Takdir Cinta Biru

Takdir Cinta Biru
Tenggelam


__ADS_3

Biru, Sarah dan Brian kembali ke resort. Mereka berencana untuk mengobrol di dalam cafe yang ada di hotel. Saat Brian menerima telepon, dia berhenti berjalan. Sementara Biru dan Sarah berjalan lebih dulu melewati kolam. Di saat yang bersamaan Alisa ada di sana bersama teman-temannya.


Saat Biru dan Sarah berjalan melewati mereka, secara tidak sengaja pundak Biru menabrak Alisa yang ponsel Biru pun terjatuh. Biru sontak meminta maaf kemudian dia membungkuk untuk mengambil ponselnya. Tapi Alisa dengan sengaja menginjak ponsel Biru. Alisa juga mengatakan sesuatu saat Biru mengambil ponselnya.


"Wanita ******." Ucap Alisa.


Sarah mendengar hal itu dan dia menjadi marah dan membela Biru untuk melawan Alisa.


"Siapa yang kau sebut wanita ******? Apa maksudmu dengan mengatakan hal itu?" Tanya Sarah kepada Alisa. "Temanku secara tidak sengaja menabrak mu dan dia sudah minta maaf kepadamu. Jadi apa maksudmu dengan mengatakan hal itu dan juga aku melihat hal itu. Kau dengan sengaja menginjak ponselnya. Kaulah orang yang seharusnya dipanggil wanita ******. Kau harus meminta maaf kepada temanku karena sikapmu yang tidak berpendidikan itu." Ucap Sarah.


Alisa menjadi marah mendengar dirinya disebut dengan wanita tidak berpendidikan. Dia tidak mau meminta maaf dan dia bahkan secara arogan menyumpahi mereka berdua. Sarah menjadi semakin marah dan mereka berdua mulai bertengkar dan saling mendorong satu sama lain.


Biru mencoba untuk melerai mereka, tapi tiba-tiba Biru didorong oleh Alisa dan Biru terjatuh ke dalam kolam. Sarah mendorong Alisa menjauh, sayangnya Alisa juga terjatuh ke dalam kolam. Kemudian dia menarik Biru dan mendorong Biru ke bawah.


Sarah langsung melompat ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan Biru. Dia melihat Biru hampir tenggelam. Sarah mendorong Alisa menjauh dan menarik Biru. Dia menarik Biru menuju ke sisi kolam.


Saat itu Brian datang setelah menyelesaikan panggilan teleponnya dan dia tampak begitu terkejut.


"Brian cepat, tolong Biru. Dia tidak bisa berenang. Keluarkan dia lebih dulu." Ucap Sarah yang sudah membawa Biru ke sisi kolam.


Untungnya Sarah adalah seorang perenang yang hebat.


Alisa keluar dari dalam kolam dan Sarah melihatnya. Dia berjalan ke arah Alisa dan langsung menamparnya dengan keras. Zoya datang dan Alisa mulai berakting. Dia menangis seraya memegang pipinya dan menunjuk ke arah Sarah.

__ADS_1


"Kakak wanita ****** itu menamparku. Temannya jatuh ke dalam kolam. Aku tidak sengaja melakukannya. Itu semua kecelakaan. Tapi dia malah mendorongku ke dalam kolam dan menamparku." Ucap Alisa.


Zoya melihat ke arah Sarah dan mendorong pundak Sarah.


"Apa kau tahu siapa dia? Beraninya kau menamparnya." Ucap Zoya.


Sarah menunjuk ke arah Zoya, dia begitu marah.


"Kau, jika sesuatu terjadi kepada Biru, aku tidak akan melepaskan mu. Aku akan membuat perhitungan denganmu." Ucap Sarah.


"Bukan hanya dia saja yang terjatuh ke kolam itu. Dia juga tidak sekarat. Kenapa dia harus membuat drama seperti ini juga? Salahnya sendiri karena menjadi orang yang lemah dan tidak bisa berenang." Ucap Zoya.


Sarah menjadi semakin marah. Dia mengepalkan tangannya.


Alisa melihat sekeliling dan melihat ke arah teman-temannya. Dia lalu bertanya kepada mereka.


"Apa kalian melihat sesuatu seperti yang dia katakan?" Tanya Alisa.


Tentu saja tidak ada dari teman-temannya yang berani melawan dirinya. Mereka memilih untuk menggelengkan kepada mereka.


"Lihat, tidak ada yang melihatnya." Ucap Alisa dengan arogan.


Sarah menjadi lebih kesal. Dia melihat ke semua orang yang ada di sana dan tersenyum pada mereka.

__ADS_1


"Kalian semua yang ada di sini sama saja. Kalian semua hanya wanita ******." Ucap Sarah sangat kesal.


"Sarah..." Ucap Brian memanggil Sarah.


Sarah tahu tidak ada gunanya untuk bicara dengan mereka sekarang. Hal utama sekarang adalah untuk menyelamatkan Biru lebih dulu. Kemudian dia berbalik saat dia mendengar Brian memanggilnya dan berjalan ke arah Biru dan Brian dia bisa melihat mereka menertawai dirinya. Sarah tidak menyukai Zoya sejak awal dan dia bisa melihat kebaikan yang ditunjukkan Zoya yang palsu kepada Biru.


Bryan terus mencoba untuk melakukan sesuatu kepada Biru. Wajah Sarah memerah. Jika sesuatu benar-benar terjadi kepada Biru, maka dia tidak akan melepaskan mereka.


Sarah melihat ke arah Biru. Setelah beberapa saat, Biru mulai terbatuk. Biru akhirnya tersadar. Tapi wajahnya pucat. Saat dia membuka matanya, dia melihat Sarah dan Brian. Tapi dia merasa kelelahan.


"Terima kasih Brian." Ucap Biru.


Setelah itu dia ingin berdiri, tapi kakinya sangat lemah. Dia terjatuh dalam pelukan Brian. Tubuhnya gemetar karena kedinginan. Brian mengeluarkan jaketnya dan menaruhnya di tubuh Biru. Kemudian dia membungkuk dan menggendong Biru dari sana dan menuju lift. Sarah mengikuti mereka.


Sementara Alisa dan Zoya melihat kondisi Biru. Mereka tersenyum puas.


Mereka bahkan mengambil foto Brian yang memeluk Biru dan menggendong Biru. Bryan menaruh Biru ke dalam bathtub dan meminta Sarah untuk membantu Biru merendam tubuh Biru dengan air hangat.


Setelah beberapa saat, Biru sudah berganti pakaian dengan menggunakan piyama dan berjalan keluar dari dalam kamar mandi bersama Sarah. Brian yang juga sudah berganti pakaian membawa peralatan dokter. Dia memeriksa Biru dan memberikan obat kepada Biru.


Biru pun mengantuk setelah meminum obat itu. Sarah berterima kasih kepada Brian dan Brian mengatakan bahwa dia akan datang untuk menemui Biru besok pagi.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2