seperti itu dengan dijodohkan. Hubungan seperti itu biasanya terjadi untuk urusan bisnis keluarga.


Kadang-kadang mereka juga dipaksa untuk menikahi seorang wanita yang tidak mereka cintai untuk kebaikan bisnis keluarga mereka. Tapi Morgan dan Louis yakin bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi kepada Dylan. Mereka berdua tahu bagaimana karakter Dylan.


Dylan tidak pernah membiarkan dirinya sendiri dikontrol oleh siapapun bahkan itu oleh Papanya sendiri.

__ADS_1


Morgan dan Louis berpikir, mungkin sekarang Dylan membiarkan Jenny selalu mengganggu dirinya karena Dylan menghormati Papanya.


...----------------...


Biru berjalan keluar dari dalam kelasnya. Dia berjalan ke arah gerbang dan melihat mobil Dylan. Awalnya dia ingin memanggil Dylan. Tapi saat dia melihat Jenny juga ada di sana bersama Dylan, dia dengan cepat berbalik dan berjalan menjauh.


Biru tidak tahu kenapa, tapi dia merasa hatinya terluka. Air matanya turun ke pipinya tanpa dia sadari.


Dia lalu berjalan ke arah halte bus dan duduk di sana dengan pikirannya yang kosong.


"Biru bodoh! Kenapa kau cemburu? Dia bukanlah milikmu. Dia punya hak untuk bersama dengan wanita lainnya. Kau seharusnya bahagia dengan hal ini." Ucap Biru pada dirinya sendiri.


...----------------...


Sejak hari itu, Biru mulai mencoba untuk menghindari Dylan. Jika ada waktu luang untuk dia bersama dengan Louis dan Morgan, maka Biru akan mencoba untuk menjaga jarak. Seperti yang dia lakukan hari ini.

__ADS_1


Mereka semua tengah berkumpul bersama seperti biasanya di tempat favorit mereka di kantin. Dylan ingin memesan makanan untuk Biru. Tapi kali ini Biru menolak dengan alasan bahwa dia masih kenyang dan dia hanya ingin memesan minuman favoritnya yaitu bubble tea.


Biru menarik sebuah kursi dan duduk di samping Morgan. Dylan datang dengan makanan di tangannya kemudian diikuti oleh Jenny.


Dylan duduk di samping Jenny dan Biru. Dia melihat ke arah Biru dan bertanya padanya.


"Apa kau tengah sakit? Kenapa kau tidak makan?" Ucap Dylan.


Dia menaruh tangannya di kening Biru dan dia tidak merasakan apapun. Setelah itu dia mendorong sepiring pancake ke arah Biru.


"Makan lah. Ini adalah makanan favoritmu dan jangan hanya minum bubble tea. Kau bisa sakit jika kau tidak makan." Ucap Dylan.


Jenny yang duduk disamping Dylan merasa kesal dengan perhatian yang ditunjukkan Dylan kepada Biru.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2