
"Terima kasih ya kamu sudah menungguku, maaf kalau aku membuatmu kesusahan"gumam sistem lalu melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 1 siang.
Sistem berfikir jika Marie pasti belum makan pagi tadi, jadi dia beranjak ke arah dapur untuk membuat makanan.
Setelah selesai membuat makanan sistem kembali ke ruang tamu dan melihat Marie yang masih belum bangun, sistem tersenyum dan menghampiri tempat Marie tertidur.
"Marie bangun, kita makan" sistem menggoyangkan tubuh Marie dengan lembut.
Aku merasakan adanya tangan seseorang yang menghoyangkan tubuhku, aku membuka mata dan melihat pria tampan di hadapanku yang tidak lain adalah sistem.
Aku bangkit dari tidurku dan langsung memeluk sistem dengan deraian airmata.
"Aku sangat mengkhawatirkanmu, aku tidak bisa melakukan apapun di dunia ini__aku sangat takut kamu tidak akan bangun"
Sistem membalas pelukan Marie dan menepuk-nepuk pundaknya untuk menenangkan Marie.
"Aku tidak apa-apa sayang__maafkan aku buat kamu khawatir" sistem ikut sedih ketika Marie juga bersedih.
"Ini bukan salah kamu, jika aku sakit rumah sakit juga tidak akan bisa menyembuhkan ku" ucap sistem kembali membuat Marie mengerutkan keningnya.
"Kenapa tidak bisa menyembuhkan mu?bukankah semua penyakit bisa di sembuhkan oleh ahli medis" ucap ku masih sedih.
Sistem mengusap air mata yang terus keluar dari mata Marie, dia tersenyum sambil mengelus kepala Marie dengan lembut.
"Walau mereka adalah ahli medis aku tetaplah sistem dan aku bukan manusia Marie, aku tidak akan bisa di sembuhkan oleh manusia" sistem menjelaskan kalau dirinya tidak akan bisa di sembuhkan oleh manusia walaupun itu adalah ahli medis.
__ADS_1
Jika sistem sudah sakit bagaikan sistem. yang sudah rusak maka tuannya sendiri lah yang bisa memperbaikinya.
"Aku baru tau__ aku malah jadi semakin takut jika seiring berjalannya waktu kamu akan sakit lagi" aku makin khawatir dengan sistem untuk kedepannya.
"Tenang saja itu tidak akan terjadi lagi kok"sistem kembali menenangkan hingga beberapa menit tangisannya mulai mereda.
"Yaudah kamu jangan nangis terus, aku udah masak sayang kalau gak di makan"
Aku pun mengusap air mataku aku tidak ingin terus menangis karena kepikiran sistem"Baiklah_ aku udah berhenti kok ayok kita makan"aku tersenyum hangat pada sistem.
Aku mengikuti langkah sistem menuju dapur, aku melihat menu se-adanya saja walau sudah tidak sehangat sebelumnya tetapi baunya tetap membuatku ingin makan masakan sistem saat itu juga.
Aku duduk dan mengambil makanan di atas meja.
"Apa nama masakanmu ini?" tanyaku penasaran.
Aku hanya mengangguk lalu memakan ayam kecap buatan sistem, rasanya sangat enak seperti biasanya sistem sangat ahli dalam membuat masakan seperti ini.
"Kapan-kapan ajarkan aku masak ya" aku ingin sekali bisa masak agar kalau sistem sedang tidak ada aku bisa memasak sendiri untuk diriku.
"Iyah besok aku ajarkan, kita belanja bahannya dulu besok ikut denganku"ucap sistem lalu memakan makanan yang sudah di buatnya.
Begitu pula dengan ku aku hanya mengangguk lalu memakan masakan sistem kembali.
Selesai makan aku memakan salad buah yang sudah sisitem buah, aku baru pertama kali melihat buah bisa di buat seperti ini. Aku langsung memakannya dan rasanya sangat luar biasa asam dan manis bercampur menjadi satu sangat lezat sekali di lidah.
__ADS_1
"Salad nya enak" ucapku memuji salad buatan sistem.
Sistem hanya tersenyum bangga atas kemampuannya, walaupun membuat salad tidaklah sulit tapi itu berhasil membuat Marie kagum.
"Makasih Marie, oh ya salad juga bagus buat diet loh. Kalau kamu merasa tidak nyaman dengan berat badanmu yang bertambah lebih baik kamu makan salad buah ataupun salad sayur saja" sistem menerangkan fungsi lain dari salad selain menjadi makanan penutup.
"Oh begitu ya, baiklah Terima kasih sudah memberitahuku sistem" ucapku.
Sistem hanya mengangguk dan dia sudah menyelesaikan makannya termasuk menghabiskan salad, tinggal menunggu Marie menghabiskan salad dia akan langsung mencuci piring.
Aku sudah selesai menghabiskan, aku melihat sistem masih menungguku menyelesaikan makananku"Kali ini biar aku saja yang cuci piring, kamu baru sembuh dari sakit jadi istirahatlah"aku merebut piring kotor di dekat sistem dan langsung membawanya ke wastafel untuk di cuci.
"Tidak biar aku saja" sistem ingin merebut piring kotor tetapi Marie tidak ingin menyerahkannya sehingga membuat sistem terpaksa mengalah.
*****
Aku berjalan ke arah ruang tamu saat sudah selesai mencuci piring dan melihat sistem sedang duduk di sofa.
Aku menghampiri sistem dan juga aku duduk di sampingnya.
"Kamu tidak ingin keluar?" tanyaku pada sistem.
"Tidak, tetapi kalau kamu mau aku juga akan ikut" ucap sistem.
Aku mengangguk, jujur aku ingin keluar jalan-jalan sebentar karena merasa sedikit jenuh saat di rumah terus. Aku tidak bisa mengendalikan rasa bosan ku.
__ADS_1
πππππ
Lanjut?? gaskenn..