Terima Kasih Cinta

Terima Kasih Cinta
Episode 16


__ADS_3

. Fatih


Aku mondar mandir di ruang tunggu. Felis belum sadar juga sehingga harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap luka yg ada di beberapa bagian tubuhnya. Beruntung luka gores itu tdak panjang dan tidak parah. Jadi hanya perlu diobati tanpa harus dijahit. Aku belum menelfon abi dan umi. Aku takut ummi khawatir dan akan membuat penyakitnya kumat lagi. Aku mengutuk diri sendiri. Aku kurang waspada terhadap apa yg akan menimpa istriku sendiri.


Tak lama akhirnya dokter keluar dan mengajakku menuju ruangannya.


" bagaimana keadaan istri saya dok. Apa ada luka serius. Tolong dok. Lakukan yg terbaik untuk kesembuhannya." Ucapku memohon. Tanpa sadar aku menangis. Aku merasa sangat takut. Tuhan.. Jangan kau ambil lagi dia dariku. Batinku.


" Keadaannya memang buruk. Istri bapak mengalami trauma ringan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Dia juga mengalami kekurangan gizi dan vitamin. Saat ini kondisinya sangat lemah. Mungkin besok atw 2 hri lagi baru dia akn sadar. Tpi jika sampai 3 hari dia tidak sadarkan diri. Ini akan berakibat serius pda tubuhnya. Karna mungkin tubuhnya mengalami respon yg lemah. Kita berdoa saja. Semoga dia masih diizinkan ada diantara kita." Ucap dokter Herman panjang lebar.


Aku kalut. Aku sangat khawatir. Seburuk itukah kondisi istriku tuhan.

__ADS_1


" Lakukan apapun yg menurut anda terbaik dok. Saya akn setuju. Saya permisi dlu dok." Ucapku.


Langsung saja aku pergi ke kantor polisi untuk menemui wanita gila itu. Saat aku mengunjunginya. Dia terlihat sedih. Namun itu ttp tidak mampu mengikis sedikitpun rasa benciku. Melihat aku yg menunggunya. Dia langsung bersujud di kaki ku. Kubiarkan dia menangis sepuasnya dan mengatakan apa yg dia mau.


" Fatih. Maafin aku tih. Kamu tau aku melakukannya karna mu. Karna cinta aku ke kamu fatih. Kamu harus mengerti. Wanita jal..." belum selesai dia bicara aku sudah memotongnya.


" Kau lh wanita jalang itu disini nindi. Kamu wanita tidak tau diri. Seharusnya kamu sadar saat semua sudah terungkap. Tapi... Lihat dirimu. Kamu bahkan masih saja menyalahkan ISTRI ku. Ingat baik" nindi. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkanmu jika terjadi hal buruk pda Felis. Camkan itu nindi." Ucapku sambil meninggalkannya yg masih sesenggukan.


-------


" Assalamualaikum. " ucapku..

__ADS_1


" Waalaikumsalam lee. Gimana felis lee. Apa sudah diperiksa. Apa kata dokter. Apa felis baik-baik saja nak??? " tanya umi.


Belum sempat kujawab pertanyaan umi. Aku melihat farhan yang meminta maaf pada abi. Sepertinya abi dan umi sudah tau semunya dari farhan. Kulihat umi yg menangis. Bagaimana tidak, felis sudah umi anggap anak sendiri. Bukan hanya sebagai menantu disini.


" udah diperiksa dokter mi. Keadaan felis agak sulit saya jelaskan mi. Felis kekurangan vitamin dan gizi. Dia masih pingsan. Bantu doa untuk istriku ya umi." jawabku. Kutahan air mataku. Aku tak ingin umi semakin khawatir.


Kulihat Farhan yg sampai bersujud di kaki abi.


" Maafkan farhan Bi. Farhan terpaksa. Farhan takut terjadi sesuatu trhadap istri dan anakku bi." Ratap farhan sambil terus bersujud di kaki abi. Abi segera membangunkannya.


" Abi mengerti Farhan. Abi sudah memaafkanmu. Kamu hanya perlu menunggu maaf dari Felisyah. Karna dialah yg kau siksa. Abi tau siapa kamu Farhan. Saat pertama kali abi melihatmu. Abi langsung ingin agar umi memilih kamu sebagai anak angkat dikeluarga ini." Ucap abi. Yah. Benar...

__ADS_1


Farhan adalah anak angkat dikeluarga kami. Hanya kami dan nindi yg tau. Namun cerita yg nindi tau berbeda. Bahwa Farhan adalah kakaknya yg diangkat oleh keluarga dlem. Padahal Farhan memang bukan kakaknya.


__ADS_2