
Aku melihat masakan sistem yang terlihat menggiurkan "Ini bukanlah udang?" aku menunjuk masakan sistem, karena dilihat dari bentuknya memang seperti udang.
"Iyah ini udang yang aku campur dengan sambal, rasanya enak kalau kamu mau makan ayok kita makan bareng" ajaks sistem sambil menaruh masakannya di atas meja makan. Juga dia mengambil nasi dari Raiscooker dan diletakkan di atas meja juga.
Aku menghampiri meja makan dan duduk sambil mengambil piring bersiap untuk menyantap makanan yang sistem masak, walau sistem memasak hanya udang yang di sambalin itu pun sudah cukup untuk membuat kami berdua kenyang.
"Selamat makan.. " dengan menggunakan sendok aku mengambil lauk dan juga nasi lalu melahap nya.
"Pelan-pelan saja makannya tidak ada yang akan mengambil makananmu" sistem tersenyum pada Marie yang memakan masakannya dengan lahap.
"Kamu tahu sendiri kan kalau aku sangat suka seperti ini karena masakanmu enak" ucapku dengan jujur lalu melanjutkan makan.
"Terserah padamu tapi berhati-hatilah jika kamu keselek terlebih lagi kamu memakan makanan pedas rasanya akan sangat perih dan sakit" peringat sistem pada Marie.
Aku hanya mengangguk faham, aku mengerti apa yang di maksud sistem makanya sedari tadi walau aku makan seperti orang terburu-buru tetapi aku sangat berhati-hati.
Selesai makan aku berlalu kembali keruang tamu, aku kembali tiduran di atas sofa. Aku sedikit bosan ingin mendapatkan hiburan.
"Ahh__ rasanya aku ingin melakukan sesuatu yang menyenangkan__"ucapku dengan lirih.
Di menit berikutnya sistem menghampiri Marie yang sedang termenung di sofa.
"Kamu kenapa bengong?" tanya sistem yang tiba-tiba sudah berada di depan wajah Marie dengan berjongkok untuk mensejajarkan posisi mereka berdua.
"Aku sedikit bosan" ucapku jujur.
"Apa kamu mau menaiki kendaraan seperti di jalan raya?" tanya sistem menawarkan hal yang membuat MarieMarie kembali bersemangat.
"Benarkah?memang bisa ya aku menaiki kendaraan seperti di jalan raya, memang kamu punya?" tanyaku dengan penasaran.
"Tinggal beli saja, aku punya banyak uang hanya tinggal mengambil.Jangankan mobil seluruh dunia ini aku pun bisa membelinya kalau mau__"jawab sistem membanggakan dirinya sendiri agar terlihat keren di depan Marie.
__ADS_1
"Mana ada yang ingin menjual dunia ini padamu" aku memutar bola mata dengan malas.
"Hehe, yaudah ayok kita beli mobil" sistem mengajak Marie untuk ikut keluar mencari mobil untuk berjalan-jalan.
Aku dengan senang hati bersedia menemani sistem untuk membeli mobil, sekalian refresing diluar. Aku ini sangat cepat sekali bosan jadi kalau ada mobil kan lumayan bisa jalan-jalan menghilangkan bosan.
Aku berdiri dan menggandeng tangan sistem untuk keluar dari rumah.
"Makin hari kamu makin romantis saja denganku" ucap sistem sambil tersenyum.
"Kan kamu pasanganku, kalau kamu gak mau aku begini ya gak papa" ucapku dengan santai tanpa memperhatikan wajah sistem yang berubah tidak suka.
Aku menoleh karena sistem tidak merespon"Kamu marah padaku?"tanyaku merasa bersalah telah berkata seperti itu.
"Tidak kok" jawab sistem cuek dengan senyuman.
Sistem fokus pada jalan ke tempat pembelian mobil begitu juga dengan Marie.
Hingga mereka berdua sampai ke tempat pembelian mobil terkenal di negara itu, mobil-mobil dengan harga luar biasa berderet di garasi masing-masing. Perusahaan mobil ini juga sangat besar sekali, mereka hanya melayani orang-orang yang minimal mempunyai kartu hitam atau uang kas minimal 10 ribu euro(Rp.164.512.832 bisa di paskan sekitar Rp. 165.000.000)
Dilihat dari deretan mobil, mobil termahal dari prancis adalah merek Renault dan minimal harga adalah merek Bugatti.
Selain mobil produksi prancis ada juga produksi dari beberapa negara bahkan ada juga mobil termahal di dunia.
Seorang pelayan perempuan yang bertugas memandu pelanggan untuk menjelaskan dan memilih mobil terbaik di perusahaan bosnya menghampiri sistem dan Marie.
Pelayan yang tadinya tersenyum berubah menjadi cemberut ketika melihat pakaian Marie dan sistem terlihat sederhana dan biasa saja harganya juga tidak lebih dari 100 euro(Rp.1.700.000).
"Maaf tuan dan nyonya apa sebelumnya kalian melihat tanda di depan sana, kalian tidak boleh melihat-lihat jika tidak memiliki uang minimal 10.000 euro!" pelayan yang melayani para pelanggan menatap mereka berdua dengan tatapan merendahkan.
Sebelum sistem membalas pertanyaan wanita pelayan ini, pelayan lain datang tetapi kali ini adalah pelayan pria"Apa yang kamu katakan Amber? kita tidak boleh merendahkan pelanggan seperti itu!"ucap seorang pelayan pria yang lebih menghormati pelanggannya.
__ADS_1
"Tapi lihat saja pakaian mereka Alain, bukankah itu pakaian kelas rendah mereka tidak mungkin punya uang lebih dari 1000 euro!" kilah pelayan perempuan ingin di anggap benar.
Pelayan pria tidak mempedulikan temannya yang sangat keras kepala, seseorang tidak
boleh menilai dari sampulnya.
"Tuan dan nyonya tidak udah bawa hati ucapan dia, teman saya memang begitu" ucap pelayan pria dengan ramah dan mempersilahkan sistem dan Marie untuk melihat-lihat mobil.
"Kamu akan menyesal jika mengajak mereka Alain!"peringat pelayan wanita tetapi lagi-lagi Alain tidak mempedulikannya.
Aku salut dengan pelayan pria yang sedang memandu kami sangat ramah berbeda dengan temannya.
Aku mencolek sistem lalu membisikan sesuatu dengannya.
Sistem hanya mengangguk saat mendengar ucapan Marie.
"Tuan pelayan tunggu sebentar" sistem memanggil sang pelayan untuk berhenti.
Pelayan pria berhenti saat di panggil oleh pelanggan yang ingin membeli mobil di perusahaan bosnya.
"Ya tuan ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan pria tersenyum dengan ramah.
"Aku hanya ingin bilang bahwa perkataan pelayan wanita tadi memang benar kami tidak lebih hanya mempunyai 1000 euro, lebih baik kami tidak jadi beli karena uang kami kurang daripada kalian akan kena marah dengan bos kalian" jawab sistem berusaha memancing emosi pelayan pria bernama Alain.
Pelayan pria itu tetap tersenyum dan bertingkah dengan tenang, ternyata memang kalau orang ramah yang tulus dengan orang berpura-pura ramah sangat berbeda. Seharusnya jika pria itu berpura-pura ramah pasti akan menyesal telah memberinya kesempatan untuk melihat-lihat mobil yang harganya luar biasa di perusahaan ini.
"Tidak apa-apa tuan bisa mencicil dan saya akan melaporkan pada bos saya jika anda ingin mencicil" ucap pria itu dengan tenang masih terus tersenyum.
"Di perusahaan mobil terkenal memang bisa mencicil" tanya sistem pada pelayan pria itu.
"Sebenarnya tidak bisa karena sudah banyak kasus yang tidak bisa membayar cicilan mobil karena terlalu mahal, jadi jika saya melapor tuan ingin mencicil mungkin saya memang akan di marahi tetapi jika tuan bisa melunasi mobil dalam jangka 5 bulan mungkin bos tidak akan marah denganku ataupun terkena konsekuensi terlalu besar" pelayan tersebut tetap tenang menjelaskan.
__ADS_1
πππππ
Lanjut?? gasken..