
"Aku tidak masalah, kalian pesan lah sesuka kalian aku akan traktir" ucapku pada mereka semua.
"Yeyyy!!" sorak kedua anak tersebut sangat senang, mereka semua sangat bahagia baru kali ini mereka akan makan se-kenyang mungkin.Karena setiap hari tidak bisa makan dengan kenyang mereka berdua selalu berbagi walaupun hanya ada 1 roti di tangan mereka.
Ibu mereka hanya bisa menghela nafas dia tidak bisa menghilangkan kebahagiaan anaknya hanya kali ini saja bisa makan kenyang untuk seterusnya mungkin tidak ada hari seperti ini lagi.
Aku menulis menu yang paling layak untuk mereka dan juga menu untukku beserta sistem.
"Pelayan" aku memanggil pelayan lalu menyerahkan pesanan ku kepada pelayan restaurant.
"Terima kasih nona atas traktiran mu, baru kali ini aku dan anakku akan makan kenyang" ucap ibu yang belum di kenal sambil tersenyum.
"Tidak merepotkan kok bu, oh ya bu nama ibu siapa? rumah ibu di mana? coba ibu tulis di sini"aku menyodorkan kertas dan pulpen ke arah ibu tersebut.
Aku sengaja menyiapkan kertas dan pulpen untuk mengumpulkan nama dan alamat rumah orang miskin karena aku sudah memutuskan sebulan sekali akan mengunjungi rumah mereka.
"Apa aku harus menulisnya?" tanya ibu tersebut sudah memegang pulpen bersiap untuk menulis nama dan alamatnya.
"Tentu saja, silahkan tulis nama ibu dan alamatnya" aku tersenyum pada ibu tersebut.
Ibu itu hanya mengangguk lalu menulis nama dan juga alamat rumahnya, tidak jauh dari restaurant ini terdapat rumahnya.
Akuelihat nama dan alamat ketika ibu itu sudah menulisnya"Oh nama ibu adalah Hartati, oke makasih ibu Hartati sudah memberikan informasi tentang diri mu"ucapku tersenyum.
"Sama-sama nona, tapi nona untuk apa nona ingin mengetahui nama saya dan alamat saya?"
__ADS_1
"Ada deh hehe, yaudah tuh makanannya udah dateng kalian semua nikmati saja ya" ucapku.
Pelayan yang mengantarkan makanan sudah sampai di meja tempat Marie dan juga ibu Hartati beserta anaknya duduk. pelayan tersebut menaruh makanan di atas meja tidak lupa juga dengan minuman segar yang sudah di pesan Marie di taruh di atas meja.
"Nona bukankah ini terlalu banyak__" ibu Hartati merasa tidak enak karena makanan di meja bukan hanya 1-2 tetapi 1-5 makanan sudah tersedia di atas meja dengan porsi yang banyak.
"Tidak apa-apa kalian nikmatilah, kapan lagi kalian bisa merasakan makanan di sini" Aku sengaja memilih restaurant yang biasa saja tidak memilih restaurant bintang 5 atau restaurant terkenal agar orang-orang kaya tidak membuat ibu Hartati risih. Karena sudah menjadi kebiasaan orang kaya jika orang berpenampilan miskin akan di pandang sebelah mata oleh semua orang yang ada di dalamnya.
Bahkan bisa menimbulkan pembulyan kepada orang miskin dan aku tidak ingin ini terjadi aku hanya ingin orang yang aku bantu bisa bahagia dan tenang.
Kedua anak ibu Hartati langsung memakan makanan dengan lahap mereka sangat menyukai cita rasa dari makanan yang di buat oleh restaurant ini, mereka terlihat seperti orang kelaparan. Anak yang kekurangan gizi benar-benar membuatku sedih aku ingin mereka hidup sehat dan layak seperti anak pada umumnya.
Ibu Hartati menyusul kedua anaknya untuk makan begitu pula dengan aku dan sistem kami semua makan dengan tenang di restaurant hingga semua makanan habis tidak tersisa.
"Alhamdulillah akhirnya kenyang juga, Terima kasih ya Allah" ucap ibu Hartati dengan rasa bersyukur telah di beri kenikmatan hari ini.
"Oh kamu non muslim ya nona, maaf yaa" ibu Hartati menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal.
"Non muslim? bisa ibu jelaskan muslim itu artinya apa?" tanyaku lagi, di zaman ku tidak ada orang seperti Hu Hartati ini memang dia berpenampilan agak berbeda dari semua orang yang pernah ku lihat. Dia memakai kain di kepala bukankah itu aneh, kain yang menutupi rambutnya sampai tidak terlihat sehelai pun.
"Muslim adalah orang yang berserah diri kepada Allah dengan hanya menyembah dan meminta pertolongan kepada-Nya terhadap segala yang ada di langit dan bumi." jelas ibu Hartati.
"Bisa dibilang Allah adalah Tuhan kami para kaum muslim, pencipta langit dan bumi yang pantas kami sembah"
Aku baru mengetahui informasi ini, ternyata ada seseorang yang bisa menciptakan langit dan bumi bukankah sangat hebat?
__ADS_1
"Wah orang yang sangat hebat bisa menciptakan langit dan bumi aku sangat kagum" ucapku yang sama sekali belum mengerti apa-apa.Aku mengira Tuhan adalah seseorang juga Allah adalah nama orang tersebut yang bisa menciptakan langit dan bumi.
"Bukan Allah bukan orang, dia tidak di ciptakan, tidak makan, tidak minum, tidak berjenis kelamin,serta tidak bisa dibandingkan dengan manusia ataupun makhluk lainnya. Dan sesungguhnya dia adalah zat yang pantas di sembah"ucap ibu Hartati lagi, dia mengambil minuman yang masih ada di atas meja lalu meminumnya.
"Nona apakah kamu orang yang tidak mempercayai agama manapun?" tanya ibu Hartati lagi, dia sudah jelas melihat raut wajah Marie yang kebingungan sepertinya dia sama sekali tidak mengerti tentang agama manapun. Marie adalah salah satu orang yang tidak mempercayai dengan adanya Tuhan.
"Agama itu apa? aku sama sekali tidak mengerti apapun" ucapku dengan jujur membuat ibu Hartati menghel nafas kasar.
Sistem hanya bisa mendengarkan, karena yang dia tahu hanya tuan yang menciptakannya dia sama sekali tidak tahu apapun tentang agama atau semacamnya. Jadi dia tidak berbicara apapun sedari tadi.
"Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan adat istiadat, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan, pelaksanaan agama bisa dipengaruhi oleh adat istiadat daerah setempat. "jelas ibu Hartati lagi.
Aku hanya mengangguk, sekarang aku sedikit mengerti ternyata setiap orang di dunia ini sudah mempunyai Tuhan masing-masing. Lebih tepatnya kepercayaan masing-masing yang tidak bisa di ganggu gugat.
"Oh aku sudah sedikit mengerti makasih ya bu, jadi ibu menganut agama apa?dan bisa ibu jelaskan?" tanyaku penasaran aku ingin mendengar pendapat ibu Hartati tentang agama di dunia ini dan juga yang dia sendiri percayai.
"Aku beragama islam dan menurutku islam. adalah agama terindah, hanya saja di negara ini sudah jarang sekali orang beragama islam rata-rata kepercayaan mereka adalah agama Kristen dan Konghucu"
"Islam adalah sebuah agama monoteisme Abrahamik yang berpusat terutama di sekitar Al-Qur'an, sebuah teks agama yang diimani oleh umat Muslim sebagai kitab suci dan firman langsung dari Tuhan seperti yang diwahyukan kepada Muhammad, nabi Islam yang utama dan terakhir."jelas ibu Hartati dengan detail mengenai agamanya.
"Dari pengertian Islam secara bahasa ini, dapat disimpulkan Islam adalah agama yang membawa keselamatan hidup di dunia dan di akhirat (alam kehidupan setelah kematian)."jelasnya lagi.
☺☺☺☺☺
Di cerita ini aku sama sekali enggak menyuruh orang beda agama ataupun tidak mempunyai keyakinan berpindah menjadi mempercayai islam. Karena novel ini tujuannya hanya untuk hiburan juga mungkin semakin lama akan ada beberapa unsur agama dan kehidupan yang sebenarnya.
__ADS_1
Dan Terima kasih untuk para pembaca yang masih setia nunggu, author sangat senang kalian semua mendukungku☺🥰