Takdirku Di Tangan Seorang Psychopat.

Takdirku Di Tangan Seorang Psychopat.
Bab 67 : Hidup Tak Datang Dua Kali


__ADS_3

BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA!


...*...


" Sayang dengarkan Daddy. Mommy harus istirahat', Mommy  kecapean karena seharian ini mengurus kita, sekarang kalian pergi tidur di kamar kalian. Tempat tidur ini sangat sempit tidak muat untuk 4 orang, cepat pergi dan tidur," ujar Jackson dingin


" Mommy sakit?" Tanya Si kakak sendu


Aku yang melihatnya imut seperti itu tak tega membohonginya. " Tidak sayang Mommy tidak sakit." Jackson menatapku tajam aku yang di tatap hanya mengangkat kedua bahuku.


" Mommy tidak apa-apa kok," ucap si bungsu menatap ayahnya.


" Eum gini Daddy mau tanya sama kalian. Kalian mau tidak punya adik?"


" Tidak!"


" Mau!"


Jawab si kembar serempak.


" Kenapa kau jawab mau?" Gubris Aldres menatap sinis


" Memang nya Daddy bilang apa?"


Aldres menepuk jidatnya. " Kamu emang adik bodoh!" Celetuk Aldres


Aku dan Jackson saling menatap satu sama lain. Aku sedikit tersentak kaget mendengar ucapan Aldres yang berbicara seperti orang dewasa padahal umurnya masih di bawah anak seusia nya.


" Sayang kenapa kamu bisa berbicara seperti itu? Siapa_siapa yang mengajarimu katakan!" Tanya ku menatapnya serius


" Daddy yang mengajaliku," Jackson tersentak kaget mendengar jawaban anaknya.


Aku menatap dia tajam, berani-beraninya dia mengajarkan hal itu kepada anaknya sendiri.


" Tidak sayang dengarkan aku. Aku tidak pernah mengajarinya berbicara seperti itu, aku juga tidak tau kenapa dia bisa berbicara seperti itu," pembelaan Jackson


" Iya Mommy aku dengal Daddy uka malah-malah di telpon. Aku cuman mengikuti ucapan Daddy, jadi itu bukan salah Al tapi Daddy," Aku dan Jackson membuang nafas lelah.


Jadi karna itu anaknya bisa seperti ini. Semua yang ada di dalam diri si kembar karna mengikuti jejak ayahnya, bahkan sampai-sampai ucapan keseharian Jackson bisa mereka tirukan.


" Sayang jangan seperti itu lagi ok. Kamu masih kecil tidak pantas seusia kamu berbicara seperti itu, kamu janji tidak akan mengulangi nya lagi?" Aku mengangkat jari kelingking ku


" Iya naaf Mommy, Anji!" Aldres mengaitkan jari kecilnya di jariku.


" Sudah sekarang kalian tidur,"


Ku elus rambut tipis mereka, kedua mata kecil itu perlahan tertutup dan kini tertidur pulas. Ku cium kening mereka dan mengatakan ' Good Night '.


Di sisi lain ranjang bergerak tak tau arah karna ulah Jackson. Dia tidak bisa tidur lelap sedikit saja.


" Sayang jangan berisik nanti si kembar bangun," Ucapku


Dia berbalik dan menatapku sendu.


" Ada apa? Apa kamu butuh sesuatu? Apa mau teh hijau? Biar aku buatkan," tawarku

__ADS_1


Jackson berdecak dan bangkit dari tidurnya dan menatapku datar.


" Sejak tadi aku menunggu mu. Seharian ini aku ingin sekali menghabiskan waktu bersama mu, tapi sepertinya kau terlalu sibuk karna seharian ini mengurus mereka,"


" Aku..."


" Sudah lupakan! Anggap saja aku tidak pernah menginginkan dan mengatakan hal apapun," selorohnya


Dia turun dari ranjang dan pergi keluar kamar meninggalkan ku dan si kembar. Aku hanya mengerutkan dahi tak mengerti dengan ucapannya, tapi tiba-tiba aku teringat sesuatu. Aku bangit dari ranjang dan bergegas menyusulnya.


Dari atas sini dapat aku lihat dengan jelas Jackson di bawah sana, Jackson berjalan ke area dapur dan aku kan menyusulnya. Saat di dalam dapur aku mendengar setiap gumaman Jackson yang bergerutu kesal. Jackson meneguk air putih itu hingga habis tak tersisa.


" Huhh aku hanya membutuhkan air putih ini untuk menenangkan pikiran ku," Gumamnya meneguk air putih itu lagi.


Aku menghampirinya perlahan dan memeluknya dari belakang.


Jackson melirikku sekilas dan memutar bola mata malas.


" Kenapa kamu pergi hm?" Tanya ku


" Aku sangat haus," jawabnya datar


" Aku juga sangat haus,"


" Lalu? Kenapa kau berbicara kepadaku? Kalau haus ambil saja sendiri," Jackson berbalik melewati ku dengan segelas air putih di tangannya.


Aku hanya menatapnya sinis, ternyata susah membujuk pria yang sudah terlanjur marah dan cemburu seperti itu.


" Sayang kenapa kamu marah seperti ini? Mereka hanya ingin tidur dengan kita, ayolah mereka membutuhkanku,"


" Apa aku tidak membutuhkan mu? Aku sangat membutuhkan mu setiap detik dan setiap waktu aku membutuhkanmu, dulu kamu selalu ada di setiap aku membutuhkanmu tapi sekarang kamu sudah terlalu sibuk dengan si kembar hingga kamu tidak sedikit pun memerhatikan ku. Karna itu aku ingin mencari baby sister untuk si kembar agar kamu ada waktu bersamaku setidaknya sedikit waktu yang bisa kita habiskan," Aku terdiam mendengar setiap kata yang keluar dari mulutnya.


Aku sadar jika akhir-akhir ini aku memang tidak punya waktu untuk nya, tapi itu bukan berarti aku tidak peduli kepadanya.


" Maafkan aku," cicitku


" Baiklah, sekarang aku mematuhi apapun perintahmu. Kamu boleh menyuruh baby sister untuk menjaga si kembar, tapi aku mohon kamu jangan marah dan cemburu lagi, apalagi kamu cemburu terhadap si kembar,"


" Aku tidak cemburu hanya saja aku merasa kamu sudah tidak memperhatikan ku dan peduli lagi kepada ku," ucapnya sendu


Ku raih dagunya lembut. " Kenapa kamu berbicara seperti itu? Aku sangat peduli dan Sayang sama kamu. Tidak ada yang bisa membagi rasa peduli ku dan perhatian ku kepadamu." Ucapku


Jackson tersenyum manis ke arahku dan memelukku hangat. " Maaf." Desusnya


Aku hanya tersenyum mendengar desusanya dan memeluknya erat. Perlahan Jackson melonggarkan pelukannya dan menatap ku. " Tadi kamu bilang haus apa kamu masih mau minum?" Tanyanya


Aku hanya mengangguk pelan sebagai jawaban iya.


" Baiklah aku akan memberimu minum tapi dengan caraku,"


" Caramu? Seperti apa?", Tanya ku bingung


Jackson meneguk air putih itu dan perlahan wajahnya mendekat ke arahku. Kalian pasti tau bukan apa yang akan dia lakukan? Ya benar. Jackson memberikan minum kepada ku lewat bibirnya, ntah air putih atau bukan aku hanya menikmatinya dan meneguknya.


Lama kelamaan Jackson malah semakin memperdalam ciu*annya, yang awalnya hanya sebuah saluran air kini malah menjadi sebuah ciu*an.

__ADS_1


Semakin lama Jackson semakin agresif, dan kini ciu*an itu berubah menjadi sebuah luma*an.


Aku berusaha mengimbangi permainan bibirnya yang semakin lama permainan bibirnya semakin liar. Jackson mengangkat tubuhku dan menjatuhkan ku di sofa besar itu,  tubuh kekarnya kini menindihiku dengan pangutan kami yang masih bermain di sana.


Jackson melepas kaosnya dan melempar kannya kesembarang arah. Perlahan tangan besar itu membuka kancing bajuku satu persatu, kini sudah 3 kancing bajuku yang sudah berhasil dia buka.


Dan Skip!


PoV Ara End


Malam ini tidak ada yang tau apa yang dilakukan mereka berdua. Hanya Tuhan dan merekalah yang tau, kita mah jangan yah hehehe:D


Kehidupan Jackson dan Ara semakin bahagia, tidak ada yang tau bagaimana takdir mereka di hari ini, esok atau nanti.


...HAPPY ENDING!...


...|||...


...KESIMPULAN!...


..." Jangan kau simpan amarah dan kekesalan mu dalam-dalam, alangkah baiknya jika kau buang jauh-jauh amarah dan iri dengkimu itu. Karna tanpa kamu sadari amarah dan kekesalan ataupun iri dengki kalian itu bila di pendam maka lama-kelamaan amarah itu akan timbul menjadi sebuah rasa balas dendam."...


..." Kebahagiaan seseorang tidak di ukur dan di lihat dari bagaimana karakter kita sekarang, tapi kebahagiaan kita itu dilihat dari dalam hati kita. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, ada orang yang tangguh bisa menyelesaikan dan menyembunyikan sesuatu ntah itu masalah atau pun kebahagiaan nya seorang diri."...


Kita hidup di dunia hanya satu kali dan gunakanlah kesempatan itu sebaik-baiknya.


# kesuksesan tidak butuh ucapan melainkan keberusahaan.


# keberhasilan bukan dari sepintar apa dan sekaya apa kita. Melainkan keberhasilan berasal dari mana kita melangkah.


Oke terimakasih atas supportnya dari awal publ sampai akhir.


Ini adalah cerita pertama aku dan Alhamdulillah End juga hehehe..


Maaf sebelumnya kalau End nya kurang greget atau gaje heheh:v


WARNING!!!


" AMBIL SISI BAIKNYA (CERITA) DAN BUANG SISI BURUKNYA OKEH😉"


Semoga saja cerita ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kalian yah:)


Btw ada senson 2 nggak?


Ouh jelas ada. Tapi ada syaratnya kalau banyak yang komen S2 oke lanjut. Tapi kalau nggak ada sama sekali hum mengsedihkan😭


Jangan rindu yah karna kata dilan tu rindu itu berat. Kamu nggak akan kuat biar aku saja hiyaaa papale__papale....


Sekali lagi terima kasih atas supportnya😭..


Supportan kalian sangatlah berarti untuk aku yang masih di katakan belajar hum:)


Oke Next time yah bye_bye ketemu aku di cerita selanjutnya yah:)


Tetap semangat yah:)

__ADS_1


__ADS_2