Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
67.Quest Selesai!


__ADS_3

Jam istirahat akhirnya tiba, aku menghampiri sutradara yang sedang minum soda.


"Bu sutradara aku ingin ngomong 4 mata dengan ibu"


Sutradara menoleh ke arah Marie"Apa yang ingin kamu bicarakan?"tanya sutradara penasaran.


"Aku akan mengundurkan diri hari ini" jawabku.


Sutradara yang sedang asyik minum soda tersedak karena perkataan Marie. Dia tidak habis pikir performa kerja Marie yang bagus dan hebatnya itu di lakukan sejak awal hingga sudah 1 minggu sejak Marie datang ke perusahaan ini.


"Me__mengundurkan diri? tapi kenapa kamu mau mengundurkan diri Marie?"tanya sutradara lagi.


"Aku mempunyai masalah, dan aku harus menyelesaikannya setelah selesai aku akan bekerja di tempat lain. "jelasku sedikit dibuat-buat.


Tidak mungkin aku akan bilang jika aku melakukan semua ini karena quest sudah selesai.


"Kenapa bekerja di tempat lain?performamu sangat bagus di sini aku bahkan tidak yakin akan menemukan pengganti yang bermain film lebih baik darimu, proyek pembuatan film perusahaan ini sama sekali belum selesai Marie"


"Maafkan aku sutradara, tapi keputusan ini sudah bulat dan aku akan mengambil tindakan selanjutnya" ucapku sambil tersenyum, aku tau pembuatan film belum selesai. Menurutku juga sangat di sayangkan jika orang-orang mengenalku karena aku adalah pemeran di film ini apa lagi aku sudah ingin berhenti akankah mereka masih mengenaliku kelak padahal followers ku sudah 10,5k sangat disayangkan.


"Film ini belum selesai Marie kamu tidak bisa pergi begitu saja, tetapi jika bos mengizinkanmu berhenti aku akan ikhlas melepaskanmu" ucap sutradara, dia tau bos perusahaan tidak akan membiarkan karyawan dalam pembuatan film yang belum selesai pergi begitu saja, mereka harus menyelesaikannya jika ingin pergi.


Aku terdiam sejenak, mau bagaimanapun aku baru tau jika harus meminta izin pada bos. Aku kira mundur begitu saja bukanlah suatu hal yang rumit.


"Baiklah aku akan coba membicarakan hal ini pada bos"


"Coba kamu ke lantai paling atas, dia ada di ruangannya" perintah sutradara.


Tanpa berlama-lama aku langsung menaiki lift untuk ke lantai atas, dimana ruangan Ceo perusahaan berada.


Sesampainya di lantai atas dengan langkah tidak pelan tidak juga lambat aku keluar dari lift.

__ADS_1


Aku menatap bos yang sangat sibuk dengan berkas-berkas setumpuk kan di atas mejanya. Karena ruangan bos begitu besar aku agak mendekat ke sekitar meja Ceo.


"Maaf mengganggu waktu anda bos" aku menunduk memberi hormat.


"Ada apa? " tanya bos perusahaan tanpa menoleh ke arah ku, sifatnya sangat dingin tetapi dia tampan.


"Saya ingin mengundurkan diri dari perusahaan ini.. " jawabku.


Tangan bos itu berhenti karena tidak menyangka Marie akan mengundurkan diri, dia mulai melihat wajah Marie setelah di lihat-lihat semakin lama Marie sangat cantik.


"Apa alasanmu ingin berhenti dari perusahaan ku?" tanya bosnya lagi.


"Karena aku ada masalah mendesak bos dan aku akan pindah keperusahaan lain jika sudah selesai menyelesaikan masalah" jelasku lagi.


"Tapi maaf saya tidak bisa menyetujui permintaanmu, kamu ingin berhenti dari perusahaan ini? film yang di produksi oleh perusahaan ku belum selesai jadi mau tidak mau kamu harus menyelesaikan film ini selama 3 bulan kedepan" tolak bos perusahaan lalu pandangannya kembali pada berkas-berkas yang masih belum selesai ia tandatangani.


"Tapi bos.. " ucapanku terhenti karena tangan bos perusahaan mengangkat tangan menyuruhnya untuk stop.


"Tidak ada tapi-tapian saya tidak ingin tau, mau tidak mau kamu sudah bekerja di perusahaan saya dan kamu tidak bisa seenaknya keluar perusahaan"


Walau hatiku berat aku akan menerimanya, tapi aku perlu bantuan sistem untuk tindakan ku selanjutnya.


"Bagaimana apa kamu boleh berhenti?" tanya sutradara penasaran, sebenarnya dari ekspresi Marie yang murung sudha terlihat jelas jika tidak di izinkan tetapi sutradara ingin Marie berbicara lewat mulutnya sendiri.


Aku hanya menggeleng tanpa menjawab perkataan sutradara, ya dengan kata lain belum ada perpisahan saat ini. Aku akan sangat kerepotan jika mendapatkan quest lagi karena masih bekerja di perusahaan ini, quest akan muncul kapanpun dan yang aku takutkan adalah saat jam kerja muncul quest aku tidak bisa beralasan saat sedang kerja.


"Aku mengerti perasaanmu, tapi memang di perusahaan ini tidak bisa semudah itu untuk keluar, kamu harus menyelesaikan film ini dulu baru kamu bisa keluar" sutradara menepuk pundakku berusaha untuk menghibur mood ku yang sedang jelek.


Aku tersenyum dan jam istirahat sudah berakhir. Aku akan membuat film saat semua orang sudah berkumpul.


*****

__ADS_1


Sistem


"Selamat tuan anda sudah menyelesaikan quest hadiah secara acak akan dikumpulkan silahkan tuan membuka salah satu kotak hadiah"


Aku melihat ada 6 kotak yang tertera di layar sistem, aku agak bingung harus memilih kotak yang mana.


"Baaa__" Giselle menompo tepat di depan mataku membuatku kaget hingga hampir terjatuh.


"Hahaha__kamu ngapain bengong di depan perusahaan, jangan murung-murung cuma karena gak jadi pindah perusahaan" Giselle tersenyum saat melihat wajah Marie yang kesal.


"Kamu ini malah ketawa, mau ya sahabatnya kena penyakit jantung"ucapku memukul pelan Giselle.


Aku hampir lupa ini masih di depan perusahaan, tidak mungkin aku secara terang-terangan membuka hadiah disini.


"Enggak, maaf deh aku cuma bercanda lain kali jangan bengong lagi ya. Yaudah aku mau pulang dulu" Giselle melambaikan tangan pada Marie.


Aku juga melambaikan tangan ke arah Giselle, dengan hati-hati aku menyebrang bjalan dan masuk ke mobil sistem yang sudah terparkir di depan perusahaan.


"Aku kira kamu mau ngajak Giselle numpang di mobilku lagi" ucap sistem saat Marie sudah masuk dan duduk di sampingnya.


"Tidak kali ini dia pulang sendiri, dan sepertinya aku juga tidak bisa berhenti begitu saja dari perusahaan" aku kembali mengingat penolakan tegas dari bosnya, aku hanya bisa menghela nafas kasar kalau saja ada yang menyerupai ku aku akan dengan senang hati menggantikan posisi ku saat ini. Gaji juga sangat besar dan tidak akan mengecewakan siapapun yang ingin menggantikanku.


"Iyah kamu tidak akan bisa kalau begitumah"


"Apa kamu bisa membantuku sistem, bagaimana jika mencarikan pengganti yang sama denganku? " tanyaa ku penuh harap pada sistem.


"Sayang sekali ini tidak bisa ku lakukan sayang" karena mencari pengganti yang mirip dengan Marie belum tentu kualitasnya saman dengan Marie.


Aku hanya mengangguk, jika tidak bisa mungkin saja aku akan menemukan barang berguna hari ini karena aku sudah menyelesaikan quest.


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


Lanjut?? gaskenn...


aku akan usahakan bulan ini rajin up


__ADS_2