
Selesai makan aku berjalan ke arah ruang tamu, aku melihat jam masih jam 09.00 pagi aku akan berangkat siang jam 11.00 siang masih ada dua jam aku memutuskan untuk bersantai di ruang tamu tapi sebelum itu aku kembali ke dapur dan membuka kulkas untuk mengambil es krim Mixue.
Memang eskrim Mixue adalah hal paling baik saat aku ingin bersantai, aku menutup kulkas setelah selesai mengambil eskrimnya. Hanya sisa 5 stok eskrim lagi, jadi jika perlu aku ingin menghabiskan sekarang juga tetapi sistem melarang ku karena tidak baik untuk kesehatan.
'Apa aku akan suruh sistem untuk menyetok eskrim Mixue lagi ya' pikirku sambil berjalan ke arah ruang tamu.
Sesampainya di ruang tamu aku melihat sistem yang sudah duduk di atas sofa juga.
"Kamu ingin berangkat ke sana kapan?" tanya sistem setelah kedatangan Marie yang membawa eskrim Mixue.
Seperti biasa perempuan itu sangat menyukai eskrim Mixue, ya sistem mengakui jika eskrim Mixue memang enak tetapi hanya Marie yang begitu tergila-gila dengan rasa eskrim Mixue.
Aku melirik sekilas ke arah sistem lalu melanjutkan makan eskrim. "Aku akan pergi jam 11.00 siang nanti" ucapku pada sistem.
"Tidak jam 12.00 saja? kemungkinan longsor itu kan jam 1-2 siang" sistem tersenyum pada Marie, ingin sekali dia tertawa tatkala melihat Marie yang makan eskrim sepeti anak kecil tanpa Marie sadari dia memakan eskrim terlalu asyik sehingga tidak tahu jika Marie makan eskrim sampai belepotan di mulutnya.
Sistem menganbil tissue di atas meja ruang tamu lalu melapkan di sekitar mulut Marie.
"Kalau aku sudah bilang jam 11 ya jam.. apa yang kamu lakukan?" tanya ku melihat sistem mengelap sekitar mulutku dengan tissue.
Sistem terkekeh kecil"Kamu makan eskrim seperti anak kecil belepotan makannya"ucap sistem terus terang pada Marie.
Aku yang mengetahui jika tadi aku makan eskrim belepotan.Aku tersipu malu karena malu dengan tindakanku tanpa aku sadari ternyata sistem sudah memperhatikannya.
"Em__makasih" tukasku langsung merebut tissue dari tangan sistem dan melanjutkan mengelap eskrim. di sekitar bibirku hingga bersih.
Sistem hanya menggeleng-geleng kepala tidak habis pikir, sistem kembali merebahkan kepalaya di kepala sofa sambil menunggu jam 11 siang untuk memandu Marie.
__ADS_1
"Jika kamu bosan bilang saja aku akan mengajakmu berkeliling dengan mobil jika kamu bosan" ucap aistem pada Marie, sistem begitu memperhatikan mood Marie setiap hari dia tidak ingin membuat pasangannya bosan karena terus di rumah.
"Belum begitu terasa bosan sih, nanti kalau aku benar-benar sudah bosan aku ingin menaiki mobil bersama denganmu.
Sistem hanya mengangguk mengerti dak kembali memejamkan matanya saat kembali bersantai di atas sofa.
Aku menyelesaikan makan eskrim Mixue ku, dengan cepat aku ke arah dapur untuk mencuci tempat eskrim, sayang jika tempat masih bagus seperti tempat eskrim di buang begitu saja.
Setelah beberapa menit mencuci piring aku kembali ke ruang tamu dan mendapati sistem sedang tidur, terlihat jelas dari wajahnya seperti orang yang kelelahan. Aku jadi tidak tega membangunkannya hanya karena aku bosan, dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak membangunkan sistem. Biarlah dia beristirahat hingga aku ingin berangkat mengerjakan quest.
Tapi aku penasaran apa yang di lakukan sistem ketika kembali, apakah dia banyak tugas dan hanya di kerjakan sendirian seperti orang kantoran.
Aku tidak ambil pusing dan duduk di sebelahnya aku juga rasanya ingin sekali ikut tidur untuk sementara hingga waktu untuk mengerjakan Quest tiba. Aku memejamkan mataku hingga tanpa sadar aku tertidur di samping sistem.
*****
Selesai bersiap-siap aku langsung keluar dan melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah 11 siang, sebentar lagi aku akan berangkat sebaiknya aku menyusul sistem lalu membangunkannya.
Aku berjalan ke ruang tamu, ternyata sebelum aku membangunkan sistem dia sudah bangun lebih dulu.
"Baru saja aku ingin membangunkannu ternyata kamu sudah bangun" ucapku dengan tersenyum.
"Aku sudah bangun saat kamu sedang bersiap" ucap sistem lalu bangun dari duduknya.
"Apakah kamu ingin berangkat sekarang?" tanya sistem pada Marie.
"Boleh juga, aku takut bencana ini akan datang lebih awal dari perkiraan ku." jawabku dengan mantap sistem pun mengangguk lalu mengambil kunci mobil dan berlalu keluar bersama denganku.
__ADS_1
Benar apa yang di katakan Marie bencana akan datang kapan saja, walau sistem sudah memberitahukan waktu datangnya bencana tetapi tetap saja bencana tetaplah bencana yang tidak tahu kapan itu akan terjadi.Tidak ada seorangpun yang dengan benar menebak kapan terjadinya bencana alam.
Aku masuk kedalam mobil depan agar aku duduk tidak jauh dari sistem, aku ingin selalu berada di sampingnya.
Sistem langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, hingga dalam kurun waktu 10 menit sampailah di tempat tujuan.
Aku keluar dari mobil untuk melihat tempat yang akan terjadi longsor, aku melihat ada tanah yang sangat besar menjulang tinggi serta banyak orang yang berkendara motor berlalu lalang di jalan itu, aku hanya memerhatikannya dari sebrang yang tidak sampainya tanah menjulang itu ke tempatku dan sistem berdiri.
"Aku melihat tanah itu sudah seperti turun sepertinya memang benar ingin terjadi longsor di daerah ini" ucapku masih memperhatikan tanah yang menjulang tinggi itu.
"Iyah kan kamu tidak perlu melakukan apapun cukup menyelamatkan 5 orang yang menjadi korban longsor"jelas sistem juga masih memperhatikan sekitar jalan raya.
"Bagaimana caranya aku menggali tanah nanti agar orang bisa terselamatkan tanpa merenggut nyawa orang tersebut? " tanyaku pada sistem.
"Di shop ada barang yang bisa kamu gunakan tapi kamu akan bisa menggunakan koin setelah misi mencapai kesulitan medium" jelas sistem.
"Jadi mau tidak mau kamu harus melakukan nya secara manual, mau itu selamat dengan merenggut nyawa atau tidak itu tergantung takdir mereka masing-masing. " jelas sistem lagi yang memperjelas semuanya hingga Marie mengerti.
Aku berniat untuk membeli cangkul di sekitar, aku lumayan cepat kalau soal menggali jadi kemungkinan bencana yang merenggut nyawa seseorang hanya 60 persen. Aku telah belajar semua yang ku bisa di dunia sebelumnya.
Sebelum aku berjalan untuk mencari tukang cangkul sistem mencegahku dan memberiku cangkul miliknya.
"Tidak perlu beli pakai ini saja" ucap sistem sambil memberikan cangkul nya.
Aku dengan senang hati mengambil cangkul yang di berikan oleh sistem.
"Terimakasih aku akan menggunakannya dengan baik" ucapku sambil tersenyum.
__ADS_1