Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
22.Dasar Cowok Gak Peka!


__ADS_3

"Apa kamu tuli? dia bilang sudah punya pacar kan! " Aku tidak habis pikir dengan wanita tidak tahu malu di depanku.


"Aku sama sekali tidak tuli, jika memang dia punya pacar aku ingin menjadi simoanannya" ucap wanita itu lagi dengan santai.


Aku sangat tidak suka dengan wanita di depanku, aku melirik ke sistem yang tidak peduli dengan keadaan bagaimana dia bisa tenang saja bukannya di tolak dan usir malah diam saja.


"Heh Ai malah diem lagi.. yaudah kalau gitu aku pergi ajah silahkan kalian berdua bersenang-senanglah! " aku berdiri dari duduk dan langsung berjalan keluar restaurant tanpa makan apapun.


Sistem yang melihat Marie pergi begitu saja ingin mengejarnya tapi tangannya di cegah oleh perempuan tidak tahu malu yang menawarkan dirinya untuk menjadikan simpanan.


"Lepasin tanganku, aku tidak sudi dengan perempuan tidak tahu malu sepertimu!" ucap sistem agak berteriak seperti itu.


"Tapi tuan tidak bisakah kamu meninggalkan wanita miskin itu dan bersama dengan ku saja?" wanita cantik dan kaya itu masih tidak ingin melepaskan tangan sistem.


Semua orang melihat drama yang di sajikan secara gratis di dalam restaurant drama percintaan memang paling seru.


"Kamu..! " sistem menarik tangannya dengan paksa sehingga berhasil lepas dari wanita itu. Dengan cepat sistem berlari keluar untuk mengejar Marie yang sudah tidak terlihat batang hidungnya.


Sistem segera menaiki mobil untuk mencari Marie, sistem takut Marie tersesat lagi.


Perempuan sebelumnya yang berhasil membuat drama percintaan hanya bisa cemberut dan kembali ke tempat duduk bersama teman-temannya. Baru kali ini dia tidak bisa menaklukan hati pria kaya, ternyata ada orang kaya yang tidak memandang dari kecantikan seperti dia.


****

__ADS_1


"Sial.. kemana Marie!" sistem masih fokus menelusuri jalan hingga menemukan seorang gadis yang sangat mirip dengan Marie.


"Marie!" sistem memanggil Marie dari dalam mobil, ternyata setelah di dekati benar saja itu adalah Marie.


Aku melihat sistem yang memanggilku aku menoleh kebelakang karena mobil sistem semakin mendekat ke arahku, dengan hati tidak senang aku benar-benar tidak ingin melihat wajahnya untuk saat ini.


Aku tidak menghiraukan panggilan dari sistem yang secara terus menerus memanggilku. Aku berlari untuk menghindari sistem.


"Marie! jangan pergi.. " sistem langsung menancap gas dengan cepat untuk mengejar Marie yang berlari.


Setelah berhasil menyamakan kedudukan mobil dan juga Marie yang masih berlari sistem memarkirkan mobilnya di pinggir lalu dengan cepat turun dari mobil dan mengejar Marie.


"Tunggu Marie jangan lari lagii!" sistem berhasil memegang tangan Marie untuk menghambat pergerakannya.


"Lepasin, aku gak mau melihatmu!" aku berteriak pada sistem sehingga mengundang beberapa orang untuk menyaksikan pertengkaran ini.


"Pake nanya lagi dasar cowok gak peka! sistem bodoh aku muak sama kamu tau" aku makin marah dengan sistem yang tidak peka dengan perasaan ku melihat wanita tidak tahu malu mendekati dia.


Aku meronta untuk dilepaskan tapi sistem berusaha menahannya lalu marik tangan ke dalam mobil pribadinya.


"Ngapain kamu, tolong lepasin aku!" ucapku masih berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan sistem.


"Masuk dulu ayok kita bicarakan baik-baik" sistem memaksa Marie untuk masuk tetap saja Marie tidak ingin masuk. sehingga mau tidak mau sistem menggendong Marie ke dalam mobil.

__ADS_1


Sistem langsung mengunci pintu mobil agar Marie tidak bisa kabur lagi, dia tidak ingin kehilangan Marie rasanya tidak rela walau Marie menghilang dari sisinya hanya sebentar.


"Ngapain kamu, buka pintu aku.. " suaraku semakin lirih tidak sadar air mata ku jatuh begitu saja karena rasa sesak yang sedarintadi aku pendam.


Sistem yang melihat Marie menangis pun segera mengusap air matanya.


"Maaf Marie jika aku salah, iya maaf aku memang gak peka kamu jangan sedih" sistem memeluk Marie untuk menenangkannya.


Aku yang di berikan kehangatan oleh sistem kembali menangis. Aku hanya ingin dengan tenang mencintai sistem tanpa ada pengganggu yang berani ini merusak hubunganku dan sistem.


"Aku.. mencintaimu, aku takut kamu akan memilih wanita tadi.. karena kamu diem ajah gak mau ngusir dia ataupun bela aku.. jadi aku kira kamu ingin memilih dia..! " ucapku dengan lirih pada sistem, menyadarkan sistem dari ketidak peka annya.


"Iyah maaf kalau aku gak peka, aku memang bodoh Marie. Tapi aku sama sekali tidak menyukai siapapun kecuali denganmu" sistem mendekatkan wajahnya pada Marie sehingga bibir mereka berdua bersentuhan.


"Kelak jangan salah paham lagi denganku, kamu adalah satu-satunya wanita yang bisa membuatku luluh jadi aku akan menjagamu dengan baik" ucap sistem lagi setelah melepaskan ciuman sekilas nya.


Aku hanya mengangguk berusaha untuk menenangkan perasaan ku dan mempercayai ucapan sistem. Aku kembali tersenyum dan memeluk sistem.


"Nah gitu dong senyum, kan kamu cantik banget pas senyum" puji sistem pada Marie.


"Yaudah ayok pulang udah malem" ajak Marie pada sistem yang masih membalas pelukannya.


Sistem hanya mengangguk lalu melepaskan pelukannya, dia pun menyalahkan mobil dan bergerak ke arah rumah mereka berdua.

__ADS_1


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Lanjut?? gasken..


__ADS_2