
Sarah tampak kesal, dia lalu menarik tangan Biru.
"Kumohon Biru, aku serius." Ucap Sarah.
Biru menghela napas panjang.
"Sarah, aku minta maaf. Aku tidak bisa." Balas Biru.
Biru terus menolak permintaan Sarah. Setelah itu Sarah kemudian mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sesuatu yang ada di ponselnya kemudian memberikannya kepada Biru.
Sarah mengatakan, "aku tahu kau bisa menyanyi dan ini buktinya."
Biru begitu terkejut saat dia melihat apa yang ada di dalam ponsel Sarah.
"Kapan kau mengambil itu?" Tanya Biru.
"Ini kau bukan?" Tanya Sarah.
__ADS_1
"Bagaimana kau tahu itu aku? Tidak ada namaku di situ." Ucap Biru.
"Biru ada banyak orang menggunakan nama lain mereka di YouTube." Ucap Sarah.
Biru kembali menatap ke arah ponsel itu. Ada perasaan lega di dalam hatinya. Dia mengingat masa lalunya. Walau dia tinggal di desa kecil, tapi dia bukanlah seorang gadis kampungan. Dia tahu tentang YouTube dan aplikasi yang lainnya. Dia terbiasa mengcover lagu dengan sahabat baiknya, Han dan Ruby dan menguploadnya ke youtube channel mereka untuk bersenang-senang. Tapi setelah Papanya meninggal, Biru tidak pernah melakukan hal itu lagi. Dia tidak punya waktu untuk melakukannya.
Sekarang tiba-tiba Sarah mengingatkannya tentang hal itu lagi, Biru pun tersenyum. Ken yang mendengar semua percakapan mereka lalu mengambil ponsel dari tangan Biru dan melihat konten itu ini.
"Benarkah? Wow kau benar-benar hebat dalam bernyanyi." Ucap Ken.
Setelah itu Biru mengatakan bahwa dia akan pergi bekerja. Kenzo juga mengatakan bahwa dia harus pergi ke cafe dan kemudian dia menawarkan kepada Biru untuk pergi dengannya. Biru pun setuju.
Mereka berdua lalu masuk ke dalam mobil Kenzo. Tanpa diketahui oleh mereka, Alexa yang berdiri di dekat sebuah pohon mengambil gambar mereka. Dia tersenyum dengan jahat.
...----------------...
Dylan sangat sibuk dengan pekerjaannya. Jadi dia jarang bertemu dengan Biru. Dylan hanya beberapa kali menelpon Biru.
__ADS_1
Biru sendiri juga tidak ingin menanyakan apapun kepada Dylan. Dan sekarang sudah satu minggu Dylan tidak menelpon Biru. Hal itu membuat Biru merasa khawatir tentang keadaan Dylan. Biru mengirim beberapa pesan kepada Dylan, tapi Dylan tidak membacanya. Hati Biru merasa begitu khawatir dan juga kesal.
Hari ini malam tahun baru, cafe tempat Biru bekerja ditutup dengan cepat dibandingkan biasanya. Biru berjalan keluar dengan teman-temannya dari cafe. Nino dan Lia setelah mengucapkan selamat tahun baru kepada satu sama lain dan setelah itu mereka pun berpisah.
Biru melihat ke arah langit malam. Dia lalu mengeluarkan ponselnya dan memeriksanya. Namun dalam ponselnya masih sama karena tidak ada panggilan atau pesan apapun dari Dylan. Biru lalu menarik jaketnya untuk menutupi tubuhnya.
Kelihatannya malam tahun baru ini Biru akan melaluinya seorang diri. Dylan tidak meneleponnya selama satu minggu dan Sarah sudah kembali ke rumah orang tuanya. Sementara Louis dan Morgan juga kelihatannya sudah punya rencana liburan dengan pasangan mereka masing-masing.
Biru lantas berjalan sendirian di kota. Dia melihat jalanan dengan ada banyak pasangan atau anak-anak muda yang tengah bersenang-senang bersama. Mereka tersenyum melihat mereka semua. Bahkan walau dalam hatinya dia merasa sendirian.
Biru berjalan ke arah minimarket dan membeli 3 kaleng minuman. Kemudian dia berjalan ke arah halte bus.
Saat bus yang dia tunggu tiba, dia langsung masuk ke dalam bus dan bus itu berhenti di dekat sebuah taman. Biru berjalan ke arah taman dan saat dia melihat seorang pria tua berjualan makanan di tepi jalan, dia berhenti dan membeli beberapa makanan. Kemudian dia berjalan ke arah tangga yang berada di dekat sungai.
Biru melihat banyak orang berkumpul di sana dan mereka mengatakan bahwa akan ada pesta kembang api di sana.
Bersambung...
__ADS_1