
4 tahun suda berlalu aku tinggal dinegara orang disana aku hidup sebatang kara,
aah ingat waktu pertama tiba disana pemandangan yang asing orang-orang asing aku bingung jujur sangat bingung harus kemana dan harus apa,
tapi untungnya sebelum benar-benar pergi kesana aku suda mencari informasi mahasiswa yg tinggal dan kulia disana
aku duduk didepan bandara menunggu seseorang menjemput, aku suda membuat janji dengan dia sebut saja namanya ratih dia mahasiswi di kota ini dan aku berkenalan dengan dia di salah satu media sosial karna dia kerap memposting foto-foto nya, kami suda saling tukar nomor wa dia suda berjanji bahwa akan menjemputku sesuai jam penerbangan ku, aku suda memberinya uang untuk ongkos katanya jarak rumahnya dgn bandara sedikit jauh dan butuh biaya untuk kebandara, bahkan Ongkos pun suda sedikit ku lebihkan untuk sedikit tips
tp ternyata sepertinya aku kena tipu, aku ingin menghubungi nya tp belum ganti nomor tlpn, aku pikir setelah dia menemuiku aku ingin minta tolong dibelikan nomor telpn, tp ternyata yaampun aku benar-benar bodoh,
suda semalaman aku dibandara tidur diruang tunggu paginya aku memutuskan untuk berkelana sendiri
tak tau harus kemana aku hanya berjalan mengikuti insting pemandanganya cukup indah udara yg segar bunga yg cantik-cantik cukup membuat ku agak sedikit menghilangkan rasa kecewa ku
hingga tiba lah kaki di didepan sebuah masjid
suda lama sekali aku tak pergi ke masjid dulu kemasjid saja hanya untuk sholat lebaran yaa aku benar-benar malu
ku yakinkan niat untuk meminta pertolongan sang halik mungkin aku tersesat seperti ini juga karena sering lupa bahwa tuhan ku segala-galanya
__ADS_1
aku sholat Dhuha karna ku lirik jam masi pagi
setelah sholat aku duduk termenung di pelataran masjid, aku belum makan dan sangat lapar, aku takut makan dibandara takut makanannya tidak halal jadi aku hanya mengonsumsi air putih saja, yaa bodohnya aku kenapa tak bertanya toh aku juga bisa sedikit-sedikit berbahasa ingris
sudalah aku hanya bisa mengerutuh didalam hati mengasihani diri sendiri,
tak terasa aku tertidur di sana aku terbangun karna ada seseorang laki-laki yg wajahnya seperti orang asia membangun ku dia hanya berdehem agak sedikit kencang aku terbangun dan menunjuk kearah jam dinding aku tau maksud nya bahwa sebentar lagi akan sholat dzuhur
aku memilih untuk bersiap-siap mengikuti sholat
seperti yg kalian pikirkan disini ternyata lebih banyak laki-laki
hanya aku seorang wanita yg menjadi jemaahnya
"what do you from"
aku yg tak percaya orang-orang sekitar hanya menghembuskan nafas lalu menjawab,
" depok " dgn cuekny
__ADS_1
dia hanya menjawab dengan
" hmmm" dan tak menjawab lagi
disaat yg tidak tepat cacing diperutku berbunyi meminta isi agak sedikit keras aku hanya memegang perut dan menunduk benar-benar malu
laki-laki itu pergi meninggalkan ku, aku ikut kembali bekelana sambil menenteng tas dan menarik cover entalah tak tau kemana yg pasti aku ingin mencari supermarket terdekat untuk mengisi perutku yg suda tak terkendali
setelah berjalan beberapa meter akhirnya aku menemukan yg ku cari, untung lah aku suda menukar uangku dgn mata uang negara ini dibank sebelum berangkat ke sini sehingga memudahkan ku untuk berbelanja
aku masuk dan memilih beberapa roti dan cemilan saat sedang asik memilih tiba-tiba dr arah belakang ku ada yang mengajak ku berbicara menggunakan b.indonesia
"kamu lapar makan itu tidak akan kenyang, ayo ikut aku ke tempat makan yg halal"
aku berbalik dan mendapati seseorang itu dengan raut terkejut diaaaa
hai readers maaf ya kemarin aku Hiatus karna ada sedikit masalah dan bikin nga mood buat nulis lagi tapi akhirnya aku mutusin lagi buat nulis tapi mungkin agak sedikit belepotan jujur aku juga ngetik lewat handphone karna laptop lagi rusak mangkanya agak sedikit susah ngeditnya
maaf ya pembaca setia
__ADS_1
aku bakal up cepet asalkan kalian vote yg cepet juga
tolong aku ya heehee biar makin semangat kasih vote kalian maciiiiih 🥰🥰🥰