Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
65.Menjenguk Alana


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit aku dan sistem langsung turun dari mobil


"Akhirnya sampai juga aku sangat merindukan Alana"aku meregangkan tubuh karena sedikit pegal duduk di dalam mobil terus saat perjalanan.


"Kamu sekarang bisa menemuinya" sistem tersenyum dan mengelus kepala Marie, lalu ia menggandeng tangan Marie dan memasuki rumah sakit.


"Suster saya ingin berkunjung menemui anak saya, dia masih di ruang ICCU kan? "tanyaku pada suster yang berada di bagian administrasi pasien.


"Iya Nyonya, anak nyonya masih di ruang ICCU silahkan jika ingin mengunjunginya, tapi dia sedang masa pemulihan mohon Nyonya dan juga tuan tidak mengganggunya atau membangunkannya"saran suster tersebut tersenyum.


Aku dan sistem hanya mengangguk, demi kesembuhan Alana aku akan melakukan apapun untuk gadis tersebut. Termasuk tidak akan mengganggu Alana beristirahat aku sudah sangat menyayanginya.


Aku dan sistem memasuki ruang ICCU melihat gadis cantik yang terbaring lemah di atas kasur.


Aku berjalan mendekati kasur yang menjadi tempat Alana berbaring saat ini. Aku berjongkok sambil menatap Alana dengan Iba anak sekecil ini sudah harus merasakan penyakit yang cepat atau lambat akan merenggut nyawanya.


Untung saja saat ini dokter akan menindak lanjuti penyakit Alana, aku percaya pada dokter yang menanganinya bukanlah sembarang dokter. Pasti Alana bisa sembuh berkat pengobatan darinya dan bantuan dari Tuhan.


"Sayang jangan sedih Alana pasti akan sembuh" ucap sistem melihat ekspresi Marie yang sedih menatap Alana.


"Iyah aku tau, aku berharap dia bisa cepat sembuh dan aku akan membawanya pulang" aku hanya menghela nafas dengan kasar.

__ADS_1


Ingin sekali aku menuntut pelayan baju anak yang dua hari lalu membuat Alana pingsan dan masuk rumah sakit seperti ini.


Hari sudah menjelang sore dan aku memutuskan untuk pulang bersama sistem, aku ingin beristirahat karena sekarang badanku pegal semua.


Besok misi tingkat medium ini akan selesai, tidak lupa aku mengupload foto di instagram. Foto bersama Giselle dan juga bersama teman-teman di perusahaan, moment ini sangat penting untuk di kenal banyak orang aku akan terkenal dengan 10 ribu followers.


Nama perusahan hiburanku sangat terkenal jadi aku sangat terbantu, hanya dengan menaruh link perusahaan di bio instagram aku bisa mendapatkan 7 ribu followers dalam 2 hari benar-benar menakjubkan.


Benar saja bari saja sebentar aku mengupload foto, sudah banyak notif bersahut-sahutan beserta komen orang-orang yang melihat.


Follower juga tiba-tiba bertambah drastis, mungkin aku akan live besok saat hari terakhir aku membuat film dan karirku yang hanya berjalan 1 minggu.


"Kenapa notif HP mu berisik sekali Marie?" tanya sistem penasaran.


Sistem dan Marie memasuki mobil, Marie sangat mengantuk sehingga tanpa sadar dia tertidur di dalam mobil.


"Marie bangun, kita udah sampai"


aku mengerjapkan mata saat sistem membangunkanku, aku masih sangat mengantuk tetapi mataku terpaksa harus melek untuk masuk kedalam rumah.


"Emm.. iyah tunggu aku ngumpulin nyawaku dulu" aku duduk sambil menguatkan mata agar melek hingga beberapa menit.

__ADS_1


Aku turun dari mobil dan berjalan menuju rumahku.


Setelah memasuki rumah aku langsung berjalan menuju kamar, berharap bisa tidur kembali. Aku masih sangat mengantuk.


"Sistem aku ingin tidur, jangan ganggu aku okey? "ucapku meminta agar sistem tidak menggangguku.


"Baiklah aku juga ingin tidur, aku akan tidur bersamamu"


"Apa? gak, gak boleh nanti kalo kamu apa-apain aku gimana? aku gak mau" tolakku tidak ingin tidur berdua sistem, aku tau sistem pasti ada sesuatu tidak mungkin tiba-tiba dia ingin tidur bersamaku.


"Aku tidak akan menyentuhmu saat kamu terlelap__tidak apa jika kamu tidak percaya aku tidak akan memaksa" ucap sistem tersenyum tetapi terdapat kesedihan di wajahnya.


Aku merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh sistem dariku, tetapi aku tidak menghiraukan nya "Bagus lah kalau gitu, aku tidak ingin tidur berdua denganmu"ucapku dan kembali berjalan memasuki kamar.


Sistem hanya menatap Marie dengan nanar tanpa mengeluarkan sepatah katapun dari mulutnya. "Ah__sudah lah, aku bukanlah salah satu di hatinya__dan dia juga tidak akan menerimaku terus berada di sisinya" gumam sistem dengan suara kecil dan dia tersenyum pada dirinya sendiri. Sistem tahu jika Marie sebenarnya mencintai James di dunia sebelumnya, hanya saja Marie sama sekali tidak menyadari perasaan.


Walau terasa sakit jika berulang kali memikirkan hal tersebut sistem hanya bisa pasrah, lagipula seorang sistem sepertinya bisa apa, memilihnya menjadi pasangan hidup bukanlah hal yang tepat.


"Maafkan aku Marie" setelah mengucapkan kata tersebut sistem melangkah pergi dari depan kamar Marie.


☺☺☺☺

__ADS_1


Lanjut?? gasken..


Maafkan aku semuanya aku sudah jarang upload tetapi aku masih berusaha, maafkan aku yang sibuk dengan tugas sekolahku aku masih berusaha untuk upload.. tetep dukung aku ya, makasih buat yang tetep nunggu dan baca ceritaku😄


__ADS_2