Takdirku Di Tangan Seorang Psychopat.

Takdirku Di Tangan Seorang Psychopat.
Rp. 76 You are too perfect for me


__ADS_3

...Happy Reading...


Pagi hari yang cerah dengan suara burung yang berkicau seperti irama lagu. Di kediaman Jackson terlihat semua orang sedang menikmati sarapan mereka, semua tampak hening tidak ada yang berbicara. Keisha yang baru di rumah itu merasa gugup dan bingung harus melakukan apa, sedangkan disisilain Jackson masih tidak sadar dengan luka-luka di wajah Aldren putrannya.


" Hey ada apa dengan wajah mu? apa kamu bertengkar lagi?" tanya Jackson yang baru menyadari luka-luka di wajah Aldren begitupun Ara ia ikut terkejut dan khawatir melihat luka di wajah Aldren.


" Astaga sayang wajah kamu kenapa?" tanya Ara khawatir


" Aldren nggak papa kok Mom. Semalam Aldren belajar berkelahi dengan anak buah Daddy, "


" Jangan berani membohongi Mommy mu, semua anak buah Daddy tidak ada. Semuanya Daddy kerahkan mereka ke kota Padles," Sarkas Jackson yang mengetahui putranya berbohong, sedangkan Aldren hanya membuang nafas kasar. Karna bagaimana pun sangat sulit membohongi ayahnya.


" Ayo jawab dengan jujur kenapa wajah kamu bisa luka seperti ini? apa kamu berkelahi lagi Aldren?" Tanya Ara lagi dengan sedikit nada penuh penekanan


Aldren membuang nafas berat. " Semalam Aldren di keroyok preman Mom." tutur Aldren


"Apa?"


" Kenapa kamu tidak melawan? Bukannya ayahmu mengajarkanmu berkelahi lalu kenapa sekarang?"Jackson yang mendengar namanya di sebut langsung menatap istrinya.


" Sayang kenapa kamu membawa namaku? Dia yang tidak bisa menjaga dirinya sendiri," ucap Jackson tidak mau namanya di sebut dalam masalah putranya.


" Mommy mereka keroyokan, saat itu aku tidak tau kalau ada musuh.."


" Musuh? Kamu masih remaja sudah punya musuh? Astaga sebenarnya ada apa dengan kalian? Kenapa kalian suka sekali berbuat onar dan menambah musuh. Apa kalian tidak suka hidup tenteram hah?"


" Dulu ayah kalian yang banyak sekali musuh dan sekarang apa kalian juga ingin sama seperti ayah kalian?" ucap Ara dengan nada tinggi karna kehabisan kesabaran menghadapi kedua putra dan suaminya. Ara melempar sendok ke piring Jackson membuat semua orang tersentak kaget, Keisha yang melihat kepergian Ara langsung mengikuti Ara meninggalkan ketiga pria tampan itu.


Di belakang rumah Keisha melihat Ara yang menangis di dekat kolam. Keisha melangkahkan kakinya mendekati Ara mencoba untuk menenangkan Ara yang sedang marah. " Tante apa aku boleh duduk?" ucap Keisha meminta izin kepada Ara.


Ara mendongak dan menganggukan kepalanya, Keisha yang mendapat izin langsung duduk di samping Ara yang masih menangis tak bersuara. " Tante kalau tante mau nangis, nangis aja nggak papa kok. Keisha temenin disini." ucap Keisha yang mendapat tatapan dari sang empu.


" Kamu sangat cantik dan baik, berapa usiamu?" Tanya Ara


" 18 tahun tante,"

__ADS_1


" Dulu saat aku di usia kamu, aku sangat menginginkan kehidupan seperti orang lain. Menikmati masa mudaku, tapi tiba-tiba aku bertemu dengan dia. Aku tidak percaya bisa bertemu dengan pria yang sangat keras kepala, banyak sekali rintangan di hubungan kami hingga kami bisa melewati nya dan membawa Aldres dan Aldren ke dunia ini," tutur Ara


" Keisha ini untuk pertama kalinya Aldres membawa seorang wanita ke sini. Aku tidak tau hubungan kalian bagaimana, tapi aku hanya ingin meminta satu hal kepadamu. Jangan pernah meninggalkan Aldres, karna aku yakin kamu membawa hal positif untuk Aldren," pinta Ara kepada Keisha. Keisha tidak berbicara apapun ia hanya diam tidak tau harus menjawab apa.


Sebenarnya Keisha tidak mau menerima ucapan Ara, tapi Ara terlalu baik untuknya membuat Keisha harus berpikir tidak mau menyakiti Ara. Tak lama dari arah belakang Jackson datang dan duduk di samping Ara, Jackson meminta maaf dengan sangat lembut kepada Ara membuat Keisha melihatnya iri.


" Sayang ayo masuk, aku minta maaf. Jangan seperti ini aku nggak bisa melihat kamu pergi tanpa berbicara," tutur Jackson


" Kamu nggak perlu meminta maaf, aku yang salah dan egois. Aku benar-benar seorang istri dan ibu yang tidak baik untuk kalian, aku..."


" Hey apa yang kamu katakan? You are too perfect for me," Ucap Jackson tegas memotong ucapan Ara. Jackson memeluk Ara erat dan mencium keningnya lama, rasa sayang Jackson ke Ara tidak akan pernah hilang dan berubah. Semua yang sudah terjadi itu sudah membuktikan jika cinta mereka sangat kuat, bahkan maut pun sulit memisahkan mereka.


Keisha yang tidak enak berada di tengah-tengah mereka langsung pergi masuk. Saat melangkah masuk tiba-tiba Aldres berdiri di depannya membuat Keisha terkejut dan hampir terjatuh ke belakang, untung saja Aldres begitu sigap sehingga Ara tidak jatuh ke lantai. " Apa aku hantu bagimu?" ucap Aldres dingin


" M_maaf aku nggak tau kalau ada kamu disitu,"


" Sudahlah sekarang lanjut makan. Biarkan mereka berdua," ujar Aldres yang di angguki Keisha.


Keisha kembali ke meja makan dan mulai melanjutkan makan yang sempat tertunda.


...***...


Keisha menoleh ke arah belakang dan mendapati Aldren yang memanggilnya. " Ada apa?"


" Aku mau tanya sejak kapan kamu dekat dengan Vera?" tanya Aldren penasaran


" Aku tidak begitu mengenalnya. aku mengenalnya saat kita di jebak oleh Badgirl sekolah kita,"


" Benarkah? Tapi kelihatannya kalian sangat dekat, "


" Mungkin mata kamu yang salah, " celetuk Keisha yang berhasil membuat Aldren tersentak kaget. " Apa kamu bilang?"


" Ada apa ini?" Ucap Aldres tiba-tiba. Aldres berjalan melewati Aldren dan berdiri di samping Keisha dengan tangan merangkulnya


" Oh jadi sekarang kamu sudah memiliki pengawal nona cantik?" goda Aldren

__ADS_1


" Tutup mulutmu dan pergi," usir Aldres. Aldren menyunggingkan senyumnya dan bergegas pergi meninggalkan dia insan itu.


Kepergian Aldren membuat suasana menjadi hening. Sampai kapan pun Keisha tidak akan pernah mengajak pria di sampingnya berbicara, karna kebencian akan ibunya masih melekat dalam dirinya. Tak lama suara langkah kaki membuat perhatian mereka teralihkan, terlihat Jackson yang pergi keluar dengan tergesa-gesa hal itu membuat Aldres penasaran dan menyusul Jackson keluar.


" Ada apa Dad?"


" Jaga Momy selama aku tidak ada. Aku akan pergi ke kota Padless, mereka membutuhkanku,"


" Memangnya disana kenapa? Daddy tidak butuh bantuan?"


" Anak kecil sebaiknya di rumah,"


" Daddy aku sudah besar bukan anak kecil lagi," Sarkas Aldres tak terima dengan ucapan Jackson.


Tanpa memperdulikan Aldres Jackson bergegas pergi dengan mobil miliknya. Walaupun sering bertengkar tetap saja di saat Jackson pergi untuk melawan musuhnya, Aldres mengkhawatirkan kondisi dan keselamatan Jackson walaupun sang empu tidak ingin di khawatirkan.


...***...


PoV Jackson


Setelah mendapat kabar dari Felix yaitu tangan kanan Jackson yang menggantikan posisi Bimo kalau situasi di kota Padless sekarang sedang tidak baik. Banyak sekali serangan tiba-tiba yang tidak dapat mereka pecahkan siapa orang yang ingin mengacaukan rencana mereka itu, Jackson bergegas pergi ke kota Padless untuk membantu Felix menangani permasalahan di kota itu.


Sesampainya di kota Padless, Jackson langsung bertemu dengan Felix. Felix membawa Jackson keruangannya dan melayani bos besarnya dengan sangat baik. " Katakan apa yang terjadi?" tanya Jackson


" Saya tidak tau siapa dalang dibalik semua ini. Tapi, sekarang sudah ada 3 orang dari kita meninggal karna ulah mereka,"


" Brengsek! Apa masalah mereka?"


" Sepertinya mereka musuh tuan, mereka tidak ingin rencana tuan untuk menghancurkan mereka terjadi,"


" Saat kami mengevaluasi korban, saya menemukan kalung ini," ucap Felix menunjukan sebuah kalung hitam dengan huruf L


" L..? Kira-kira siapa?" gumam Jackson berpikir keras mengingat nama musuhnya yang berawal dari huruf L


......**Next Part\=>......

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini.


Like, Komen, Follow And Vote makasih**


__ADS_2