
"Aku, kenapa aku bisa mengendalikan mimpiku sendiri apa ini benar-benar mimpi?" aku bertanya-tanya di dalam hatiku dan aku melihat ke atas tembok terdapat jam dinding yang tertempel di dalam kamarku untuk melihat waktu saat ini.
Dari bentuk jam tidak terlalu jauh dan hanya mengalami beberapa perubahan, jam di dunia ini lebih ringan dan berbentuk bulat sedangkan jam di dunia asal ku itu sangat berat dan besar.
"Sudah jam 7 pagi?" gumamku lalu turun dari kasur dan membuka pintu, aku menciunm harum makanan yang tidak pernah aku cium sebelumnya. Aromanya yang enak membuatku menjadi lapar.
Aku bergegas ke arah dapur untuk melihat siapa yang sudah rajin pagi hari begini sudah memasak, aku melihat sistem yang memasak nasi yang goreng beserta telur ayam untuk sarapan pagi hari.
"Sistem, kamu masak apa?" tanyaki sama sekali tidak tahu makanan apa yang sistem masak.
"Ini adalah nasi goreng, aku mencampurkan beberapa toping supaya lebih enak saat di makan" ucap sistem terus fokus memasak hingga mateng.
"Duduklah aku akan menyiapkannya untuk mu" sistem menunjuk bangku yang sudah tersedia di meja makan agar Marie tidak berdiri terus untuk memperhatikannya memasak
Aku hanya mengangguk dan berjalan ke arah bangku yang berada di sekitar meja makan, aku duduk dan menunggu hidangan yang akan di siapkan oleh sistem.
Sistem menaruh nasi goreng di atas meja lalu menuangkannya ke atas piring Marie.
"Nih makan lah kalau kurang bisa nambah, aku buat cukup banyak biar bisa awet sampe siang nanti kalo adem ya tinggal di angetin lagi nanti siang" sistem juga menaruh nasi goreng di atas piringnya.
"Makasih sistem, sepertinya masakan kamu sangat enak" puji ku sambil mengambil sebuah sendok untuk mencicipi masakan sistem.
Aku merasakan rasa yang benar-benar melimoah dengan sayur yang di potong kecil di atas nasi goreng, juga ayam dan telur yang di pasukan menjadi satu sangat menggugah selera.
"Enak, sistem kamu jago masak juga ternyata" ucap ku pada sistem.
"Makasih" sistem sedikit malu dengan pujian Marie terhadapnya.
Aku menambah nasi goreng di piring ku, karena masih ada sedikit jadi aku habiskan saja semuanya.
"Kenyang sekali"aku menepuk-nepuk perut yang sepertinya sudah membulat.
Sistem meletakkan jus buah naga hasil belenderannya tadi pagi, dia sengaja menaruh di kulkas agar tetap dingin.
__ADS_1
"Minum lah biar kamu tidak haus lagi" ucap sistem sambil memegang dua gelas jus, dan jus buah naga di tangan satunya di serahkan ke Marie.
Aku mengambil jus berwarna merah keunguan yang di serahkan sistem, aku baru pertama kali melihat minuman seperti ini.
Aku meneguk jus buah naga tersebut dan merasakan sensasi begitu menyegarkan di sertai dengan rasa manis susu bercampur dengan buahnya membuat rasanya begitu sempurna.
"Apa ini sistem, kenapa rasanya enak?" aku langsung meneguk habis minumannya dalam sekali tegukan.
"Itu adalah jus buah naga, jus buah asli yang di haluskan lalu di campurkan dengan susu" jelas sistem sambil meminum jus nya juga.
Pantas saja rasanya enak sekali, aku jadi ingin meminumnya lagi.
"Apa masih ada, aku masih haus"
"Tidak ada aku hanya bikin dua gelas untuk mu dan aku" ucap sistem dengan jujur pada Marie.
Aku memasang ekspresi cemberut, karena aku benar-benar ingin meminum jus nya lagi. "Huft.. baiklah kalau gitu" aku menghela nafas kasar dan kembali menuju kamar.
Sistem menghentikan Marie dengan memegang tangannya. "Mau kemana kamu? lupa ya kalau kamu masih harus menyelesaikan tugas hari ini?" sistem mengingatkan dengan menampakkan papan tugas di depannya yang masih harus di selesaikan.
"Hanya 3 hari lo, ayok sini.. " sistem menarik tanganku menuju keluar agar menyelesaikan tugas yang di berikan.
Sebenernya sistem hanya pemberi tugas bukan pembikin tugas, ada orang yang lebih tinggi kedudukannya dan dia hanyalah alat dari orang tersebut. Bisa di bilang orang itu adalah orang yang sudah membuat sistem AI.
"Kamu..!tidak bisakah kita mengerjakan besok saja?" aku mengeluh pada sistem sambil terpaksa mengikuti langkahnya saat menarik tanganku.
"Tidak bisa, kalau gagal baru tau rasa kamu. inget aku hanyalah alat, yang mengatur hukuman untukmu jika kamu gagal bukanlah aku! " jelas sistem dengan tegas, tidak peduli dengan keluhan Marie.
Karena jujur di dalam hatinya sistem sangat mengkhawatirkan Marie jika gagal dalam misi penyelesaian tugas.
Sesampainya di jalan raya sistem menghentikan langkahnya"nah biasanya disini bakal ada nenek yang ingin nyebrang jalan, kita tunggu saja"ucap sistem memberitahu Marie.
Aku hanya mengangguk dengan ekspresi tidak senang, aku harus menunggu nenek yang ingin menyebrang berjam-jam pastinya sangat melelahkan terus-terusan berdiri di sebrang jalan raya begini.
__ADS_1
"Sabar yaa Marie, kamu pasti bisa selesaikan hari ini" ucap sistem sambil mengelus pucuk kepala Marie, beberapa orang yang berlalu lalang di sekitarnya melihat perlakuan sistem pada Marie.
Aku menjauh dengan wajah yang sudah memerah"jangan mengelus kepalaku, banyak orang yang melihatnya!"
"Memangnya kenapa jika mereka melihat kita, kan mereka punya mata jadi kenapa kamu begitu?" tanya sistem dengan polosnya.
Aku hanya menepuk dahiku karena kepolosan sistem, padahal dia sempat menggodaku tapi tiba-tiba saja dia bersikap sok polos begini.
"Gak tau ah, cape ngomong sama kamu mah" aku membuang muka ke depan tidak ingin menoleh menatap wajah sistem, aku memperhatikan sekeliling jalan di sebrang sana sama sekali belum terlihat seorang nenek yang ingin menyebrang.
"Oh ayolah jangan ngambek nanti cantiknya ilang" gombal sistem pada Marie sambil merekahkan senyuman di bibirnya.
Aku kembali menoleh dengan wajah kesal, sejak kapan sistem belajar menggodanya seperti ini.
"Ihh.. apa sih siapa yang ngambek huhh.. " aku menyuraki sistem tanpa membalas senyumannya.
Aku kembali memperhatikan jalan hingga waktu sudah berlalu selama 1 jam lamanya.
aku melihat seorang nenek yang sepertinya kesusahan untuk menyebrang jalan, aku memperhatikan jalan raya yang mulai ramai dengan mobil dan motor yang berlalu lalang.
"Nenek aku datang" ucapku dengan senyum di bibir, dengan cepat aku langsung menyebrang jalan aku cukup hebat beradaptasi di dunia Baru ini, aku jadi bisa belajar menyebrang jalan dengan cepat dan selamat hingga di sebrang.
Aku menghampiri sang nenek dan menggandeng tangan nenek "nek biar aku bantu nyebrang jalan ya nek" ucapku pada sang nenek.
"Terima kasih ya nak maaf merepotkanmu"
"gak ngerepotin sama sekali kok nek" aku mulai menyebrang jalan yang ramai ini, sistem memperhatikan ku saat membantu sang nenek.
Akhirnya tugas yang ku Terima selesai dan aku mendapatkan hadiah dari sistem.
aku merasakan perubahan di tubuhku, sesuai janji sistem menambahkan tinggi badanku, kekuatan tubuhku, serta kecantikanku di tingkatkan.
"Benar-benar ajaib.. " gumamku merasa kembali bertenaga sehabis menyelesaikan quest.
__ADS_1
ππππ
Lanjut?? gaskenn..