
2 minggu sudah berlalu sejak pembicaraan antara aku, ummi dan mas fatih malam itu. Aku masih belum diizinkan untuk masuk kuliah. Namun aku sudah diberi izin untuk mengikuti kegiatan dipesantren. Aku sudah kembali mengikuti pelajaran kitab. Kecuali ngaji Al-Qur'an, aku ikut pelajaran dikelas pesantren. Karna untuk memperbaiki bacaanku saat membaca Al-Qur'an, aku sudah mengaji bersama mas fatih di kamar sehabis sholat subuh berjamaah di mushollah Pesantren...
Mengherankan memang. Bagaimana tidak, istri dari anak pemilik pesantren masih dalan tahap belajar kitab menengah di pesantren itu sendiri. Tapi aku tidak ambil pusing. Bagaimannapun, aku ingin menjadi orang yang pantas untuk mas fatih nanti.
Untuk kuliah aku bisa tenang. Karna dari awal aku tidak tau bahwa aku akan menikah dengan mas fatih. Jadi aku dulu ambil jurusan hukum. Namun mas fatih tetap mendukung semua kegiatan aku selama itu masih dalam kegiatan yg positif.
----------------
Usai sholat maghrib di mushollah, aku bersiap-siap untuk mengikuti pelajaran kitab dikelasku. Sebelum pergi aku izin sama mas fatih yg juga siap-siap ngajar.
" mas, felis izin ngaji dulu yah. " ucapku sambil menyiapkan kitab mengajar milik mas fatih.
" iya sayang. Mas juga mau ngajar dulu. Kamu hati-hati yah" jawab mas fatih dengan mencium keningku.
" kan deket, nggak sampek 10 menit. Hati-hati sama apa yo mas. " ucapku sambil tersenyum.
Memang sejak kejadian penculikanku dulu, mas fatih jadi lebih hati-hati. Aku mau ketemu Rani sama icha aja ditanyain dengan pasti kemana dan berapa lama. Itu membuat ku bahagia saat menyadari betapa banyak cinta yang ku terima darinya.
__ADS_1
" apapun bisa terjadi yah. Bisa aja kamu kesandung. Atau kesasar salah masuk kelas. " kata mas fatih senyum sejuta watt miliknya. Dan milikku tentunya. 😁 😁
" iya iya mas. Kamu juga hati-hati yah mas. Takutnya hatinya mas fatih yang kesasar." jawabku sambil menunduk. Bukan karna sedih atau apa. Tapi malu, karna aku hanya menggodanya. Dan ini pertama kalinya aku yang menggoda mas fatih lebih dulu.
" tidak akan sayang. Pertama ketemu, mas udah yakin. Cuma kamu yang bisa memiliki hatinya mas mu ini. Tidak akan ada yang lain" ucap mas fatih dengan memelukku.
" Iya mas. Aku tau" jawabku. Sambil melepas pelukan mas fatih.
" ya udah mas. Aku mau berangkat yah. Assalamualaikum " sambungku. Aku mencium tangan mas fatih dulu.
" waalaikumsalam " jawab mas fatih.
" ummi. Felis berangkat dulu yah. Assalamualaikum " ucapku. Tentunya dengan mencium tangan ummi juga.
" waalaikumsalam " jawab ummi.
-------------
__ADS_1
Aku berjalan menuju kelas. Beberapa santri junior ada yang menyapa saat bertemu denganku.
Setibanya aku dikelas. Aku mencari bangku kosong. Tentu saja kelasku berbeda dengan Rani dan icha. Karna mereka sudah lebih lama dipesantren ini. Jadi tingkatannya lebih tinggi sedikit.
Namun karna pada dasarnya aku susah bergaul, jadi dari awal aku memang tidak terlalu akrab dengan santriwati di kelasku. Aku berbicara saat ada yg tak kumengerti dan bertanya pada yang pintar dikelasku. Apalagi sekarang, sebagian ada yg bersikap biasa, ada yg canggung, dan tentu saja ada yg tidak terlalu suka. Namun mereka tidak menunjukkannya.
Hari ini pelajaran kitab nahwu menengah yang akan di ajarkan oleh ustad Farid. Ustad farid adalah alumni di pesantren ini. Ustad farid juga merupakan salah satu ustad yang digemari di pesantren. Karna menurut santriwati yang lain, penjelasnnya sangat detail dan mudah dimengerti. Apalagi ustad farid masih berperawakan seperti umur 20an. Padahal umur sebenarnya sudah 29 tahun. Hampir kepala 3. " sayangnya sudah beristri." kata rani dulu saat rani memperkenalkan semua ustad dan ustadzah dipesantren ini padaku.
Halo sahabat noveltoon...
Maaf yah. Untuk episode ini lebih banyak penjelasannya dari pada percakannya. Itu karna saya sedang mentok. Gak dapet inspirasi. Jadi saya menulis jadwal dalam bentuk penjelasan saja.
Maafkan saya yang penuh kekurangan ya guys. Apalah dayaku sebagai pemula. Dan untuk seterusnya, saya akan berusaha sebaik mungkin agar bisa memuaskan pembaca sekalian...
Terakhir. Terima kasih karna telah mendukung dan mampir dikarya ku yg penuh dengan salah dan dosa ini. Hihihi...
__ADS_1
😉 😉 😉 😉 😉