Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
23.Sebelum Mengerjakan Quest.


__ADS_3

Sesampainya dirumah aku langsung memasuki rumah dan beristirahat di atas sofa.


"Ha.. aku jadi ingin tidur tetapi masih mau makan eskrim Mixue"


Sistem memasang ekspresi tidak suka"Gak boleh hari ini jangan makan eskrim"peringat sistem pada Marie.


"Kenapaa.. aku kan ingin makan eskrim" ucapku berpura-pura sedih agar sitem mengizinkanku makan eskrim.


Sistem tetap menggelengkan kepalanya walau Marie terlihat sedih di depan matanya.


"Aku mengkhawatirkan kesehatan mu kalau makan eskrim di malam hari begini" ucap sistem pada Marie.


Aku mengerti dari raut wajah sistem yang benar-benar mengkhawatirkan ku. Aku pun mengangguk untuk kali ini aku mengikuti apapun yang sistem katakan padaku.


"Baiklah kalau begitu" aku melihat tiba-tiba layar sistem muncul memberi tahu kan tugas yang harus di selesaikan.


Sistem:


Membantu orang-orang korban bencana longsor(0/5)


Hadiah:Meningkatkan Fisik, Kekuatan, dan Kepintaran.


Waktu di mulai dari sebelum longsor keesokan siang hari, perhatikan orang-orang di sekitar dan selamatkan 5 orang yang akan menjadi korban.


Aku memanggil sistem dan menunjukkan tugas yang harus di kerjaannya besok.


"Coba jelaskan apa ini? dan longsor itu apa?" tanya ku pada sistem.


"Telah terprediksi akan terjadi tanah longsor di sekitar daerah XXXX karena terdapat penurunan tanah di daerah itu. "


"Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.Karena pastinya jika terjadi longsor pasti akan ada korban yang tidak tahu akan lewat di daerah XXXX itu"jelas sistem dengan lengkap untuk membuat Marie faham dengan quest kali ini.

__ADS_1


Quest kali ini masih termasuk tugas mudah karena Marie masih termasuk pemula, hadiahnya pun masih ringan jika sudah meningkat maka tugas yang akan di berikan semakin susah.


Tetapi sesusah apapun quest yang akan di hadapi Marie nanti kedepannya sistem tetap akan menjadi pemandu dan penolong Marie. Akan terdeteksi koin sistem jika sudah mencapai quest dengan kesulitan sedang, maka koin sistem akan sangat berguna untuk membeli semua kebutuhan di shop pastinya berisi barang-barang berguna untuk quest.


"Ha.. baiklah sepertinya aku akan beristirahat lebih awal untuk mempersiapkan semua nya" ucap ku pada sistem.


Sistem hanya mengangguk sambil tersenyum mempersilahkan Marie beristirahat.


Aku berjalan menuju kamar dan berpamitan pada sistem, tidak lupa aku memberikan ciuman selamat malam untuknya.


"Selamat Malam sayangku" ucap Marie tersenyum dan langsung memsuki kamar.


Sistem terkejut karena ini adalah pertama kalinya Marie memanggilnya dengan sebutan sayang, senyuman yang merekah dengan sempurna terbit di bibir pink dan indah milik sistem.


Ternyata sistem tidak salah memilih untuk jatuh cinta dengan Marie, makin hari rasa cinta yang di miliki sistem semakin besar untuk Marie. Jika bisa sistem ingin sekali selalu bersama dengan Marie selamanya. Niatnya langsung buyar seketika mengingat peraturan yang di tetapkan oleh penciptanya, sistem tahu benar kalau dirinya bukan lah makhluk hidup seperti Marie dan manusia yang tinggal di dunia ini.


Dia hanyalah alat yang di gunakan oleh tuannya untuk memandu pemain yang terpilih untuk bermain di sistem ciptaannya.


Sistem tidak ingin ambil pusing karena terus memikirkan hal seperti ini, pada akhirnya dia memutuskan untuk istirahat juga. Menghilang dari rumah Marie untuk kembali kerumah habitat aslinya.


*****


Keesokan harinya sinar matahari menyapa semua orang, juga menyapa Marie yang masih tertidur di atas kasurnya yang empuk.


Aku membuka mataku saat merasakan panas menyapa di tubuh ku, ternyata kemarin aku lupa menutup jendela dengan tirai agar sinar matahari tidak mengganggu tidurku.


"Sudah jam berapa ini..?" aku keluar untuk melihat jam di dinding dan memeriksa apakah sistem ada di rumah.


"Masih jam 8 pagi ternyata" ucapku lalu menoleh ke kanan dan kekiri untuk mencari keberadaan sistem.


Aku melihat ke arah dapur, biasanya sistem akan ada di dapur untuk membuat sarapan tetapi kali ini dia sama sekali tidak terlihat.

__ADS_1


"Kenapa dia belum datang" gumamku sambil berjalan ke arah bangku dapur untuk duduk.


Tiba-tiba tangan kasar seseorang menutup mataku. Aku sudah menebak kalau yang menutup mataku adalah sistem.


"Apa itu kamu sistem?" tanyaku belum memaksa dia melepas tangannya dari mataku.


Sistem mengubah suaranya dari suara asli ke suara lebih berat, seperti suara orang jahat yang ingin mencelakai orang.


"Sistem, maksudmu apa anak kecil?" tanya sistem sambil menahan tawanya.


Aku yang mendengar suara berbeda di telingaku terkejut, aku mengira kalau tangan ini adalah milik sistem. Perasaanku mulai sedikit tidak enak dan berusaha untuk melepaskan tangan yang menutup mataku.


Belum berhasil juga membuka tangan orang asing ini, aku mengeluarkan tenaga lebih yang kupunyai sehingga berhasil melepas tangan orang asing yang sebelumnya menutup mataku.


Aku langsung waspada saat melihat ke belakangku, aku lebih terkejut lagi saat melihat semuanya. Ternyata benar saja tebakan ku sebelumnya itu adalah sistem, tapi kenapa suaranya berbeda membuat aku bingung dan perasaan ku juga tidak enak seperti seseorang yang ingin di jahati.


Sistem melihat ekspresi Marie pun tidak bisa menahan tawanya lebih lama, tawa sistem. langsung pecah saat itu juga sehingga membuat Marie kesal melihatnya.


"Oh.. jadi kamu ya yang sudah ngerjain aku" ucaoku dengan geram lalu melayangkan tendangan ke arah laha sistem.


Sistem kurang kewaspadaan di sekitar dan tendangan Marie berhasil mengenai paha sistem sehingga sistem terjatuh dan menahan sakit dari bekas tendangan Marie.


"Aduh! kamu kenapa galak banget sih.. " ucap sistem masih mengusap-usap pahanya untuk menghilangkan rasa sakitnya, tetapi sama sekali tidak bisa di hilangkan dengan mudah. Tenaga fisik Marie juga sangat mengerikan karena melebihi manusia pada umumnya.


"Lagian siapa suruh ngerjain aku" ucapku dengan kesal membuang muka, tidak ingin melihat wajah sistem.


"Sudah lah jangan marah lagi, aku akan membuatkan sarapan sebelum nanti siang kita kesana bersama" ucap sistem menghela nafas agar tidak terbawa suasana.


Aku hanya mengangguk tetap duduk di bangku, sistem kembali berdiri dan melihat ke arah kulkas bahan apa yang bisa di masak untuk hari ini. Sistem melihat hanya ada daging yang seharusnya enak di panggang dengan kematangan medium seperti Beef yang ada di restaurant. Tetapi sistem menyadari kalau di rumah ini tidak ada oven jadi dua daging yang sudah di potong itu akan di tumis dengan sambal saja.


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


Lanjut?? gaskenn..


__ADS_2